STMIK BANJARBARUSTMIK BANJARBARU

Progresif: Jurnal Ilmiah KomputerProgresif: Jurnal Ilmiah Komputer

Algoritma merupakan serangkaian langkah-langkah yang telah disusun secara teratur untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu. Untuk merencanakan suatu algoritma digunakanlah pseudocode yang merupakan kode program. Salah satu algoritma yang sering digunakan adalah Round Robin yang membagi waktu prosesor secara adil pada berbagai proses yang sedang berjalan. Di sisi lain, terdapat pula metode penjadwalan dengan menggunakan metode Priority Preemptive. Pada penelitian ini dibahas mengenai penerapan algoritma yang mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam mengelola berbagai proses. Pemilihan algoritma penjadwalan yang tepat bergantung pada kebutuhan dan karakteristik sistem yang digunakan. Algoritma Round Robin cocok digunakan untuk sistem yang mengutamakan kewajaran dan kesetaraan waktu proses. Sedangkan algoritma Priority Preemptive lebih cocok digunakan untuk sistem yang membutuhkan penanganan cepat dengan prioritas tinggi. Pada penjadwalan Round Robin diperoleh Average Waiting Time sebesar 14,6 dan Average Turn Around Time sebesar 22,8. Sementara pada penjadwalan Prioritas Preemptif, Waktu Tunggu Rata-rata 10,6 dan Waktu Penyelesaian Rata-rata 18,8 telah diperoleh.

Artikel ini mengevaluasi dan membandingkan dua algoritma penjadwalan Round Robin dan Priority Preemptive.Algoritma Round Robin mendistribusikan waktu CPU secara merata di antara semua proses yang berjalan, memastikan setiap proses mendapatkan kesempatan eksekusi yang adil.Algoritma Priority Preemptive menjadwalkan proses berdasarkan prioritas, memungkinkan proses dengan prioritas lebih tinggi dieksekusi lebih cepat.Pemilihan algoritma penjadwalan yang tepat sangat bergantung pada kebutuhan dan karakteristik sistem yang digunakan.Algoritma Round Robin cocok untuk sistem yang mengutamakan keadilan dan kesetaraan waktu proses, sedangkan algoritma Priority Preemptive lebih sesuai untuk sistem yang membutuhkan penanganan cepat bagi proses-proses prioritas tinggi.

Untuk meningkatkan efisiensi sistem operasi, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan algoritma penjadwalan hybrid yang menggabungkan keunggulan Round Robin dan Priority Preemptive. Misalnya, menciptakan algoritma yang secara dinamis menyesuaikan quantum time berdasarkan prioritas proses, sehingga mencegah waiting time yang terlalu lama tanpa mengorbankan keadilan. Selain itu, perlu diteliti cara mengatasi masalah starvation pada Priority Preemptive dengan memprioritaskan proses-proses yang jarang mendapat eksekusi. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi penggunaan machine learning untuk memprediksi prioritas proses berdasarkan pola penggunaan sistem, sehingga penjadwalan menjadi lebih optimal dan responsif terhadap kebutuhan pengguna.

Read online
File size613.72 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test