UNDIKSHAUNDIKSHA
Ganesha Civic Education JournalGanesha Civic Education JournalTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pemanfaatan media audio visual dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 7 Singaraja, mengidentifikasi hambatan atau tantangan yang dihadapi, serta merumuskan solusi untuk mengatasi tantangan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman yang mencakup tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar siswa. Siswa tampak lebih fokus, aktif, dan antusias ketika mengikuti pembelajaran yang memanfaatkan video, animasi, maupun presentasi interaktif. Media ini membantu siswa memahami materi secara lebih konkret serta menciptakan suasana belajar yang menarik, interaktif, dan bermakna. Namun, implementasinya masih menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan fasilitas, kendala teknis, serta kesiapan pedagogis guru dan karakteristik siswa yang beragam. Untuk mengatasinya, diperlukan dukungan sarana prasarana yang memadai, pelatihan guru, strategi pembelajaran yang partisipatif, serta penyesuaian media dengan tujuan pembelajaran agar kualitas proses dan hasil belajar dapat meningkat secara optimal.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan di SMP Negeri 7 Singaraja, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media audio visual dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IX memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar siswa.Penggunaan video, animasi, dan presentasi interaktif mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, interaktif, dan tidak monoton, sehingga siswa menjadi lebih fokus, antusias, serta berani berpartisipasi dalam diskusi.Proses pembelajaran yang dirancang melalui tahapan pengenalan, kontekstualisasi, perencanaan, aksi, serta refleksi dan evaluasi membantu siswa memahami materi secara lebih konkret dan bermakna.Media audio visual tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu penyampaian materi, tetapi juga sebagai strategi pedagogis yang mendukung pembelajaran kontekstual dan partisipatif sesuai dengan karakter Pendidikan Pancasila.Namun demikian, implementasi media audio visual masih menghadapi berbagai hambatan, baik dari segi keterbatasan sarana dan prasarana, kendala teknis, kesiapan pedagogis guru, maupun perbedaan karakteristik dan gaya belajar siswa.Oleh karena itu, disarankan agar sekolah meningkatkan dukungan fasilitas dan kebijakan terhadap inovasi pembelajaran berbasis teknologi.Guru juga perlu terus mengembangkan kompetensi dalam merancang dan memanfaatkan media secara efektif agar tetap berorientasi pada tujuan pembelajaran.Selain itu, siswa diharapkan mampu berperan aktif dan reflektif dalam setiap kegiatan pembelajaran, sehingga penggunaan media audio visual benar-benar dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar secara berkelanjutan.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih partisipatif dan interaktif, dengan melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat dilakukan melalui penggunaan media audio visual yang menarik dan interaktif, seperti video, animasi, atau presentasi interaktif, serta mengintegrasikan pendekatan pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) atau Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry).. . 2. Melakukan pelatihan dan pengembangan kompetensi guru dalam merancang dan memanfaatkan media audio visual secara efektif. Guru perlu memahami prinsip-prinsip desain instruksional dan strategi-strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Selain itu, guru juga perlu memiliki keterampilan literasi digital yang memadai untuk memanfaatkan teknologi secara optimal dalam pembelajaran.. . 3. Menyesuaikan media audio visual dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik siswa. Setiap kelas memiliki karakteristik siswa yang berbeda, sehingga penting untuk menyesuaikan media dengan tujuan pembelajaran dan kebutuhan siswa. Hal ini dapat dilakukan melalui analisis kebutuhan siswa dan pengumpulan umpan balik dari siswa mengenai pengalaman belajar mereka. Dengan demikian, media audio visual dapat digunakan secara lebih efektif dan relevan dengan tujuan pembelajaran.
- PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IX DI SMP NEGERI 7 SINGARAJA... doi.org/10.23887/gancej.v8i1.7028PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IX DI SMP NEGERI 7 SINGARAJA doi 10 23887 gancej v8i1 7028
- Pemanfaatan Media Canva Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas X Di SMK Negeri 8 Palu: Penelitian... jerkin.org/index.php/jerkin/article/view/1353Pemanfaatan Media Canva Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas X Di SMK Negeri 8 Palu Penelitian jerkin index php jerkin article view 1353
- Penerapan Media Pembelajaran Audio Visual untuk Menanamkan Kesadaran Bela Negara pada Siswa di UPT SPF... jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/mudabbir/article/view/951Penerapan Media Pembelajaran Audio Visual untuk Menanamkan Kesadaran Bela Negara pada Siswa di UPT SPF jurnal permapendis sumut index php mudabbir article view 951
| File size | 457.51 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa workshop desain grafis bagi siswa kelas 3 SMKN 1 Perbaungan jurusan Teknik KomputerBerdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa workshop desain grafis bagi siswa kelas 3 SMKN 1 Perbaungan jurusan Teknik Komputer
UNDIKSHAUNDIKSHA Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa model pembelajaran role playing efektif dan relevan sebagai strategi pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasisSimpulan penelitian ini menegaskan bahwa model pembelajaran role playing efektif dan relevan sebagai strategi pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis
UNUSIDAUNUSIDA Namun ditemukan beberapa permasalahan, terutama pada tugas yang membutuhkan koordinasi motorik halus lebih kompleks, seperti menyambung garis tepian (2/5),Namun ditemukan beberapa permasalahan, terutama pada tugas yang membutuhkan koordinasi motorik halus lebih kompleks, seperti menyambung garis tepian (2/5),
UmriUmri Kegiatan ini dirancang menggunakan pendekatan participatory training, yaitu metode pelatihan partisipatif yang menekankan keterlibatan aktif peserta dalamKegiatan ini dirancang menggunakan pendekatan participatory training, yaitu metode pelatihan partisipatif yang menekankan keterlibatan aktif peserta dalam
POLMEDPOLMED Selain pelatihan, tim pengabdian juga memberikan dukungan fasilitas berupa satu unit televisi 43-inch untuk mendukung kegiatan multimedia pada pelayananSelain pelatihan, tim pengabdian juga memberikan dukungan fasilitas berupa satu unit televisi 43-inch untuk mendukung kegiatan multimedia pada pelayanan
UBUB Materi ini diberikan kepada mitra pelaku usaha perikanan karena berpotensi mendukung pelaku usaha perikanan yang lebih ramah lingkungan. Hasil evaluasiMateri ini diberikan kepada mitra pelaku usaha perikanan karena berpotensi mendukung pelaku usaha perikanan yang lebih ramah lingkungan. Hasil evaluasi
UIN MALANGUIN MALANG Penerapan prinsip-prinsip dasar keberlanjutan, seperti efisiensi energi, konservasi sumber daya alam, penggunaan material ramah lingkungan, dan desainPenerapan prinsip-prinsip dasar keberlanjutan, seperti efisiensi energi, konservasi sumber daya alam, penggunaan material ramah lingkungan, dan desain
169169 Studi tentang transformasi tipografi telah mengalami pergeseran makna, fungsi, nilai, dan bentuk secara historis. Mulai dari pakaian kasual yang hanyaStudi tentang transformasi tipografi telah mengalami pergeseran makna, fungsi, nilai, dan bentuk secara historis. Mulai dari pakaian kasual yang hanya
Useful /
IPM2KPEIPM2KPE Imagery visual merupakan yang paling sering muncul dengan 37 contoh. Penelitian ini menunjukkan bahwa imagery visual memiliki peran sentral dalam menarikImagery visual merupakan yang paling sering muncul dengan 37 contoh. Penelitian ini menunjukkan bahwa imagery visual memiliki peran sentral dalam menarik
UNDIKSHAUNDIKSHA Rendahnya minat sebagian siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Pancasila turut berdampak pada kurang optimalnya proses pendalaman nilai secara komprehensif.Rendahnya minat sebagian siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Pancasila turut berdampak pada kurang optimalnya proses pendalaman nilai secara komprehensif.
UBUB Hasil dari kegiatan ini adalah sebuah web interaktif yang mampu menyajikan informasi secara komprehensif, memperkuat identitas visual lembaga, serta meningkatkanHasil dari kegiatan ini adalah sebuah web interaktif yang mampu menyajikan informasi secara komprehensif, memperkuat identitas visual lembaga, serta meningkatkan
UMBUMB Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat diketahui karakteristik action unit yang membentuk emosi tertarik, juga memberikan masukan bagi proses evaluasiDengan adanya penelitian ini diharapkan dapat diketahui karakteristik action unit yang membentuk emosi tertarik, juga memberikan masukan bagi proses evaluasi