STMIK BANJARBARUSTMIK BANJARBARU

Progresif: Jurnal Ilmiah KomputerProgresif: Jurnal Ilmiah Komputer

Penelitian ini menganalisis sentimen media sosial YouTube terhadap kereta cepat (Whoosh) menggunakan algoritma Bidirectional-LSTM. Masalah yang diangkat adalah perlunya pemahaman yang lebih mendalam tentang persepsi publik terhadap proyek kereta cepat, yang dapat mempengaruhi penerimaan dan keberlanjutannya. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengevaluasi performa algoritma Bidirectional-LSTM dalam menganalisis sentimen dibandingkan dengan algoritma lain. Metode yang digunakan melibatkan pengumpulan data komentar YouTube, preprocessing teks, dan penerapan algoritma Bidirectional-LSTM untuk klasifikasi sentimen. Parameter-parameter yang dianalisis meliputi akurasi, presisi, dan ketahanan terhadap variasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Bidirectional-LSTM mencapai akurasi (0.86) yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan algoritma Multinomial Naïve Bayes (0.80), USE-Transfer learning (0.80), dan Text Vectorization and Embedding (0.80).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma berbasis Bidirectional-LSTM secara signifikan mengungguli algoritma lain seperti MultinomialNB, USE-Transfer learning, dan Text Vectorization in terms of accuracy and resilience to data variation.Dari data yang dikumpulkan, ditemukan 179 komentar negatif (15.86), masih terdapat ruang untuk peningkatan agar akurasi dapat mendekati 0.90 atau lebih, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan performa model.

Berikutnya, perlu dieksplorasi dampak variabilitas bahasa dalam komentar YouTube, misalnya memanfaatkan model transfer learning multi-bahasa untuk meningkatkan akurasi klasifikasi di kalangan penonton non‑Indonesia. Selain itu, penelitian dapat memperluas cakupan data dengan mengintegrasikan komentar dari platform media sosial lain seperti Instagram dan Twitter guna membandingkan persepsi publik lintas platform dan menilai konsistensi model. Penelitian lanjutan juga dapat menelusuri hubungan antara sentimen publik dan variabel socio‑ekonomi, seperti pendapatan dan tingkat kecenderungan mobilitas, guna memetakan faktor yang memengaruhi persepsi terhadap proyek kereta cepat Whoosh. Semua pendekatan ini akan memperkaya pemahaman holistik tentang bagaimana persepsi publik membentuk keberhasilan proyek infrastruktur besar.

  1. Survei Tentang Analisis Sentimen Pada Media Sosial | Majalah Ilmiah Teknologi Elektro. survei analisis... doi.org/10.24843/mite.2021.v20i02.p01Survei Tentang Analisis Sentimen Pada Media Sosial Majalah Ilmiah Teknologi Elektro survei analisis doi 10 24843 mite 2021 v20i02 p01
  2. SENTIMEN ANALISIS CHATGPT DENGAN ALGORITMA NAÏVE BAYES DAN OPTIMASI PSO | INTI Nusa Mandiri. sentimen... doi.org/10.33480/inti.v18i1.4230SENTIMEN ANALISIS CHATGPT DENGAN ALGORITMA NAyaVE BAYES DAN OPTIMASI PSO INTI Nusa Mandiri sentimen doi 10 33480 inti v18i1 4230
  3. Framing Analysis of Indonesian Fast Train on detik.com | Gema Kampus IISIP YAPIS Biak. framing analysis... doi.org/10.52049/gemakampus.v18i2.327Framing Analysis of Indonesian Fast Train on detik Gema Kampus IISIP YAPIS Biak framing analysis doi 10 52049 gemakampus v18i2 327
  4. Komparasi Metode Single Moving Average dan Double Exponential Smoothing untuk Peramalan Penjualan Produk... ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/jurikom/article/view/4143Komparasi Metode Single Moving Average dan Double Exponential Smoothing untuk Peramalan Penjualan Produk ejurnal stmik budidarma ac index php jurikom article view 4143
Read online
File size652.23 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test