STIMI BJMSTIMI BJM
One moment, please...One moment, please...Pelatihan pembuatan sirup jeruk madang di Desa Lok Baintan dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian lokal. Selama ini, jeruk madang umumnya dipasarkan dalam bentuk buah segar dengan nilai ekonomi yang relatif rendah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan teknis, dan wawasan kewirausahaan masyarakat melalui pelatihan pengolahan jeruk madang menjadi produk sirup yang higienis dan bernilai jual. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi kewirausahaan, demonstrasi, praktik langsung, serta diskusi dan evaluasi hasil produk.
Pelatihan pembuatan sirup jeruk madang yang dilaksanakan di Desa Lok Baintan terbukti menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas masyarakat untuk mengelola potensi lokal secara produktif dan berkelanjutan.Melalui pendekatan partisipatif yang mengintegrasikan materi kewirausahaan dan praktik langsung, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis peserta dalam proses produksi, sanitasi, dan pengemasan produk, tetapi juga memperkuat pemahaman mereka mengenai aspek manajemen usaha, strategi pemasaran, serta pencatatan keuangan sederhana.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menghasilkan produk prototipe sirup jeruk madang yang memenuhi prinsip dasar higienitas dan memiliki potensi ekonomi untuk dikembangkan sebagai produk unggulan desa.
Untuk memastikan keberlanjutan dan dampak jangka panjang program, beberapa rekomendasi strategis dapat dilakukan. Pertama, diperlukan pendampingan lanjutan dalam pembentukan dan penguatan kelompok usaha bersama berbasis olahan jeruk madang. Kedua, masyarakat perlu dibimbing dalam penerapan standar mutu dan keamanan pangan secara konsisten. Ketiga, fasilitasi pengurusan legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), PIRT, dan sertifikasi halal perlu dilakukan. Keempat, pelatihan lanjutan mengenai pemasaran digital sangat diperlukan agar pelaku usaha mampu memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce. Kelima, peserta didorong untuk mengembangkan inovasi produk turunan jeruk madang. Keenam, penguatan kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah desa, pelaku UMKM, dan komunitas lokal sangat diperlukan.
| File size | 289 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
ADAIKEPRIADAIKEPRI Dengan jumlah kunjungan sebanyak empat kali pada hari yang berbeda dan kegiatan yang berbeda tetapi satu tujuan yaitu, menciptakan produk baru yaitu kripikDengan jumlah kunjungan sebanyak empat kali pada hari yang berbeda dan kegiatan yang berbeda tetapi satu tujuan yaitu, menciptakan produk baru yaitu kripik
STAINU MALANGSTAINU MALANG Pendidikan adalah kunci semua kemajuan dan perkembangan yang berkualitas, sebab dengan pendidikan manusia dapat mewujudkan semua potensi dirinya baik sebagaiPendidikan adalah kunci semua kemajuan dan perkembangan yang berkualitas, sebab dengan pendidikan manusia dapat mewujudkan semua potensi dirinya baik sebagai
SARI MUTIARASARI MUTIARA Masyarakat mendapatkan manfaat dari kegiatan ini yaitu peningkatan keterampilan dalam memanfaatkan media sosial untuk promosi, dengan saran agar kegiatanMasyarakat mendapatkan manfaat dari kegiatan ini yaitu peningkatan keterampilan dalam memanfaatkan media sosial untuk promosi, dengan saran agar kegiatan
UBUB Dukungan administratif dalam bentuk pengurusan NIB, izin PIRT, serta sertifikasi lainnya sangat krusial untuk memberikan kepastian hukum dan meningkatkanDukungan administratif dalam bentuk pengurusan NIB, izin PIRT, serta sertifikasi lainnya sangat krusial untuk memberikan kepastian hukum dan meningkatkan
BTPBTP Hasil selanjutnya peluang ditemukan 4 yaitu promosi produk baru, kerjasama dengan mitra bisnis local dan terdapat 3 ancaman yaitu penurunan margin keuntungan,Hasil selanjutnya peluang ditemukan 4 yaitu promosi produk baru, kerjasama dengan mitra bisnis local dan terdapat 3 ancaman yaitu penurunan margin keuntungan,
YBLIYBLI Efek samping yang paling umum terjadi sebesar 56,7% adalah meningkatnya resiko gastritis. Pembuatan balsem dan minyak aromatherapy sebagai counterirritantEfek samping yang paling umum terjadi sebesar 56,7% adalah meningkatnya resiko gastritis. Pembuatan balsem dan minyak aromatherapy sebagai counterirritant
UNIPASBYUNIPASBY Dari kegiatan pelatihan ini menghasilkan desain busana yang dipresentasikan dalam acara fashion show Spotlight di Jakarta dan East Java Fashion HarmonyDari kegiatan pelatihan ini menghasilkan desain busana yang dipresentasikan dalam acara fashion show Spotlight di Jakarta dan East Java Fashion Harmony
GMPIONLINEGMPIONLINE Mayoritas laporan proyek mahasiswa berada dalam kategori kreatif, dengan sebagian kecil dalam kategori sangat kreatif dan cukup kreatif. Secara keseluruhan,Mayoritas laporan proyek mahasiswa berada dalam kategori kreatif, dengan sebagian kecil dalam kategori sangat kreatif dan cukup kreatif. Secara keseluruhan,
Useful /
STIMI BJMSTIMI BJM dilaksanakan sebagai bagian dari program “BUMDes Gedang Selirang Menuju Kemandirian Energi Melalui Pengolahan Sampah Organik Menjadi Biogas yang didanaidilaksanakan sebagai bagian dari program “BUMDes Gedang Selirang Menuju Kemandirian Energi Melalui Pengolahan Sampah Organik Menjadi Biogas yang didanai
UBUB Hasil tangkapan ikan di Desa Bulo diantaranya ikan tuna dengan menggunakan alat tangkap layang-layang. Pemasaran hasil tangkap lingkup lokal, penurunanHasil tangkapan ikan di Desa Bulo diantaranya ikan tuna dengan menggunakan alat tangkap layang-layang. Pemasaran hasil tangkap lingkup lokal, penurunan
UMUM Teknologi pada era sekarang juga berkembang sangat pesat oleh karena itu diperlukan juga penyesuaian terhadap media pembelajaran yang berbasis teknologi.Teknologi pada era sekarang juga berkembang sangat pesat oleh karena itu diperlukan juga penyesuaian terhadap media pembelajaran yang berbasis teknologi.
UNTAGUNTAG Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X‑XI MA Bahr Ulum Kupang Jetis Mojokerto tahun ajaran 2012‑2013. Desain penelitian kuantitatif dengan menggunakanSubjek penelitian ini adalah siswa kelas X‑XI MA Bahr Ulum Kupang Jetis Mojokerto tahun ajaran 2012‑2013. Desain penelitian kuantitatif dengan menggunakan