STMIK BANJARBARUSTMIK BANJARBARU

Progresif: Jurnal Ilmiah KomputerProgresif: Jurnal Ilmiah Komputer

Kompleksitas yang semakin meningkat dalam memilih produk skincare yang sesuai telah menyebabkan tantangan seperti kebingungan dan potensi masalah kulit akibat pilihan yang salah. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang merekomendasikan produk facial wash lokal di Indonesia, yang disesuaikan dengan berbagai jenis kulit wajah menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Penelitian ini memproses data dari 333 responden, dengan mengevaluasi kriteria seperti kesesuaian jenis kulit, label produk, ulasan pengguna, dan harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Marina Hydra Lock Whip Facial Foam adalah pilihan terbaik untuk kulit kering dan normal, Acnes Face Wash untuk kulit kombinasi, dan Kahf Oil and Acne Care Facial Wash untuk kulit berminyak. SPK ini terbukti efektif dalam meningkatkan akurasi rekomendasi produk, sehingga dapat meminimalkan risiko pemilihan produk yang salah dan masalah kulit yang diakibatkannya.

Penelitian ini membuktikan bahwa Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis metode Simple Additive Weighting (SAW) efektif dalam merekomendasikan produk facial wash lokal Indonesia sesuai jenis kulit.Sistem ini menghasilkan rekomendasi yang lebih akurat dibandingkan metode tradisional seperti melihat ulasan online atau bertanya kepada orang lain.Model keputusan yang dibangun mempertimbangkan empat kriteria utama.kesesuaian jenis kulit, label produk, ulasan pengguna, dan harga.Hasilnya, Marina Hydra Lock Whip Facial Foam direkomendasikan untuk kulit kering dan normal, Acnes Face Wash untuk kulit kombinasi, dan Kahf Oil and Acne Care Facial Wash untuk kulit berminyak.Metode SAW terbukti membantu konsumen memilih produk skincare yang tepat, mengurangi risiko ketidakcocokan yang dapat memicu masalah kulit.

Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: . . 1. Mengembangkan sistem rekomendasi yang lebih personal dan adaptif, dengan mempertimbangkan faktor-faktor tambahan seperti riwayat penggunaan produk skincare, kondisi kulit yang berubah-ubah, dan preferensi pribadi pengguna. . . 2. Menganalisis dan membandingkan efektivitas berbagai metode pengambilan keputusan, seperti SAW, AHP, TOPSIS, dan ELECTRE, dalam konteks pemilihan produk skincare. Penelitian ini dapat mengeksplorasi kelebihan dan kekurangan masing-masing metode, serta menentukan metode mana yang paling sesuai untuk skenario tertentu. . . 3. Melakukan studi komparatif antara sistem rekomendasi berbasis SAW dengan sistem rekomendasi yang menggunakan metode lain, seperti AHP atau TOPSIS. Penelitian ini dapat mengevaluasi akurasi, efisiensi, dan kepuasan pengguna dari kedua sistem, serta memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif untuk pengembangan sistem rekomendasi skincare di masa depan.

  1. Sistem Penentuan Bonus Karyawan menggunakan Metode Simple Additive Weighting | Edumatic: Jurnal Pendidikan... doi.org/10.29408/edumatic.v6i2.6375Sistem Penentuan Bonus Karyawan menggunakan Metode Simple Additive Weighting Edumatic Jurnal Pendidikan doi 10 29408 edumatic v6i2 6375
  2. Analysis of Application of the SAW, WP and TOPSIS Methods in Decision Support System Determining Scholarship... iopscience.iop.org/article/10.1088/1742-6596/1830/1/012018Analysis of Application of the SAW WP and TOPSIS Methods in Decision Support System Determining Scholarship iopscience iop article 10 1088 1742 6596 1830 1 012018
Read online
File size593.33 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test