IPM2KPEIPM2KPE
EDULIA: English Education, Linguistic and Art JournalEDULIA: English Education, Linguistic and Art JournalPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan jenis, penggunaan dominan, dan makna hubungan rasa (sense relations) yang digunakan dalam film Alice in Wonderland 2: Through the Looking Glass. Metodologi kualitatif deskriptif digunakan untuk mengklasifikasikan dan menganalisis data berdasarkan langkah identifikasi, klasifikasi, pengurangan, deskripsi, dan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa hubungan rasa yang paling banyak ditemukan adalah sinonimi (52%), diikuti oleh hiponimi (23%) dan antonimi (22%). Polisema dan homonimi muncul secara minim (1% dan 2%). Analisis makna memisahkan antara makna pembicara (speaker sense) dan makna linguistik (linguistic sense), di mana hampir semua makna bersifat linguistik.
Hasil analisis menunjukkan semua jenis hubungan rasa (sinonim, polisem, homonim, hiponim, dan antonim) muncul dalam film Alice in Wonderland 2.Through the Looking Glass, dengan sinonim sebagai jenis dominan.Hiponim dan antonim menjadi jenis kedua dan ketiga sesuai jumlah kata.Polisem dan homonim muncul hampir tidak teramati.Pada tingkat makna, mayoritas bersifat linguistik, sedangkan makna pembicara muncul hanya pada beberapa kata ambigu.
Sesuai hasil, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh konteks situasional terhadap persepsi makna polisem di media film, menanyakan: Bagaimana kalimat konteks memengaruhi pemahaman polisem pada kata kunci tertentu di film?. Selain itu, penelitian dapat memperluas analisis ke genre film lain untuk membandingkan distribusi hubungan rasa, menggali pertanyaan: Apakah genre berbeda mengubah dominasi sinonim, hiponim, dan antonim?. Terakhir, penting mengkaji dampak penggunaan hubunganyang muncul pada pemahaman bahasa penonton, bertanya: Bagaimana hubungan rasa memengaruhi kemampuan penonton Indonesia dalam memahami nuansa makna dalam dialog film?.
| File size | 549.24 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
STIBAIEC JAKARTASTIBAIEC JAKARTA Landon. Studi ini menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis data yang dikumpulkan. Analisis mengungkapkan terdapat 58 kejadian kata makian yangLandon. Studi ini menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis data yang dikumpulkan. Analisis mengungkapkan terdapat 58 kejadian kata makian yang
LAAROIBALAAROIBA Penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes digunakan untuk mengetahui penggambaran atau representasi terorisme yang terjadiPenelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes digunakan untuk mengetahui penggambaran atau representasi terorisme yang terjadi
UKINSTITUTEUKINSTITUTE Salah satu alasan mengapa orang menikmati pengalaman tersebut adalah karena fiksi menyediakan simulasi peristiwa nyata yang dapat berfungsi sebagai sumberSalah satu alasan mengapa orang menikmati pengalaman tersebut adalah karena fiksi menyediakan simulasi peristiwa nyata yang dapat berfungsi sebagai sumber
UNJAUNJA Tindak tutur ekspresif marah merupakan jenis yang paling dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa film Jembatan Pensil tidak hanya menyampaikan pesan sosialTindak tutur ekspresif marah merupakan jenis yang paling dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa film Jembatan Pensil tidak hanya menyampaikan pesan sosial
HARAPANHARAPAN Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan teori Yule. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Data penelitian ini adalah dialogOleh karena itu, penelitian ini menggunakan teori Yule. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Data penelitian ini adalah dialog
HAMJAHDIHAHAMJAHDIHA Film ini mencerminkan realitas sosiolinguistik Indonesia, di mana Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris berinteraksi secara mulus di berbagai domain sosial.Film ini mencerminkan realitas sosiolinguistik Indonesia, di mana Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris berinteraksi secara mulus di berbagai domain sosial.
UNISLAUNISLA Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ratu Elizabeth hanya menggunakan empat dari lima gaya bahasa yang diusulkan, yaitu konsultatif, kasual, intim, dan formal,Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ratu Elizabeth hanya menggunakan empat dari lima gaya bahasa yang diusulkan, yaitu konsultatif, kasual, intim, dan formal,
BUMIGORABUMIGORA Strategi kesantunan positif yang paling dominan digunakan adalah Strategi 4: [Gunakan penanda identitas kelompok dalam]. Di sisi lain, kami mengidentifikasiStrategi kesantunan positif yang paling dominan digunakan adalah Strategi 4: [Gunakan penanda identitas kelompok dalam]. Di sisi lain, kami mengidentifikasi
Useful /
IPM2KPEIPM2KPE Subjek penelitian adalah 20 penutur bahasa Col yang belajar atau telah belajar Bahasa Inggris. Data dikumpulkan melalui tes diskurs, wawancara, dan observasiSubjek penelitian adalah 20 penutur bahasa Col yang belajar atau telah belajar Bahasa Inggris. Data dikumpulkan melalui tes diskurs, wawancara, dan observasi
IPM2KPEIPM2KPE Mahasiswa non-English majored memiliki persepsi positif terhadap bahasa Inggris dan kelas ELT, tetapi menghadapi kesulitan dalam berbicara, kosakata, danMahasiswa non-English majored memiliki persepsi positif terhadap bahasa Inggris dan kelas ELT, tetapi menghadapi kesulitan dalam berbicara, kosakata, dan
HOSTJOURNALSHOSTJOURNALS Permasalahan utama yang dihadapi adalah bagaimana memilih metode yang paling efektif dan efisien dalam memberikan hasil yang akurat sesuai dengan preferensiPermasalahan utama yang dihadapi adalah bagaimana memilih metode yang paling efektif dan efisien dalam memberikan hasil yang akurat sesuai dengan preferensi
UNISLAUNISLA Siswa juga menyatakan bahwa TTR membantu mereka dalam mengukur variasi kosakata dan memiliki formula yang mudah diterapkan. Penelitian ini menyimpulkanSiswa juga menyatakan bahwa TTR membantu mereka dalam mengukur variasi kosakata dan memiliki formula yang mudah diterapkan. Penelitian ini menyimpulkan