BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL

Jurnal Cakrawala IlmiahJurnal Cakrawala Ilmiah

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Air Minum Dalam Kemasan Demineralisasi (AMDK-DM), masalah yang saat ini dihadapi oleh PT. XYZ adalah adanya produk cacat dan rusak yang mengakibatkan komplain dari konsumen. Di perusahaan manufaktur seperti PT. XYZ, tema permasalahan penelitian ini adalah produksi AMDK cup 220ml, dengan masalah yang sering dihadapi meliputi cacat cup, cacat lid, cacat volume, dan cacat mesin yang mengakibatkan kerugian bagi perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode Six Sigma untuk pengendalian kualitas, yang bertujuan untuk meminimalkan cacat dan memaksimalkan nilai tambah produk. Tujuan penelitian di PT. XYZ adalah mengidentifikasi masalah produksi, mengetahui faktor utama penyebab kegagalan (reject) dalam proses produksi produk AMDK cup 220ml, menganalisa tingkat cacat dan tingkat level sigma produksi AMDK cup 220ml, serta mengetahui beberapa faktor penyebab terjadinya produk defact AMDK cup 220ml. Hasil analisis dengan metode six sigma cacat atribut dengan DPMO sigmanya mencapai 5263,2, sedangkan level sigma mencapai 0,69.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa faktor penyebab cacat pada produk, yaitu handling consumable yang kurang baik, kelalaian pekerja dalam memperlakukan material, penataan gelas yang tidak hati-hati, dan gelas yang tidak memenuhi standar.Selain itu, cacat pada lid disebabkan oleh heater yang kurang panas atau terlalu panas, bucket yang tidak center, seal disk yang kotor, dan kurangnya kecermatan operator.Cacat volume disebabkan oleh penyumbatan pada nozzle, tekanan angin yang rendah, dan kinerja mesin yang menurun, sementara cacat mesin disebabkan oleh heater disk yang error atau tidak stabilnya panas mesin.Hasil analisis dengan metode Six Sigma menunjukkan bahwa cacat atribut memiliki DPMO sigma sebesar 5263,2 dan level sigma sebesar 0,69.

Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengembangan sistem pemeliharaan prediktif untuk mesin produksi AMDK cup 220ml, dengan memanfaatkan data historis kerusakan dan sensor untuk memprediksi potensi kegagalan mesin sebelum terjadi. Hal ini dapat mengurangi downtime dan meningkatkan efisiensi produksi. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh pelatihan dan sertifikasi operator terhadap pengurangan cacat produk, dengan membandingkan kinerja operator yang telah bersertifikasi dengan yang belum. Penelitian ini dapat mengidentifikasi jenis pelatihan yang paling efektif dalam meningkatkan keterampilan dan kesadaran kualitas operator. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan teknologi visual inspeksi otomatis berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi cacat produk secara real-time, menggantikan inspeksi manual yang rentan terhadap kesalahan manusia. Integrasi AI dalam sistem pengendalian kualitas dapat meningkatkan akurasi deteksi cacat dan mengurangi biaya inspeksi, sehingga menghasilkan produk AMDK cup 220ml yang lebih berkualitas dan memenuhi harapan konsumen.

Read online
File size399.16 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test