KOPERTAIS4KOPERTAIS4

Fintech: Journal of Islamic FinanceFintech: Journal of Islamic Finance

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis manajemen pengelolaan bank mini santri (BMS) pondok pesantren miftahul ulum panyeppen palengaan pamekasan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BMS merupakan solusi dalam mengatur dan mengelola keuangan santri agar mereka dapat berperilaku hemat dan tidak boros, serta bisa menabung untuk kebutuhan lainnya dimasa depan, disamping itu pula BMS juga berguna sebagai lembaga kontrol pengurus dari setiap pengeluaran biaya santri selama berada di Pesantren.

Bank Mini Santri (BMS) efektif sebagai solusi pengaturan dan pengelolaan keuangan santri, mendorong perilaku hemat, menabung, serta berfungsi sebagai kontrol pengeluaran selama di pesantren.Meskipun menyerupai Bank Mini Sekolah sebagai fasilitas penyimpanan, BMS memiliki karakteristik unik karena tidak menyediakan sistem pinjaman, kecuali bantuan temporer untuk situasi darurat tertentu.Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sistem manajemen BMS melalui pengembangan aplikasi akuntansi digital berbasis komputer dan transisi ke penggunaan uang elektronik (e-money) untuk efisiensi, akuntabilitas, serta edukasi santri terhadap teknologi finansial.

Penelitian ini telah menunjukkan bahwa Bank Mini Santri (BMS) di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen merupakan solusi penting dalam mengelola keuangan santri, meskipun masih menghadapi tantangan efisiensi dalam pencairan uang dan pembukuan manual. Oleh karena itu, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat relevan untuk mengembangkan model pengelolaan keuangan di pesantren ini. Pertama, setelah sistem digitalisasi akuntansi dan penggunaan uang elektronik (e-money) diimplementasikan, penting untuk dilakukan studi evaluasi menyeluruh. Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pertanyaan: bagaimana sebenarnya dampak konkret dari adopsi teknologi digital ini terhadap peningkatan efisiensi operasional BMS, transparansi laporan keuangan, serta akuntabilitas pengelolaan dana santri secara keseluruhan? Ini akan memberikan gambaran jelas mengenai keberhasilan transformasi digital tersebut. Kedua, karena digitalisasi melibatkan perubahan signifikan, riset perlu menjajaki persepsi dan tingkat penerimaan dari para pemangku kepentingan utama. Pertanyaan penelitian bisa berupa: bagaimana tanggapan, tingkat pemahaman, dan kesiapan santri, wali santri, dan pengurus pesantren terhadap perubahan menuju sistem keuangan digital dan penggunaan e-money? Memahami perspektif mereka akan krusial untuk memastikan adopsi yang sukses dan meminimalkan resistensi. Terakhir, mengingat salah satu tujuan BMS adalah mendidik santri agar hemat dan tidak boros, ada peluang untuk mengkaji lebih dalam aspek literasi finansial. Studi dapat meneliti: bagaimana program literasi keuangan yang dirancang khusus dan terintegrasi dengan sistem digital BMS dapat secara efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan manajemen keuangan pribadi santri, mempersiapkan mereka menghadapi dunia finansial yang semakin modern di luar pesantren? Ketiga saran penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang pengelolaan keuangan di lingkungan pesantren dan mengoptimalkan peran BMS ke depan.

Read online
File size372.63 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test