UnmulUnmul
Mulawarman Dental JournalMulawarman Dental JournalPendahuluan: Pengetahuan tentang kesehatan gigi dinilai dari pengetahuan tentang gigi sehat, dan cara melakukannya. Anak remaja sering mengalami masalah kebersihan gigi dan mulut. Tingkat kebersihan dapat dilihat dari pembentukan plak. Di upaya mencegah, dilakukan kontrol plak dengan mekanis menggunakan sikat gigi, floss, dan tongue scraper. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pelajar mengenai alat pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb. Metode: Deskriptif observasional; populasi siswa SMP Negeri 1 Tanjung Redeb, 232 responden menggunakan sampling stratified random. Pengumpulan data melalui kuesioner. Hasil: Karakteristik responden terbesar perempuan (52,6%) berusia 13 tahun (37,9%) dengan sumber informasi utama dokter gigi (21,5%). Pengetahuan pelajar berdasarkan jenis kelamin menampilkan kategori rendah paling banyak pada laki-laki (57 responden) dan usia 13 tahun (42 responden). Kesimpulan: Pelajar di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb rata‑rata memiliki pengetahuan tentang alat pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan kategori rendah.
Mayoritas pelajar menunjukkan tingkat pengetahuan rendah mengenai alat pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut.Perempuan, usia 13 tahun, dan siswa yang mendapatkan informasi dari dokter gigi cenderung memiliki pengetahuan lebih tinggi daripada siswa laki-laki dengan kategori rendah.Dibutuhkan intervensi edukasi terarah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang penggunaan alat kesehatan gigi dan mulut agar dapat mencegah perkembangan plak dan masalah gigi usia dini.
Diperlukan penelitian kelanjutan untuk menilai efektivitas program edukasi berbasis media digital, seperti aplikasi mobile, dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik penggunaan alat pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut di kalangan pelajar. Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi perbedaan tingkat adopsi alat pembersih interdental antara siswa dan guru, serta faktor motivasional yang memengaruhi penggunaan rutin. Selain itu, studi longitudinal perlu dilakukan untuk memantau perubahan pengetahuan dan perilaku kebersihan mulut anak seiring dengan bertambahnya usia, guna menentukan intervensi yang paling tepat sasaran dan berkelanjutan.
| File size | 786.6 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Data diperoleh melalui studi literatur yang relevan dengan literasi numerasi, bahan ajar, dan pembelajaran pecahan, kemudian dianalisis menggunakan teknikData diperoleh melalui studi literatur yang relevan dengan literasi numerasi, bahan ajar, dan pembelajaran pecahan, kemudian dianalisis menggunakan teknik
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Desain kuantitatif eksplanatori diterapkan dengan melibatkan 100 siswa sebagai sampel yang dipilih melalui teknik simple random sampling dari populasiDesain kuantitatif eksplanatori diterapkan dengan melibatkan 100 siswa sebagai sampel yang dipilih melalui teknik simple random sampling dari populasi
IDID Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan skor pemahaman dan keterampilan kader. Implementasi aksi nyata, seperti sharing circle dan deep talkHasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan skor pemahaman dan keterampilan kader. Implementasi aksi nyata, seperti sharing circle dan deep talk
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Dari hasil analisis data keseluruhan aspek yang paling dominan adalah aspek relegius dengan rerata sebesar 4. 23 yang berarti pendidikan karakter berbasisDari hasil analisis data keseluruhan aspek yang paling dominan adalah aspek relegius dengan rerata sebesar 4. 23 yang berarti pendidikan karakter berbasis
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Kurangnya kemampuan berbicara siswa menjadi latar belakang penelitian ini. Tujuannya meningkatkan kemampuan berbicara melalui penerapan strategi StudentKurangnya kemampuan berbicara siswa menjadi latar belakang penelitian ini. Tujuannya meningkatkan kemampuan berbicara melalui penerapan strategi Student
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Jenis dokumen yang di cari dalam penelitian ini merupakan dokumen dengan rentang waktu 10 tahun terakhir yang terbit pada jurnal nasional terindex sintaJenis dokumen yang di cari dalam penelitian ini merupakan dokumen dengan rentang waktu 10 tahun terakhir yang terbit pada jurnal nasional terindex sinta
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga menjadi salah satu isu lingkungan yang mendesak di berbagai negara, termasuk Indonesia. Tingginya volume sampahPermasalahan pengelolaan sampah rumah tangga menjadi salah satu isu lingkungan yang mendesak di berbagai negara, termasuk Indonesia. Tingginya volume sampah
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan anggota ibu-ibu Pos Binaan Terpadu Dahlia RW 01 Petukangan Selatan dapat memanfaatkan lahan minim,Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan anggota ibu-ibu Pos Binaan Terpadu Dahlia RW 01 Petukangan Selatan dapat memanfaatkan lahan minim,
Useful /
STIEPEMUDASTIEPEMUDA In conclusion, this research investigated the impact of entrepreneurship education, entrepreneurial motivation, financial literacy, and family environmentIn conclusion, this research investigated the impact of entrepreneurship education, entrepreneurial motivation, financial literacy, and family environment
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih ada orang yang tidak benar-benar memahami tentang pajak dan aturannya. Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahamanHasil penelitian menunjukkan bahwa masih ada orang yang tidak benar-benar memahami tentang pajak dan aturannya. Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman
UnmulUnmul Resin komposit single-shade merupakan material yang relatif baru di pasaran dan diklaim dapat menyamai semua warna gigi. Resin komposit bulk-fill diketahuiResin komposit single-shade merupakan material yang relatif baru di pasaran dan diklaim dapat menyamai semua warna gigi. Resin komposit bulk-fill diketahui
UnmulUnmul WHO (2017) mengklasifikasikan kista odontogenik menjadi dua, yaitu kista perkembangan (developmental cyst) dan kista inflamasi (inflammatory cyst). PenelitianWHO (2017) mengklasifikasikan kista odontogenik menjadi dua, yaitu kista perkembangan (developmental cyst) dan kista inflamasi (inflammatory cyst). Penelitian