JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA

Proceeding Technology of Renewable Energy and Development ConferenceProceeding Technology of Renewable Energy and Development Conference

Distilasi air energi surya merupakan teknologi sederhana dan ramah lingkungan untuk mendapatkan air minum dari air yang terkontaminasi. Permasalahan pada distilasi air energi surya adalah efisiensi yang rendah. Penelitian ini bertujuan meningkatkan efisiensi distilasi air energi surya dengan meningkatkan proses penguapan air menggunakan gelembung udara. Metode penelitian adalah eksperimen menggunakan model distilasi di dalam laboratorium. Model distilasi yang digunakan adalah jenis bak. Gelembung udara dihasilkan aerator yang mengalirkan udara melalui selang berlubang ke bak distilasi. Pemanas listrik digunakan sebagai simulator energi surya. Sebuah kipas angin digunakan untuk simulasi angin pada lingkungan sebenarnya. Variabel yang divariasikan adalah massa gelembung udara yang dimasukkan kedalam air. Variabel yang diukur untuk menganalisis efisiensi model distilasi dalam penelitian ini adalah temperatur kaca penutup distilasi, temperatur air dalam bak distilasi serta hasil air distilasi yang diperoleh. Penelitian ini menunjukkan penggunaan gelembung udara pada distilasi air energi surya dapat meningkatkan efisiensi secara signifikan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi laju aliran udara, semakin banyak gelembung udara yang terbentuk sehingga efisiensi distilasi meningkat, dengan peningkatan tertinggi sebesar 140 % pada aliran 40 ml/s, temperatur air 65 °C, dan temperatur udara 31 °C.Efek peningkatan efisiensi menjadi lebih signifikan pada suhu air yang lebih rendah, yakni peningkatan 300 % tercapai pada suhu air 50 °C dengan aliran udara 40 ml/s dibandingkan tanpa gelembung.Secara keseluruhan, injeksi gelembung udara terbukti secara signifikan meningkatkan kinerja distilasi air energi surya.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana ukuran dan distribusi gelembung udara memengaruhi laju penguapan dengan membandingkan berbagai desain aerator, sehingga dapat ditentukan konfigurasi optimal untuk meningkatkan efisiensi distilasi. Selain itu, diperlukan studi jangka panjang yang menguji kinerja sistem injeksi gelembung udara di kondisi lapangan nyata, meliputi variasi intensitas sinar matahari, kecepatan angin, dan suhu lingkungan, untuk menilai keandalan dan daya tahan teknologi dalam aplikasi praktis. Selanjutnya, penelitian dapat menginvestigasi sinergi antara injeksi gelembung udara dengan metode peningkatan lain, seperti penggunaan penutup kaca ganda atau material penyimpanan panas fase perubahan, guna mengevaluasi apakah kombinasi tersebut dapat menghasilkan peningkatan efisiensi yang lebih besar dibandingkan masing‑masing metode secara terpisah. Pertanyaan-pertanyaan ini akan memperluas pemahaman tentang mekanisme fisik yang terlibat dan membuka peluang untuk mengoptimalkan desain distilasi surya yang lebih efektif bagi daerah terpencil.

  1. The Effect of The Capillarity on the Efficiency of Wick-Type Solar Energy Water Distillation | Atlantis... doi.org/10.2991/978-94-6463-284-2_19The Effect of The Capillarity on the Efficiency of Wick Type Solar Energy Water Distillation Atlantis doi 10 2991 978 94 6463 284 2 19
Read online
File size304.47 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test