STMIK BANJARBARUSTMIK BANJARBARU

Progresif: Jurnal Ilmiah KomputerProgresif: Jurnal Ilmiah Komputer

Bank Sampah Rendole, yang berlokasi di Dukuh Rendole, Desa Muktiharjo, Kabupaten Pati, memiliki peran penting dalam meningkatkan kebersihan lingkungan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Namun, pengelolaan konvensional yang masih dilakukan menghadapi sejumlah kendala, seperti kurangnya transparansi dalam pencatatan data nasabah. Nasabah hanya menerima slip setoran tanpa akses langsung ke informasi saldo atau total setoran, yang seringkali menyebabkan miskomunikasi antara nasabah dan pihak pengelola bank sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi manajemen bank sampah berbasis Android menggunakan Flutter sebagai platform pengembangan mobile, Laravel sebagai backend, dan MySQL sebagai basis data. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi operasional melalui fitur-fitur utama, seperti pencatatan transaksi secara digital, akses real-time bagi nasabah terhadap saldo dan riwayat transaksi, serta pengelolaan penjualan sampah ke pengepul. Hasil pengujian fungsionalitas (blackbox) menunjukkan bahwa sistem berhasil memenuhi kebutuhan pengguna, dengan sistem informasi yang mudah digunakan oleh admin, petugas, dan nasabah. Fitur utama, seperti pencatatan transaksi digital, pengelolaan data nasabah, dan akses saldo oleh nasabah, berfungsi dengan baik tanpa kendala. Sistem ini terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan transaksi dan transparansi data, serta mempermudah komunikasi antara pihak bank sampah dan nasabah.

Implementasi sistem berbasis Android dan web pada Bank Sampah Rendole berhasil meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan bank sampah, dengan fitur akses real-time saldo dan riwayat transaksi bagi nasabah serta kemudahan bagi admin dan petugas dalam mengelola data.Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua fungsi utama berjalan dengan baik dan sesuai kebutuhan pengguna.Meskipun demikian, sistem ini masih memiliki keterbatasan dalam aspek edukasi dan skalabilitas, sehingga perlu pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan integrasi fitur tambahan.

Pertama, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi fitur edukasi digital dalam aplikasi bank sampah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, misalnya dengan menyediakan modul pembelajaran interaktif tentang pemilahan sampah dan daur ulang yang bisa diakses secara mandiri oleh nasabah. Kedua, perlu dilakukan kajian lebih lanjut mengenai penerapan mekanisme gamifikasi seperti sistem poin, level, atau penghargaan digital untuk memotivasi masyarakat secara konsisten menabung sampah dan aktif menggunakan aplikasi. Ketiga, penting untuk mengevaluasi potensi integrasi sistem ini dengan platform lain seperti aplikasi kecamatan atau sistem pengelolaan sampah kota, untuk memungkinkan pertukaran data real-time dan mendukung kebijakan lingkungan yang lebih luas, termasuk pelaporan statistik pengelolaan sampah secara regional. Penelitian-penelitian ini dapat membantu mengubah bank sampah dari sekadar sistem tabungan menjadi pusat edukasi lingkungan berbasis teknologi yang berkelanjutan dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Read online
File size744.73 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test