UEUUEU
Lex JurnalicaLex JurnalicaKasus Codeblu versus Clairmont Patisserie merupakan salah satu ilustrasi konkret ketidakpastian hukum dalam penerapan Pasal 27A UU ITE terhadap konten influencer yang melakukan ulasan produk atau layanan. Ketidakpastian hukum bersumber dari ambiguitas definisi pencemaran nama baik dalam konteks digital, inkonsistensi interpretasi yudisial, ketidaksesuaian kerangka hukum konvensional dengan karakteristik media sosial, serta ketegangan antara hak konsumen untuk menyampaikan pendapat dengan hak pelaku usaha untuk dilindungi dari informasi yang merusak reputasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer tidak memiliki pegangan yang jelas mengenai batasan hukum dalam membuat konten ulasan, menciptakan zona abu-abu yang luas dan efek menakutkan terhadap kebebasan berekspresi. Mewujudkan kepastian hukum memerlukan reformulasi norma yang membedakan pernyataan fakta dan opini, pengembangan standar pembuktian yang jelas dan terukur, implementasi graduated response framework, penguatan peran platform digital dalam co-regulation, serta pengembangan literasi digital dan kode etik profesional influencer. Upaya komprehensif ini diperlukan untuk menyeimbangkan perlindungan reputasi pelaku usaha dengan kebebasan berekspresi dalam ekosistem ekonomi digital Indonesia.
Penerapan Pasal 27A UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang pencemaran nama baik terhadap konten influencer mengalami ketidakpastian hukum yang signifikan, sebagaimana tercermin dalam kasus Codeblu versus Clairmont Patisserie.Ketidakpastian ini bersumber dari ambiguitas definisi menyerang kehormatan atau nama baik dan menuduhkan suatu hal, serta inkonsistensi interpretasi hukum, ketidaksesuaian kerangka hukum konvensional dengan karakteristik media digital yang memiliki kecepatan penyebaran eksponensial dan algoritma.Mewujudkan kepastian hukum memerlukan reformulasi norma yang membedakan antara pernyataan fakta dan opini, ulasan konsumen berbasis pengalaman personal dengan tuduhan faktual, serta mengintroduksi konsep hak istimewa kepentingan publik.Diperlukan pula pengembangan standar pembuktian yang jelas dalam co-regulation, implementasi graduated response framework yang proporsional, penguatan peran platform digital, serta pengembangan literasi digital dan kode etik profesional influencer.Upaya komprehensif ini penting untuk menyeimbangkan perlindungan reputasi pelaku usaha dengan kebebasan berekspresi dan hak konsumen dalam ekosisem ekonomi digital.
Untuk mencapai kepastian hukum dalam perlindungan nama baik merek dari praktik pencemaran nama baik oleh influencer, diperlukan beberapa langkah fundamental. Pertama, perlu ada reformulasi definisi pencemaran nama baik yang lebih spesifik dan operasional untuk konteks digital. Definisi saat ini dalam Pasal 27A UU ITE masih terlalu abstrak dan tidak memberikan guidance yang memadai. Reformulasi ini harus dimulai dengan perbedaan yang tegas antara beberapa kategori konten yang saat ini tercampur dalam satu pasal yang sama. Kedua, diperlukan pengembangan standar pembuktian yang jelas dan terukur, baik untuk unsur mens rea maupun actus reus dari delik pencemaran nama baik. Ketiga, perlu diperkenalkan konsep hak istimewa yang sah untuk konten yang dibuat dalam kepentingan publik. Selain itu, pengembangan literasi digital dan etika influencer menjadi sangat penting untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan influencer. Program literasi digital harus mencakup pemahaman mengenai prinsip-prinsip hukum pencemaran nama baik, kewajiban verifikasi faktual, dan hak serta kewajiban konsumen dalam menyampaikan review. Selain itu, perlu dikembangkan kode etik profesional untuk influencer yang mengatur standar perilaku dalam membuat konten review.
- Pengaruh Electronic Word of Mouth (E-Wom), Brand Image dan Brand Trust Terhadap Keputusan Pembelian Bedak... openjournal.unpam.ac.id/index.php/JEE/article/view/28748Pengaruh Electronic Word of Mouth E Wom Brand Image dan Brand Trust Terhadap Keputusan Pembelian Bedak openjournal unpam ac index php JEE article view 28748
- Ekuivalensi Kebebasan Berekspresi dan Perlindungan Nama Baik Pasca Perubahan Undang-Undang Informasi... doi.org/10.61104/alz.v3i2.1104Ekuivalensi Kebebasan Berekspresi dan Perlindungan Nama Baik Pasca Perubahan Undang Undang Informasi doi 10 61104 alz v3i2 1104
- Menilai Implementasi Undang Undang ITE dalam Menegakkan Kepastian Hukum Terhadap Kasus Pencemaran Nama... jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/979Menilai Implementasi Undang Undang ITE dalam Menegakkan Kepastian Hukum Terhadap Kasus Pencemaran Nama jurnal ranahresearch index php R2J article view 979
| File size | 241.23 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNRIUNRI Oleh karena itu, transformasi politik generasi Z melalui TikTok dapat dipahami sebagai pergeseran pola partisipasi politik dari cara konvensional menujuOleh karena itu, transformasi politik generasi Z melalui TikTok dapat dipahami sebagai pergeseran pola partisipasi politik dari cara konvensional menuju
UNRIUNRI Pendekatan Sistem dalam implementasi kebijakan ini menonjolkan pentingnya regulasi, nilai budaya, dan restrukturisasi organisasi untuk memperkuat pelaksanaanPendekatan Sistem dalam implementasi kebijakan ini menonjolkan pentingnya regulasi, nilai budaya, dan restrukturisasi organisasi untuk memperkuat pelaksanaan
UNRIUNRI Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Suku Akit mengalami kesenjangan sosial dan ekonomi dilihat dari empat aspek yakni tingkat kemiskinan, mataHasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Suku Akit mengalami kesenjangan sosial dan ekonomi dilihat dari empat aspek yakni tingkat kemiskinan, mata
UNRIUNRI Kerjasama antara pemerintah dan sektor swasta melalui konsep Public Private Partnership (PPP) dianggap sebagai solusi potensial untuk membangun infrastrukturKerjasama antara pemerintah dan sektor swasta melalui konsep Public Private Partnership (PPP) dianggap sebagai solusi potensial untuk membangun infrastruktur
UNRIUNRI Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat implementasi kebijakan pengelolaan pasar rakyat Jambangan menggunakan teori implementasi kebijakanOleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat implementasi kebijakan pengelolaan pasar rakyat Jambangan menggunakan teori implementasi kebijakan
UNRIUNRI Di era globalisasi seperti sekarang, kemajuan teknologi semakin pesat. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti meningkatnya persaingan antar negara,Di era globalisasi seperti sekarang, kemajuan teknologi semakin pesat. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti meningkatnya persaingan antar negara,
UNRIUNRI Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif ini dengan pendekatan kualitatif. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan programMetode penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif ini dengan pendekatan kualitatif. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program
UNRIUNRI Kesimpulan dari penelitian ini adalah terjadinya peningkatan kualitas layananan yang diterapkan oleh Kantor BPJS kesehatan ada banyaknya terdapat manfaatKesimpulan dari penelitian ini adalah terjadinya peningkatan kualitas layananan yang diterapkan oleh Kantor BPJS kesehatan ada banyaknya terdapat manfaat
Useful /
UEUUEU Ada beberapa kondisi tertentu yang secara kodrati melekat pada perempuan dan kondisi tersebut menghalangi perempuan dalam melakukan pekerjaannya. MelihatAda beberapa kondisi tertentu yang secara kodrati melekat pada perempuan dan kondisi tersebut menghalangi perempuan dalam melakukan pekerjaannya. Melihat
UEUUEU Tujuan penelitian ini adalah mengetahui, memahami, dan menganalisis kedudukan akta wasiat yang dibuat berdasarkan resume rapat keluarga pewaris serta tanggungTujuan penelitian ini adalah mengetahui, memahami, dan menganalisis kedudukan akta wasiat yang dibuat berdasarkan resume rapat keluarga pewaris serta tanggung
UNRIUNRI Metode deskriptif kualitatif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa pemberian hibahMetode deskriptif kualitatif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa pemberian hibah
UNRIUNRI Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil menunjukkan bahwa meskipun ada kemajuan, sebagian masyarakat masih kurangMetode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil menunjukkan bahwa meskipun ada kemajuan, sebagian masyarakat masih kurang