UnmulUnmul
Mulawarman Dental JournalMulawarman Dental JournalLatar Belakang: Permasalahan kesehatan gigi dan mulut adalah masalah yang kerap terjadi pada anak usia sekolah. Masalah yang biasa timbul pada usia ini adalah karies gigi. Berdasarkan karakteristik usia anak yang mengalami masalah gigi dan mulut, sebesar 21,6% terjadi pada anak usia 5 hingga 9 tahun dan 20,6% terjadi pada usia 10 hingga 14 tahun. Promosi kesehatan gigi dan mulut adalah suatu cara dalam menyajikan informasi terkait kebutuhan kesehatan dalam gigi dan mulut. Tujuan: Mengetahui perbandingan promosi kesehatan menggunakan Video Animasi dan Flip Chart terhadap pengetahuan kesehatan gigi dan mulut siswa sd Islam Al-Quds Samarinda. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan quasi experiment dengan rancangan kuisioner pre test – post test group design tanpa kelompok kontrol. Responden penelitian ini berasal dari SD Islam Al-Quds Samarinda. Penelitian ini menggunakan Video Animasi dengan Flip Chart terhadap pengetahuan kesehatan Gigi dan Mulut. Hasil: Didapatkan hasil penelitian sebanyak 94 orang yang berasal dari 47 orang dari kelas 3, dan 47 orang dari kelas 4 yang memenuhi kriteria inklusi. Kesimpulan: Promosi Kesehatan yang diberikan dengan 2 media yang berbeda yaitu media Video Animasi dan flipchart termasuk dalam kategori yang baik dalam menerima informasi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut.
Promosi Kesehatan yang diberikan dengan 2 media yang berbeda yaitu media Video Animasi dan flipchart termasuk dalam kategori yang baik dalam menerima informasi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas media digital interaktif seperti aplikasi edukasi kesehatan gigi untuk meningkatkan pemahaman anak secara lebih dinamis. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang dari pendekatan promosi kesehatan berbasis media visual terhadap kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut. Terakhir, penelitian dapat membandingkan efektivitas berbagai media pembelajaran (seperti video animasi, flip chart, dan gambar 3D) pada anak usia berbeda untuk menemukan pendekatan optimal dalam peningkatan pengetahuan kesehatan gigi.
| File size | 879.19 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Indonesia menghadapi tantangan serius dalam kesehatan gigi dan mulut serta gizi, dengan karies gigi, stunting, dan obesitas yang tetap menjadi masalahIndonesia menghadapi tantangan serius dalam kesehatan gigi dan mulut serta gizi, dengan karies gigi, stunting, dan obesitas yang tetap menjadi masalah
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL , motivasi mereka meningkat untuk bisa memperbaiki masa depan mereka dengan melanjutkan ke perguruan tinggi. Kegiatan ini mendapatkan respon yang baik, motivasi mereka meningkat untuk bisa memperbaiki masa depan mereka dengan melanjutkan ke perguruan tinggi. Kegiatan ini mendapatkan respon yang baik
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Penerapan AUM PTSSL terbukti efektif untuk mengidentifikasi tingkat kesulitan belajar siswa SLTA secara akurat. Instrumen ini valid dan andal, memberikanPenerapan AUM PTSSL terbukti efektif untuk mengidentifikasi tingkat kesulitan belajar siswa SLTA secara akurat. Instrumen ini valid dan andal, memberikan
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, dan stimulasi. Instrumen yang digunakan berupa powerpoint, poster, leaflead. Alat ukur untukMetode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, dan stimulasi. Instrumen yang digunakan berupa powerpoint, poster, leaflead. Alat ukur untuk
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Kegiatan ini membekali calon pengantin dengan pengetahuan untuk merencanakan keluarga berkualitas dan mengelola keluarga berdasarkan prinsip Islam. DenganKegiatan ini membekali calon pengantin dengan pengetahuan untuk merencanakan keluarga berkualitas dan mengelola keluarga berdasarkan prinsip Islam. Dengan
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Diperoleh data jumlah laki-laki sebanyak 19 orang (47,5%) dengan kadar glukosa tertinggi 327 mg/dl dan terendah 56 mg/dl, kadar asam urat tertinggi adalahDiperoleh data jumlah laki-laki sebanyak 19 orang (47,5%) dengan kadar glukosa tertinggi 327 mg/dl dan terendah 56 mg/dl, kadar asam urat tertinggi adalah
AHMAREDUCAHMAREDUC Metode pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan action research /participatory research /penelitian kerja /penelitian partisipatif dimana siswa, guruMetode pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan action research /participatory research /penelitian kerja /penelitian partisipatif dimana siswa, guru
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Sasaran dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Asemrowo I Surabaya berjumlah 32 Siswa. Pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan pengisianSasaran dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Asemrowo I Surabaya berjumlah 32 Siswa. Pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan pengisian
Useful /
UnmulUnmul Gingivitis apabila dibiarkan tanpa dilakukan perawatan yang tepat maka akan menimbulkan kerusakan yang lebih parah seperti gingival enlargement atau pembesaranGingivitis apabila dibiarkan tanpa dilakukan perawatan yang tepat maka akan menimbulkan kerusakan yang lebih parah seperti gingival enlargement atau pembesaran
SESKOAU MILSESKOAU MIL Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan (berarti) adversity quotient terhadap resilience Taruna Akademi Angkatan Udara yakniPenelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan (berarti) adversity quotient terhadap resilience Taruna Akademi Angkatan Udara yakni
UMMATUMMAT Kue kering merupakan makanan ringan tinggi lemak yang terbuat dari adonan lunak yang memiliki tekstur relatif renyah dan memiliki bentuk potongan yangKue kering merupakan makanan ringan tinggi lemak yang terbuat dari adonan lunak yang memiliki tekstur relatif renyah dan memiliki bentuk potongan yang
UMMATUMMAT Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan lama waktu titik layu permanen pada pertumbuhan bibit tanaman cabai berdasarkan perbedaan mediaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan lama waktu titik layu permanen pada pertumbuhan bibit tanaman cabai berdasarkan perbedaan media