STP IPISTP IPI

Sapa: Jurnal Kateketik dan PastoralSapa: Jurnal Kateketik dan Pastoral

Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep kepemimpinan inklusif pada lembaga pendidikan dan menyelidiki implementasinya di seminari. Metodologi penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur yang komprehensif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan inklusif memainkan peran penting dalam mengatasi masalah kesetaraan, keadilan sosial, dan keragaman dengan mempromosikan keragaman, memberantas praktik‑praktik menindas, dan memajukan keadilan sosial. Selain itu, kepemimpinan inklusif dalam pendidikan seminari juga ditekankan. Menerapkan model kepemimpinan ini dapat memberikan pengalaman dan kesempatan belajar yang berharga bagi seminaris, yang nantinya akan mengemban peran dan tanggung jawab kepemimpinan di dalam Gereja, masyarakat, organisasi atau lembaga. Akhirnya, pemimpin pendidikan dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan pendidikan inklusif di mana semua siswa diakui, dihargai, dan diikutsertakan dalam proses pembelajaran.

Kepemimpinan inklusif merupakan konsep yang kuat yang menggabungkan kepemimpinan dan inklusi, dengan potensi untuk mengembangkan lingkungan pendidikan yang lebih adil dan berkeadilan sosial.Konsep ini menekankan pentingnya melibatkan semua pemangku kepentingan dalam proses pengambilan kebijakan dan keputusan.Selain itu, kepemimpinan inklusif bertujuan mengakui dan menghormati keragaman nilai, kepercayaan, dan budaya di sekolah, serta memupuk lingkungan yang saling memahami dan menghargai.

Bagaimana penerapan model kepemimpinan inklusif dapat diintegrasikan ke dalam praktik pembelajaran harian di setiap kelas seminari, serta bagaimana melacak dampaknya terhadap persepsi keadilan sosial di kalangan seminaris; apa strategi spesifik yang dapat digunakan oleh rektor dan Praefect untuk memperkuat dialog antarkelompok di lingkungan asrama, sehingga meningkatkan partisipasi semua mahasiswa; dan bagaimana sistem evaluasi berkelanjutan dapat dirancang untuk menilai progres implementasi kepemimpinan inklusif, dengan indikator konkret tentang perubahan budaya, kesetaraan kesempatan, dan rasa memiliki di antara seminaris. Penelitian lanjutan akan meneliti efektivitas intervensi ini melalui data kuantitatif dan kualitatif, menilai perubahan persepsi dan perilaku, serta mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat disebarluaskan ke lembaga pendidikan seminari lainnya di Indonesia.

Read online
File size541.04 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test