UMMATUMMAT
Jurnal Agrotek UmmatJurnal Agrotek UmmatMinuman herbal merupakan salah satu minuman yang digemari untuk dikonsumsi karena memiliki manfaat kesehatan. Minuman herbal adalah minuman yang terbuat dari tumbuhan (berbentuk kering) seperti bunga, buah, biji, batang, rimpang, daun dan sebagainya. Daun kelor adalah tumbuhan yang bagian daunnya sering diolah menjadi minuman herbal. Antioksidan yang tinggi pada daun kelor dapat meningkatkan fungsi minuman herbal, namun kekurangannya seperti aroma langu yang dihasilkan. Karena itu digunakan jahe merah untuk meningkatkan sensoris dan juga mutu kimia minuman herbal. Tujuan penelitian ini agar didapatkan proporsi terbaik dari bahan utama terhadap mutu kimia produk minuman herbal. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 7 perlakuan proporsi bahan yaitu JK0 (serbuk daun kelor 0% : serbuk jahe merah 100%), JK1 (serbuk daun kelor 15% : serbuk jahe merah 85%), JK2 (serbuk daun kelor 35% : serbuk jahe merah 65%), JK3 (serbuk daun kelor 50% : serbuk jahe merah 50%), JK4 (serbuk daun kelor 65% : serbuk jahe merah 35%), JK5 (serbuk daun kelor 85% : serbuk jahe merah 15%) dan JK6 (serbuk daun kelor 100% : serbuk jahe merah 0%). Setiap perlakuan diulang 3 kali dan diperoleh 21 unit percobaan. Berdasarkan hasil analisis keragaman (Analysis of Variance) dan uji lanjut Tukey (5%) diketahui bahwa proporsi serbuk daun kelor dan serbuk jahe merah menghasilkan pengaruh yang nyata terhadap mutu kimia (kadar air, pH dan aktifitas antioksidan) pada produk minuman herbal.
Proporsi serbuk daun kelor dan serbuk jahe merah berpengaruh nyata terhadap mutu kimia minuman herbal.Semakin tinggi proporsi serbuk daun kelor dibandingkan dengan serbuk jahe merah maka kadar air menjadi semakin rendah.Hasil kadar air pada teh celup memenuhi SNI 4324-2014 (maksimal 10%) untuk semua perlakuan (4,43%-4,84%).Selain itu, untuk nilai pH juga mengalami peningkatan (semakin asam) dengan proporsi serbuk jahe merah (5,12-5,81).Nilai pH yang sesuai berdasarkan SNI 01-3553-2006 untuk air (5,0-7,5).Untuk aktifitas antioksidan, semakin tinggi proporsi serbuk daun kelor maka semakin bertambah aktivitas antioksidannya dengan nilai yaitu 56,56%-69,12%.Perlakuan terbaik dihasilkan oleh perlakuan JK5 pada proporsi serbuk daun kelor 85% dan serbuk jahe merah 15% dengan nilai kimia masing-masing yaitu kadar air 4,56%, pH 5,16 dan aktifitas antioksidan 65,96%.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proporsi serbuk daun kelor dan serbuk jahe merah dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti rasa, aroma, dan tekstur minuman herbal. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi penggunaan bahan-bahan alami lainnya sebagai pengganti jahe merah dalam meningkatkan sensoris dan mutu kimia minuman herbal. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas minuman herbal dalam meningkatkan kesehatan, seperti kemampuan antioksidan, anti-inflamasi, dan lainnya.
- DOI Name 10.1155 Values. name values index type timestamp data email admin cnri reston serv crossref... doi.org/10.1155DOI Name 10 1155 Values name values index type timestamp data email admin cnri reston serv crossref doi 10 1155
- DOI Name 10.3785 Values. doi name values index type timestamp data hs admin 11z handle na delete hdl... doi.org/10.3785DOI Name 10 3785 Values doi name values index type timestamp data hs admin 11z handle na delete hdl doi 10 3785
- DOI Name 10.2484 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc radiology case reports... doi.org/10.2484DOI Name 10 2484 Values name values index type timestamp data serv crossref desc radiology case reports doi 10 2484
- DOI Name 10.3176 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 04z crossref desc 59z estonian... doi.org/10.3176DOI Name 10 3176 Values doi name values index type timestamp data hs serv 04z crossref desc 59z estonian doi 10 3176
- DOI Name 10.3746 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 26z crossref desc prefix migrated... doi.org/10.3746DOI Name 10 3746 Values doi name values index type timestamp data hs serv 26z crossref desc prefix migrated doi 10 3746
| File size | 429.87 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UnmulUnmul Meskipun sebagian masyarakat telah menggunakan air PDAM untuk kebutuhan sehari-hari, masih banyak warga yang bergantung dengan air Sungai Mahakam demiMeskipun sebagian masyarakat telah menggunakan air PDAM untuk kebutuhan sehari-hari, masih banyak warga yang bergantung dengan air Sungai Mahakam demi
UnmulUnmul Terdapat penumpukan plak dan kalkulus yang sudah berlangsung lama. Setelah dilakukannya perawatan terapi inisial yaitu scaling agar terjadinya proses penyembuhanTerdapat penumpukan plak dan kalkulus yang sudah berlangsung lama. Setelah dilakukannya perawatan terapi inisial yaitu scaling agar terjadinya proses penyembuhan
UNIDAUNIDA Nilai kinerja rantai pasok gula semut di UD Mahaputra dalam kategori baik (Good) yaitu sebesar 86,36%. Nilai kinerja rantai pasok tersebut menunjukkanNilai kinerja rantai pasok gula semut di UD Mahaputra dalam kategori baik (Good) yaitu sebesar 86,36%. Nilai kinerja rantai pasok tersebut menunjukkan
JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA Nilai Vmax dan Km yang diperoleh dari hasil percobaan menunjukan bahwa makin lama waktu yang di gunakan maka makin besar kemampuan enzim tersebut dalamNilai Vmax dan Km yang diperoleh dari hasil percobaan menunjukan bahwa makin lama waktu yang di gunakan maka makin besar kemampuan enzim tersebut dalam
UnmulUnmul Hasil menunjukkan rata‑rata DMF‑T 3,26 (kategori sedang) dan hubungan signifikan antara konsumsi air hujan dan karies gigi (p = 0,008). PenelitianHasil menunjukkan rata‑rata DMF‑T 3,26 (kategori sedang) dan hubungan signifikan antara konsumsi air hujan dan karies gigi (p = 0,008). Penelitian
UMMATUMMAT Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 6 perlakuan, yaitu: K0 = Tepung Buncis 0%: Mocaf 100%, K1 = Tepung Buncis 15%: Mocaf 85%,Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 6 perlakuan, yaitu: K0 = Tepung Buncis 0%: Mocaf 100%, K1 = Tepung Buncis 15%: Mocaf 85%,
UMMATUMMAT Penelitian ini bertujuan untuk memberikan perancangan dan evaluasi sebuah gripper yang secara khusus dibuat untuk lengan robot, yang mampu meningkatkanPenelitian ini bertujuan untuk memberikan perancangan dan evaluasi sebuah gripper yang secara khusus dibuat untuk lengan robot, yang mampu meningkatkan
JQWHJQWH Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 152 Praktik Mandiri Bidan. Hasil penelitian didapatkan uji Pearson Chi-Square diperoleh nilaiTeknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 152 Praktik Mandiri Bidan. Hasil penelitian didapatkan uji Pearson Chi-Square diperoleh nilai
Useful /
UnmulUnmul Promosi kesehatan gigi dan mulut adalah suatu cara dalam menyajikan informasi terkait kebutuhan kesehatan dalam gigi dan mulut. Tujuan: Mengetahui perbandinganPromosi kesehatan gigi dan mulut adalah suatu cara dalam menyajikan informasi terkait kebutuhan kesehatan dalam gigi dan mulut. Tujuan: Mengetahui perbandingan
JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA Model distilasi yang digunakan adalah jenis bak. Gelembung udara dihasilkan aerator yang mengalirkan udara melalui selang berlubang ke bak distilasi. PemanasModel distilasi yang digunakan adalah jenis bak. Gelembung udara dihasilkan aerator yang mengalirkan udara melalui selang berlubang ke bak distilasi. Pemanas
JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA Dengan metode uprating ini digunakan untuk meminimalisir beban lebih dengan meningkatkan daya trafo yang mengalami masalah overload yaitu menggunakan trafoDengan metode uprating ini digunakan untuk meminimalisir beban lebih dengan meningkatkan daya trafo yang mengalami masalah overload yaitu menggunakan trafo
UMMATUMMAT Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan lama waktu titik layu permanen pada pertumbuhan bibit tanaman cabai berdasarkan perbedaan mediaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan lama waktu titik layu permanen pada pertumbuhan bibit tanaman cabai berdasarkan perbedaan media