UNIGALUNIGAL

Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan AgribisnisMimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi susu kambing PE di Kelompok Peternak Agribisnis As-Salam., dan (2) Tingkat efisiensi teknis yang dicapai pada usaha ternak kambing PE di Kelompok Peternak Agribisnis As-Salam. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan studi kasus pada Kelompok Peternak Agribisnis As-Salam yang beranggotakan 26 orang dan keseluruhannya diambil sebagai sampel penelitian atau dilaksanakan sensus. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi susu kambing PE dan tingkat efisiensi teknis yang dicapai pada usaha ternak kambing PE di Kelompok Peternak Agribisnis As-Salam dianalisis dengan menggunakan fungsi produksi frontier stokhastik dimana pendugaan parameter dilakukan dengan menggunakan software Front41. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi susu kambing PE Kelompok Agribisnis As-Salam di Kota Tasikmalaya adalah jumlah kepemilikan ternak, tenaga kerja, pakan konsentrat dan obat-obatan. Sedangkan pakan hijauan tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi susu kambing PE di Kota Tasikmalaya, dan (2) Tingkat efisiensi teknis yang dicapai pada usaha ternak kambing PE Kelompok Agribisnis As-Salam di Kota Tasikmalaya berkisar antara 39,78% sampai dengan 99,04% dengan rata-rata sebesar 77,46%. Peternak yang mencapai efisiensi teknis di atas 70% sebanyak 17 orang, sedangkan yang mencapai efisiensi teknis di bawah atau sama dengan 70% sebanyak 9 orang.

Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap produksi susu kambing PE adalah jumlah kepemilikan ternak, tenaga kerja, pakan konsentrat, dan obat-obatan, sementara pakan hijauan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan.Tingkat efisiensi teknis usaha ternak kambing PE di Kelompok Agribisnis As-Salam bervariasi dari 39,78% hingga 99,04%, dengan rata-rata capaian sebesar 77,46%.Sebagian besar peternak, yaitu 17 orang dari 26 orang, telah mencapai efisiensi teknis di atas 70%, namun masih ada 9 orang yang efisiensinya perlu ditingkatkan.

Penelitian berikutnya bisa mencari tahu mengapa pakan rumput biasa tidak terlalu berpengaruh terhadap hasil susu kambing. Sebuah studi dapat membandingkan apa yang terjadi jika peternak beralih menggunakan pakan hijauan yang lebih bergizi, seperti rumput unggul atau hasil fermentasi, terhadap biaya yang dikeluarkan dan jumlah susu yang didapat. Selain itu, karena kemampuan sebagian peternak masih terbatas, penting juga untuk meneliti seberapa efektif program pelatihan yang diberikan. Penelitian ini bisa mengukur produktivitas peternak sebelum dan sesudah dibina secara intensif tentang cara memberi pakan, menjaga kesehatan, dan memerah susu yang benar untuk melihat seberapa besar peningkatannya. Terakhir, karena penelitian ini hanya dilakukan di satu tempat dan kebanyakan peternak menganggapnya sebagai kerja sampingan, akan sangat menarik untuk membandingkan cara pengelolaan dan tingkat keuntungan antara peternak yang serius menjadikan ternak kambing sebagai bisnis utama dengan mereka yang hanya mengurusnya di waktu luang.

  1. #pakan ternak#pakan ternak
  2. #kapasitas produksi#kapasitas produksi
Read online
File size154.03 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-1dB
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test