UNRAMUNRAM
Jurnal PepaduJurnal PepaduKarya tulis ini mengambil tema tentang kebersihan diri dan lingkungan. Penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi lapangan, dokumentasi dan studi pustaka yang diolah dan dianalisis sehingga pada akhirnya dapat ditarik kesimpulan. Kebersihan merupakan cara manusia untuk menjaga diri dan lingkungannya agar tercipta kehidupan yang nyaman dan sehat. Menjaga diri dan lingkungan tetap bersih akan memberikan dampak yang positif untuk ke depannya. Namun, masalah tentang kebersihan diri dan lingkungan tidak ada habisnya. Di Desa Batuyang, kesadaran masyarakat akan hal tersebut masih minim. Oleh karena itu, KKN-T Universitas Mataram berupaya untuk meningkatkan dan membentuk mindset pentingnya kebersihan diri dan lingkungan melalui sosialisasi kebersihan diri dan lingkungan di SDN 2 Batuyang, edukasi tentang kebersihan diri pada anak-anak, dan melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan sampah.
Berdasarkan hal-hal yang sudah dijelaskan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa kebersihan merupakan suatu keadaan yang tampak bersih, sehat dan indah.Lingkungan yang bersih merupakan hak dasar setiap manusia dalam memperoleh kesehatan dalam penghidupannya.Segala sesuatu yang terjadi di lingkungan akan berpengaruh terhadap keberlangsungan kehidupan dan kesejahteraan manusia dan makhluk hidup lainnya.Kebersihan tidak hanya sekedar tentang lingkungan saja, namun juga tentang kebersihan atas diri sendiri.Kesadaran masyarakat desa batuyang dirasa masih kurang dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungannya.Oleh karena itu, mahasiswa KKN-T Desa Batuyang melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kesadaran tersebut dengan cara melakukan sosialisasi kebersihan diri dan lingkungan, mengajak masyarakat dan staf desa batuyang gotong royang dan menanamkan kesadaran untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan dari sejak dini, terkhusus bagi anak-anak Desa Batuyang.
Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran yang dapat diberikan untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang efektivitas sosialisasi dan edukasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan diri dan lingkungan. Kedua, penelitian tentang dampak jangka panjang dari kegiatan gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan desa Batuyang. Ketiga, studi tentang strategi-strategi inovatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kebersihan diri dan lingkungan, terutama bagi anak-anak, dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya.
| File size | 2.19 MB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIKUSTAIKU (3) Nilai-Nilai Budaya Kontekstual (Kebijaksanaan Lokal Indonesia). dan (4) Etika Digital dan Tanggung Jawab Online. dan etika digital sebagai operasionalisasi(3) Nilai-Nilai Budaya Kontekstual (Kebijaksanaan Lokal Indonesia). dan (4) Etika Digital dan Tanggung Jawab Online. dan etika digital sebagai operasionalisasi
UNUKALTIMUNUKALTIM Dengan demikian, upacara adat Erau tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan budaya dan pariwisata, tetapi juga sebagai instrumen memperkokoh kohesi sosial,Dengan demikian, upacara adat Erau tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan budaya dan pariwisata, tetapi juga sebagai instrumen memperkokoh kohesi sosial,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam, obeservasi langsung, dan dokumen terkait. Data dianalisis terus-menerus untuk menemukan pola dan kesimpulan.Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam, obeservasi langsung, dan dokumen terkait. Data dianalisis terus-menerus untuk menemukan pola dan kesimpulan.
STIA LK DUMAISTIA LK DUMAI Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ruang terbuka hijau, serta mendorong partisipasi aktif warga dalam menciptakanProgram ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ruang terbuka hijau, serta mendorong partisipasi aktif warga dalam menciptakan
PENERBITPENERBIT Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini menyelidiki bagaimana media massa dan media sosial membingkai masalah dan membangun maknaMenggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini menyelidiki bagaimana media massa dan media sosial membingkai masalah dan membangun makna
UNTADUNTAD Semarak yang menyertai kegiatan ini seperti gotong royong dalam mengumpulkan dan melakukan Beliatn Sentiu menjadi modal yang efektif untuk membangun solidaritasSemarak yang menyertai kegiatan ini seperti gotong royong dalam mengumpulkan dan melakukan Beliatn Sentiu menjadi modal yang efektif untuk membangun solidaritas
STKIP JBSTKIP JB Teknik pengambilan data melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dgunakan oleh peneliti sesuai dengan teknik analisis data kualitatifTeknik pengambilan data melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dgunakan oleh peneliti sesuai dengan teknik analisis data kualitatif
UINMADURAUINMADURA Dari jumlah tersebut, Rp 143,4 miliar telah dibagikan secara bertahap. Jumlah donor yang menyumbangkan melalui akun Kitabisa mencapai 852. Sebagian besarDari jumlah tersebut, Rp 143,4 miliar telah dibagikan secara bertahap. Jumlah donor yang menyumbangkan melalui akun Kitabisa mencapai 852. Sebagian besar
Useful /
UNRAMUNRAM Untuk dapat menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas, pemerintah perlu memberikan perhatian khusus pada kasus ini. Nusa Tenggara Barat menjadiUntuk dapat menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas, pemerintah perlu memberikan perhatian khusus pada kasus ini. Nusa Tenggara Barat menjadi
UIIUII Keterhubungan sosial berperan sebagai faktor pemoderasi yang mengurangi dampak negatif tersebut, terutama dalam kondisi ketidakpastian global, risiko geopolitikKeterhubungan sosial berperan sebagai faktor pemoderasi yang mengurangi dampak negatif tersebut, terutama dalam kondisi ketidakpastian global, risiko geopolitik
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Temuan ini menunjukkan bahwa media interaktif tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai sarana strategis untuk mencapai tujuan pembelajaranTemuan ini menunjukkan bahwa media interaktif tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai sarana strategis untuk mencapai tujuan pembelajaran
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Kemiskinan digambarkan sebagai warisan struktural yang menghambat akses ke pendidikan dan kesejahteraan, sedangkan kejahatan muncul sebagai hasil dariKemiskinan digambarkan sebagai warisan struktural yang menghambat akses ke pendidikan dan kesejahteraan, sedangkan kejahatan muncul sebagai hasil dari