IJCISIJCIS

International Journal of Computer and Information System (IJCIS)International Journal of Computer and Information System (IJCIS)

Alur kerja manual untuk pelaporan pemeliharaan dan perbaikan gardu listrik di PT Haleyora Power, yang mengandalkan WhatsApp dan Microsoft Excel, menciptakan berbagai hambatan seperti keterlambatan, risiko kesalahan data, dan kapasitas minimal untuk pemantauan waktu nyata. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi pemantauan berbasis web untuk mengatasi inefisiensi tersebut. Metode pengembangan yang digunakan adalah Prototyping, yang menekankan keterlibatan pengguna aktif melalui siklus evaluasi iteratif. Sistem dibangun menggunakan PHP-MySQL dan diuji secara komprehensif berdasarkan lima aspek kualitas dari standar ISO/IEC 25010: kesesuaian fungsional, reliabilitas, usabilitas, efisiensi kinerja, dan keamanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil dibangun dan melewati semua pengujian, mencapai 100% dalam kesesuaian fungsional, reliabilitas tinggi tanpa kehilangan data, dan skor usabilitas 86% yang dikategorikan sebagai sangat layak oleh pengguna. Sistem yang diimplementasikan berhasil mengubah proses pelaporan manual menjadi alur kerja digital terpusat, secara signifikan meningkatkan efisiensi, akurasi data, dan menyediakan kemampuan pemantauan waktu nyata bagi manajemen.

Penelitian ini berhasil merancang dan mengimplementasikan sistem informasi berbasis web untuk pemantauan pelaporan pemeliharaan dan perbaikan gardu listrik di PT Haleyora Power Region 7 menggunakan pendekatan prototyping.Sistem yang dikembangkan secara efektif mengatasi masalah proses manual yang sebelumnya menyebabkan keterlambatan, redundansi, dan risiko kehilangan data, serta terbukti fungsional, andal, efisien, dan aman.Kontribusi utama penelitian ini adalah digitalisasi proses pelaporan secara menyeluruh, yang secara signifikan meningkatkan efisiensi siklus pelaporan dari jam menjadi menit, sekaligus menyediakan platform pemantauan waktu nyata bagi manajemen.

Untuk pengembangan penelitian selanjutnya, sangat menarik untuk mengeksplorasi bagaimana sistem informasi pemantauan ini dapat diperkaya dengan kemampuan prediktif. Sebuah studi bisa fokus pada pengembangan modul kecerdasan buatan (AI) yang mampu menganalisis data historis pemeliharaan dan informasi dari sensor gardu listrik untuk memprediksi potensi kerusakan sebelum terjadi. Penelitian ini dapat menguji efektivitas notifikasi prediktif dalam mengurangi waktu henti operasional dan mengoptimalkan jadwal pemeliharaan, serta membandingkan berbagai model machine learning untuk mencapai akurasi prediksi tertinggi. Ide penelitian kedua adalah menggali lebih dalam potensi integrasi Sistem Informasi Geografis (GIS) untuk tidak hanya memvisualisasikan lokasi gardu, tetapi juga untuk mengoptimalkan penugasan teknisi dan logistik suku cadang. Pertanyaan penelitian dapat mencakup bagaimana penggunaan algoritma penentuan rute cerdas berbasis GIS dapat meminimalkan waktu respons dan biaya transportasi, serta bagaimana data geospasial dapat mendukung keputusan strategis dalam perluasan atau modernisasi jaringan gardu. Terakhir, penelitian masa depan dapat mempertimbangkan aspek adaptasi sistem untuk lingkungan operasional yang lebih beragam, seperti area dengan konektivitas internet yang sangat terbatas. Ini bisa mencakup investigasi terhadap arsitektur sistem yang mendukung mode luring (offline) secara robust, dengan mekanisme sinkronisasi data otomatis saat koneksi tersedia, untuk memastikan teknisi lapangan tetap dapat melaporkan dan mengakses informasi penting tanpa hambatan. Studi ini akan berupaya mengukur peningkatan produktivitas dan keandalan data dalam skenario operasional yang menantang.

Read online
File size546.36 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test