EKASAKTIEKASAKTI

UNES Journal of EducationUNES Journal of Education

Salah satu isu penting dalam bidang pendidikan busana adalah bagaimanakah kreativitas pelajar dapat dikembangkan. Kajian ini bertujuan untuk: (1) membangun modul strategi pembelajaran meta kreatif dalam bidang busana wanita, (2) melihat pengaruh strategi pembelajaran meta-kreatif terhadap prestasi pelajar dalam membuat produk kreatif busana, efikasi diri kreatif dan amalan kreativitas dalam kalangan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan. Kajian ini menggunakan reka desain kuasi eksperimen kelompok kontrol tidak serupa (ujian pra dan ujian pos). Subjek kajian terdiri daripada 104 pelajar dalam kelas busana yaitu 52 orang dalam kelompok eksperimen, dan 52 orang dalam kelompok kontrol. Kajian ini menggunakan soal selidik untuk mengukur amalan kreativitas, efikasi diri kreatif dan produk kreatif fesyen wanita diukur menggunakan rubrik untuk menilai produk kreatif. Analisis data menggunakan statistik deskriptif (rata‑rata & standar deviasi) dan statistik inferensi (MANOVA). Modul sebelum digunakan sudah melalui proses penilaian pakar, nilai kesahan kandungan modul rancangan pengajaran harian guru adalah 0.09 dan modul pengenalan strategi meta kreatif adalah 0.79. Hasil penelitian dapat membangun dua modul yaitu modul Rancangan Pengajaran Harian Guru strategi pembelajaran meta kreatif dan modul pengenalan strategi meta kreatif. Keputusan analisis MANOVA menunjukkan strategi pembelajaran meta-kreatif dapat meningkatkan pencapaian dalam produk kreatif dan amalan kreativitas pelajar, tidak menunjukkan berpengaruh kepada efikasi diri kreatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran meta‑kreatif dapat meningkatkan skor pencapaian produk kreatif dan amalan kreativitas pelajar, namun tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap efikasi diri kreatif.Pengembangan dua modul, yaitu modul Rancangan Pengajaran Harian Guru dan modul Pengenalan Strategi Meta Kreatif, berhasil mendukung proses pembelajaran dalam membuat busana wanita di SMK.Strategi ini dapat diaplikasikan di sekolah lain dengan mata pelajaran yang serupa untuk mengamalkan kreativitas dalam menghasilkan produk kreatif.

Dalam rangka memperluas pemahaman tentang pengaruh strategi meta‑kreatif, pertama, lakukan penelitian longitudinal selama setahun untuk menilai apakah peningkatan kemahiran kreatif dan efikasi diri kreatif dapat terwujud jika strategi dijalankan secara berkelanjutan. Kedua, teliti dampak integrasi teknologi digital—seperti aplikasi desain berbasis AI—dalam modul meta‑kreatif, dengan menanyakan apakah penggunaan alat digital menguatkan proses pemikiran divergen dan hasil produk kreatif. Ketiga, lakukan studi perbandingan antar sekolah menengah kejuruan di berbagai daerah, menanyakan bagaimana konteks sosial‑kultural memoderasi efektivitas strategi meta‑kreatif terhadap kompetensi produk kreatif. Dengan mengkaji ketiga arah studi ini, peneliti dapat mengidentifikasi faktor kontekstual dan mekanisme transfer yang memaksimalkan pembelajaran kreatif di lingkungan pendidikan tingkat menengah kejuruan.

Read online
File size852.86 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test