LEMBAGA KITALEMBAGA KITA
International Journal of Management Science and Information TechnologyInternational Journal of Management Science and Information TechnologyPenelitian ini mengeksplorasi peran kepuasan kerja sebagai variabel pemediasi dalam hubungan antara pelatihan, lingkungan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja perusahaan kargo domestik. Sektor logistik kargo semakin menghadapi tantangan dari persaingan yang meningkat, perubahan teknologi yang cepat, dan perubahan tuntutan layanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan tinjauan literatur sistematis. Data sekunder dikumpulkan dari jurnal-jurnal ilmiah terpercaya yang terindeks di basis data seperti Scopus, Springer, Elsevier, Emerald, dan Web of Science. Data dianalisis menggunakan analisis konten untuk memeriksa hubungan konsep di antara variabel kunci. Temuan menunjukkan bahwa pelatihan, lingkungan kerja, dan budaya organisasi secara signifikan mempengaruhi kinerja perusahaan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan kerja sebagai variabel pemediasi. Dari perspektif manajerial, penelitian ini menekankan kebutuhan perusahaan kargo untuk menerapkan program pelatihan berkelanjutan, menciptakan lingkungan kerja yang mendukung, dan menumbuhkan budaya organisasi yang positif untuk meningkatkan kepuasan karyawan dan mencapai hasil kinerja yang berkelanjutan.
Berdasarkan tujuan penelitian, formulasi masalah, serta hasil dan pembahasan, penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan, lingkungan kerja, dan budaya kerja memainkan peran penting dalam mempengaruhi kepuasan kerja dan kinerja perusahaan kargo domestik.Pelatihan terbukti meningkatkan kepuasan kerja karyawan dengan meningkatkan kompetensi dan kepercayaan diri dalam melaksanakan tugas operasional.Demikian pula, lingkungan kerja yang mendukung, baik fisik maupun non-fisik, berkontribusi pada tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi dengan menciptakan kenyamanan, keamanan, dan kolaborasi yang efektif.Budaya kerja, yang ditandai dengan disiplin, kerja tim, dan integritas, juga memperkuat kepuasan karyawan dengan menciptakan iklim organisasi yang positif dan profesional.Selain itu, pelatihan, lingkungan kerja, dan budaya kerja masing-masing memiliki dampak langsung pada kinerja perusahaan, khususnya dalam meningkatkan efisiensi operasional, kualitas layanan, dan daya saing di sektor logistik.Kepuasan kerja itu sendiri merupakan penentu kritis kinerja organisasi, karena karyawan yang puas cenderung menunjukkan motivasi, produktivitas, dan tanggung jawab yang lebih tinggi.Selain itu, penelitian ini mengonfirmasi peran kepuasan kerja sebagai variabel pemediasi, di mana pelatihan, lingkungan kerja, dan budaya kerja secara tidak langsung mempengaruhi kinerja perusahaan melalui peningkatan kepuasan karyawan.Dengan demikian, meningkatkan kepuasan kerja menjadi jalur strategis bagi organisasi untuk memaksimalkan efektivitas praktik sumber daya manusia dan mencapai kinerja yang berkelanjutan di perusahaan kargo domestik.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang baru:. . 1. Mengembangkan penelitian kuantitatif atau metode campuran dengan melibatkan langsung responden dari perusahaan kargo domestik untuk memberikan bukti empiris yang lebih kuat dan dapat diukur mengenai hubungan di antara variabel yang diteliti. Dengan mengumpulkan data primer melalui survei, wawancara, atau teknik gabungan, penelitian selanjutnya dapat mengvalidasi dan menggeneralisasi hubungan konsep yang diidentifikasi dalam penelitian ini secara lebih kuat.. . 2. Menerapkan analisis statistik lanjutan untuk memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai kekuatan, arah, dan signifikansi pengaruh antara pelatihan, lingkungan kerja, budaya kerja, kepuasan kerja, dan kinerja perusahaan. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkaya kontribusi akademik topik ini sekaligus memberikan rekomendasi yang lebih praktis dan berbasis data bagi pengambil keputusan di industri logistik dan kargo.. . 3. Mempertimbangkan implikasi manajerial dari penelitian ini, yaitu kebutuhan perusahaan kargo domestik untuk mengintegrasikan strategi pengembangan sumber daya manusia dengan inisiatif peningkatan kinerja organisasi yang lebih luas. Pendekatan terintegrasi ini memungkinkan perusahaan untuk menyelaraskan kompetensi karyawan, kepuasan kerja, dan budaya organisasi dengan tujuan operasional, sehingga menciptakan sistem kinerja yang lebih efektif dan berkelanjutan. Dengan berinvestasi dalam pelatihan berkelanjutan, menciptakan lingkungan kerja yang mendukung, dan memperkuat budaya kerja yang positif, manajemen dapat meningkatkan keterlibatan dan produktivitas karyawan, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan dan keandalan operasional. Selain itu, menyelaraskan praktik sumber daya manusia ini dengan tujuan kinerja strategis memungkinkan perusahaan untuk merespons tantangan industri dengan lebih efektif, seperti peningkatan persaingan dan kemajuan teknologi. Akibatnya, perusahaan kargo domestik dapat mencapai efisiensi operasional yang lebih besar, mempertahankan standar layanan yang tinggi, dan memperkuat daya saing mereka dalam sistem rantai pasok nasional.
- abnusjournal.com. abnusjournal click enter abnusjournal.com/jtla/article/view/42abnusjournal abnusjournal click enter abnusjournal jtla article view 42
- Pengaruh Manajemen Aset Dan Struktur Modal Terhadap Kinerja Perusahaan | Journal of Economic, Bussines... doi.org/10.31539/costing.v7i3.8345Pengaruh Manajemen Aset Dan Struktur Modal Terhadap Kinerja Perusahaan Journal of Economic Bussines doi 10 31539 costing v7i3 8345
- Determinant Organization Commitment and Development Organization: Analysis Servant Leadership, Transformational... doi.org/10.55927/fjmr.v2i3.3356Determinant Organization Commitment and Development Organization Analysis Servant Leadership Transformational doi 10 55927 fjmr v2i3 3356
- Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Lingkungan Kerja dan Budaya Kerja Terhadap Kinerja Karyawan... doi.org/10.63217/fibonacci.v1i4.126Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja K3 Lingkungan Kerja dan Budaya Kerja Terhadap Kinerja Karyawan doi 10 63217 fibonacci v1i4 126
| File size | 369.66 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
ISHAISHA 43 Namun, fenomena ini menjadi umum atau bisnis seperti biasa akibat konteks otoriter yudisial. 44 Sementara itu, kebijakan politik negara tidak memiliki43 Namun, fenomena ini menjadi umum atau bisnis seperti biasa akibat konteks otoriter yudisial. 44 Sementara itu, kebijakan politik negara tidak memiliki
IAIC PUBLISHERIAIC PUBLISHER Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, melibatkan 50 responden yang diambil melalui purposive sampling, yaitu karyawan aktif yang menggunakanPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, melibatkan 50 responden yang diambil melalui purposive sampling, yaitu karyawan aktif yang menggunakan
UMWUMW Fokus pada pelanggan tergolong baik, namun pengelolaan kapasitas perlu ditingkatkan. Sistem pengukuran kinerja efektif tetapi membutuhkan pelatihan tambahan.Fokus pada pelanggan tergolong baik, namun pengelolaan kapasitas perlu ditingkatkan. Sistem pengukuran kinerja efektif tetapi membutuhkan pelatihan tambahan.
UNIBAUNIBA Jenis penelitian yang digunakan merupakan jenis penelitian kuantitatif. Alat analisis yang digunakan, yaitu regresi linear berganda. Teknik pengambilanJenis penelitian yang digunakan merupakan jenis penelitian kuantitatif. Alat analisis yang digunakan, yaitu regresi linear berganda. Teknik pengambilan
RAHARJARAHARJA Untuk itu artikel ini memuat dan menjelaskan konsep, tujuan, pilar kritis dan prinsip penerapan IT governance, strategi pengembangan dan implementasi programUntuk itu artikel ini memuat dan menjelaskan konsep, tujuan, pilar kritis dan prinsip penerapan IT governance, strategi pengembangan dan implementasi program
RAHARJARAHARJA Ketika mobilitas manusia sangat tinggi berbagai permasalahan muncul, salah satunya adalah peningkatan kepadatan pengguna jalan raya yang menyebabkan peningkatanKetika mobilitas manusia sangat tinggi berbagai permasalahan muncul, salah satunya adalah peningkatan kepadatan pengguna jalan raya yang menyebabkan peningkatan
RAHARJARAHARJA Bengawan Solo merupakan sungai terpanjang di Pulau Jawa, sehingga memerlukan sistem pengelolaan yang baik. Manajemen sungai merupakan bidang hidrologiBengawan Solo merupakan sungai terpanjang di Pulau Jawa, sehingga memerlukan sistem pengelolaan yang baik. Manajemen sungai merupakan bidang hidrologi
RAHARJARAHARJA Setiap organisasi perlu mengembangkan kemampuan atau keunggulan bersaingnya agar dapat bertahan, bersaing, dan mempertahankan kelangsungan hidupnya denganSetiap organisasi perlu mengembangkan kemampuan atau keunggulan bersaingnya agar dapat bertahan, bersaing, dan mempertahankan kelangsungan hidupnya dengan
Useful /
RAHARJARAHARJA Penulis juga membuat flowchart, UML dan literature review mengenai Wiki sebagai metode penelitiannya. Penelitian ini bertujuan agar mahasiswa dapat mengerjakanPenulis juga membuat flowchart, UML dan literature review mengenai Wiki sebagai metode penelitiannya. Penelitian ini bertujuan agar mahasiswa dapat mengerjakan
RAHARJARAHARJA Pada implementasinya ditampilkan tampilan prototype dari aplikasi iRME. Maka dapat disimpulkan bahwa kontribusi sistem iRME dapat mengakomodir dan memfasilitasiPada implementasinya ditampilkan tampilan prototype dari aplikasi iRME. Maka dapat disimpulkan bahwa kontribusi sistem iRME dapat mengakomodir dan memfasilitasi
LPPM STIEATMABHAKTILPPM STIEATMABHAKTI Kinerja keuangan dinilai melalui berbagai rasio keuangan kunci, termasuk likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan rasio aktivitas, yang mencerminkanKinerja keuangan dinilai melalui berbagai rasio keuangan kunci, termasuk likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan rasio aktivitas, yang mencerminkan
LPPM STIEATMABHAKTILPPM STIEATMABHAKTI Dukungan kelembagaan dan pelatihan yang memadai bagi guru/dosen sangat diperlukan agar gamifikasi dapat menjadi pendekatan pembelajaran yang tidak hanyaDukungan kelembagaan dan pelatihan yang memadai bagi guru/dosen sangat diperlukan agar gamifikasi dapat menjadi pendekatan pembelajaran yang tidak hanya