UMGUMG
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri ProduksiMatrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri ProduksiPT XYZ sebagai perusahaan farmasi menghadapi permasalahan variasi jumlah isi kemasan primer tiap kantong dari supplier yang berdampak pada terganggunya kelancaran proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab utama terjadinya variasi jumlah kemasan primer serta merumuskan usulan perbaikan guna meminimalkan permasalahan tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Hasil analisis menunjukkan bahwa variasi jumlah kemasan primer disebabkan oleh kelelahan kerja petugas gudang, Quality Control, dan operator produksi akibat beban kerja yang tinggi dan keterbatasan personil, sehingga memicu kelalaian dalam pemeriksaan dan kesalahan pencatatan. Selain itu, belum adanya prosedur penandaan kantong, pengembalian sampel ke kantong semula, serta pencahayaan gudang yang kurang optimal turut memperbesar potensi kesalahan.
Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis dapat disimpulkan bahwa pada tahap Measure terdapat variasi jumlah isi kemasan primer pada setiap kantong.Variasi ini kemungkinan disebabkan oleh kelelahan pada operator produksi, petugas gudang, dan petugas QC akibat beban kerja yang tinggi dan kurangnya personil yang memicu kelalaian dalam pengecekan kondisi kantong dan kesalahan pencatatan.Hal ini menyebabkan kelalaian dalam pengecekan kondisi fisik kantong kemasan primer maupun pencatatan jumlah sampling kemasan primer.Selain itu, faktor lingkungan berupa pencahayaan gudang yang kurang memadai juga menjadi penyebab terjadinya kelelahan mata pada petugas QC sehingga meningkatkan risiko kesalahan dalam pencatatan maupun identifikasi kantong asal kemasan primer setelah proses sampling.
Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga arah utama. Pertama, menganalisis dampak penerapan teknologi otomasi dalam proses pengisian kemasan primer untuk mengurangi ketergantungan pada manusia dan meminimalkan kesalahan akibat kelelahan. Kedua, mengeksplorasi penggunaan sistem IoT (Internet of Things) untuk memantau kondisi kemasan secara real-time, termasuk pencahayaan gudang dan proses penandaan kantong, agar lebih mudah diidentifikasi dan dikontrol. Ketiga, mengevaluasi efektivitas program pelatihan berkala untuk petugas gudang, QC, dan operator produksi agar meningkatkan konsentrasi dan ketelitian dalam pekerjaan. Ketiga saran ini dapat dikembangkan lebih lanjut untuk memastikan keberlanjutan perbaikan proses produksi di industri farmasi.
- ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KETIDAKSESUAIAN DATA STOCK OPNAME BARANG H3Y MENGGUNAKAN METODE DMAIC DI PT... doi.org/10.47398/justme.v6i01.117ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KETIDAKSESUAIAN DATA STOCK OPNAME BARANG H3Y MENGGUNAKAN METODE DMAIC DI PT doi 10 47398 justme v6i01 117
- Analisis Ketidaksesuaian Stok Barang Jadi Antara Inventory dan Barang Aktual di PT. Sumi Asih Menggunakan... journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jutin/article/view/44338Analisis Ketidaksesuaian Stok Barang Jadi Antara Inventory dan Barang Aktual di PT Sumi Asih Menggunakan journal universitaspahlawan ac index php jutin article view 44338
| File size | 826.5 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UMNYARSIUMNYARSI Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitianMetode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian
WIDYADHARMAWIDYADHARMA Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan yang pernah melakukan pembelian pupuk NPK DGW Compaction di PT Sid Inti Dinamik dan jumlah sampel 112 respondenPopulasi dalam penelitian ini adalah pelanggan yang pernah melakukan pembelian pupuk NPK DGW Compaction di PT Sid Inti Dinamik dan jumlah sampel 112 responden
WIDYADHARMAWIDYADHARMA Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari statistik deskriptif, pengujian asumsi klasik, dan analisis linier berganda. HasilTeknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari statistik deskriptif, pengujian asumsi klasik, dan analisis linier berganda. Hasil
WIDYADHARMAWIDYADHARMA Keterbatasan dalam penelitian ini yaitu Karena keterbatasan waktu dan dana, penulis hanya menggunakan data yang didapatkan dari perusahaan terbuka yangKeterbatasan dalam penelitian ini yaitu Karena keterbatasan waktu dan dana, penulis hanya menggunakan data yang didapatkan dari perusahaan terbuka yang
UMMATUMMAT Hasil ketebalan dan berat selulosa bakteri terbaik pada medium pH 5 0,78 cm dan 393,015 g/L. Analisis mikrograf FE-SEM untuk selulosa bakteri menunjukkanHasil ketebalan dan berat selulosa bakteri terbaik pada medium pH 5 0,78 cm dan 393,015 g/L. Analisis mikrograf FE-SEM untuk selulosa bakteri menunjukkan
FT UIMFT UIM Evaluasi model dilakukan melalui uji outer weights dengan ambang batas signifikansi p < 0,05 dan T-statistic > 1,96. Hasil menunjukkan bahwa dalam konstrukEvaluasi model dilakukan melalui uji outer weights dengan ambang batas signifikansi p < 0,05 dan T-statistic > 1,96. Hasil menunjukkan bahwa dalam konstruk
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Tujuan umum penelitian ini adalah untuk menggambarkan upaya guru kelas IV dalam menghadapi pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Manfaat penelitian ini adalahTujuan umum penelitian ini adalah untuk menggambarkan upaya guru kelas IV dalam menghadapi pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Manfaat penelitian ini adalah
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Di perusahaan manufaktur seperti PT. XYZ, tema permasalahan penelitian ini adalah produksi AMDK cup 220ml, dengan masalah yang sering dihadapi meliputiDi perusahaan manufaktur seperti PT. XYZ, tema permasalahan penelitian ini adalah produksi AMDK cup 220ml, dengan masalah yang sering dihadapi meliputi
Useful /
UNDIKSHAUNDIKSHA Kondisi ini menunjukkan bahwa perlindungan kesehatan publik tidak dapat tercapai hanya melalui pemenuhan prosedur formal, melainkan bergantung pada konsistensiKondisi ini menunjukkan bahwa perlindungan kesehatan publik tidak dapat tercapai hanya melalui pemenuhan prosedur formal, melainkan bergantung pada konsistensi
UMGUMG Koordinasi Pergerakan Survivor, Koordinasi Vertikal, Koordinasi Horizontal, dan Koordinasi Vertikal–Horizontal. Setiap skenario dirancang untuk menangkapKoordinasi Pergerakan Survivor, Koordinasi Vertikal, Koordinasi Horizontal, dan Koordinasi Vertikal–Horizontal. Setiap skenario dirancang untuk menangkap
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Solusi perbaikan yang disarankan meliputi peningkatan kinerja operator melalui check sheet, training, dan sistem reward and punishment, serta memperketatSolusi perbaikan yang disarankan meliputi peningkatan kinerja operator melalui check sheet, training, dan sistem reward and punishment, serta memperketat
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa, yaitu usia 10‑19 tahun. Pada masa ini terjadi kematangan reproduksi dengan munculnya tanda‑tandaRemaja merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa, yaitu usia 10‑19 tahun. Pada masa ini terjadi kematangan reproduksi dengan munculnya tanda‑tanda