UMGUMG

Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri ProduksiMatrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara postur kerja, beban kerja fisik, dan kelelahan kerja pada pekerja industri padat karya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain observasional cross-sectional terhadap 30 pekerja di enam stasiun kerja PD Jangkar. Postur kerja dinilai menggunakan Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnaire (CMDQ), beban kerja fisik diukur melalui Cardiovascular Load (CVL), dan kelelahan kerja dievaluasi menggunakan Subjective Self Rating Test (SSRT). Hasil menunjukkan keluhan muskuloskeletal tertinggi terjadi pada bahu (80%), punggung bawah (73,3%), dan pinggang (66,7%). Sebanyak 43,3% pekerja memiliki nilai CVL di atas 30% yang menunjukkan beban kerja berat. Analisis korelasi menunjukkan hubungan kuat antara postur kerja dan kelelahan (r = 0,68; p < 0,05) serta hubungan sangat kuat antara beban kerja fisik dan kelelahan (r = 0,81; p < 0,01).

Penelitian ini secara empiris menunjukkan bahwa kelelahan kerja pada pekerja industri kerupuk PD Jangkar merupakan hasil dari interaksi antara faktor postural (CMDQ) dan fisiologis (CVL), yang secara simultan memengaruhi subjektif pekerja (SSRT).Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan dan positif antara postur kerja dengan kelelahan (r = 0,68.p < 0,05), serta hubungan yang sangat kuat antara beban kerja fisik dengan kelelahan (r = 0,81.Hal ini menegaskan bahwa kelelahan tidak hanya dipengaruhi oleh posisi tubuh saat bekerja, tetapi juga oleh tingkat beban kardiovaskular yang dialami pekerja selama aktivitas produksi.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan menggunakan desain longitudinal dan pengukuran berbasis sensor digital untuk memantau kelelahan secara real-time. Selain itu, eksplorasi faktor lingkungan kerja seperti suhu, kebisingan, dan getaran dapat memperkaya pemahaman terhadap determinan kelelahan kerja. Penerapan hasil penelitian ini diharapkan dapat mendukung terciptanya sistem kerja yang lebih manusiawi, efisien, dan berkelanjutan dalam kerangka pembangunan industri nasional yang berorientasi pada keselamatan dan kesehatan kerja.

  1. Application of Nordic Body Map and Rapid Upper Limb Assessment for Assessing Work-related Musculoskeletal... publisher.uthm.edu.my/ojs/index.php/ijie/article/view/5631Application of Nordic Body Map and Rapid Upper Limb Assessment for Assessing Work related Musculoskeletal publisher uthm edu my ojs index php ijie article view 5631
  2. Risk Factors and Ergonomic Influence on Musculoskeletal Disorders in the Work Environment | Journal La... newinera.com/index.php/JournalLaMedihealtico/article/view/1413Risk Factors and Ergonomic Influence on Musculoskeletal Disorders in the Work Environment Journal La newinera index php JournalLaMedihealtico article view 1413
  3. Work System Improvement Based NASA-TLX and SSRT to Reduce Mental Workload and Work Fatigue | Teknoin.... journal.uii.ac.id/jurnal-teknoin/article/view/41683Work System Improvement Based NASA TLX and SSRT to Reduce Mental Workload and Work Fatigue Teknoin journal uii ac jurnal teknoin article view 41683
Read online
File size899.81 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test