STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti RapihI Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti RapihLatar belakang: Mahasiswa biasanya menghabiskan 6–8 jam bersebelahan duduk setiap harinya, yang dapat meningkatkan risiko nyeri punggung bawah (NPU). Penelitian ini bertujuan memetakan pola lama duduk dan memperkirakan hubungan antara durasi duduk dan keluhan NPU pada mahasiswa STIKES Panti Rapih Yogyakarta. Metode: Survei cross‑sectional dengan 243 responden menggunakan standar kuisioner ODI (Oswestry Disability Index). Hasil: 88,5 % mahasiswa duduk lebih dari 30 menit per hari; p‑value Fisher = 1,000 >0,05 menunjukkan tidak ada hubungan statistik. Kesimpulan: Durasi duduk tidak berhubungan signifikan dengan keluhan NPU di kelompok ini. Kata kunci: lama duduk, nyeri punggung bawah, ODI.
Durasi duduk mahasiswa tidak menunjukkan hubungan statistik dengan keluhan nyeri punggung bawah.Sebagian besar responden mengalami disabilitas minimal terlepas dari berapa lama mereka duduk.Faktor lain seperti postur, aktivitas fisik, dan faktor psikososial mungkin memiliki peran lebih besar dalam memicu nyeri punggung bawah.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memperjelas peran variabel-variabel ini.
Pertimbangkan studi longitudinal yang melacak perubahan lama duduk, postur, dan aktivitas fisik mahasiswa selama satu semester untuk mengidentifikasi pola kekeruhan nyeri punggung bawah. Selanjutnya, lakukan evaluasi intervensi ergonomi berbasis hibrid (gerakan aktif dan peregangan) melalui modul pembelajaran daring, lalu ukur dampaknya pada frekuensi dan intensitas nyeri punggung bawah. Akhirnya, gunankan pendekatan multivariate dengan menganalisis variabel psikologis (stres, kepuasan belajar) dan sosial (dukungan teman) untuk menentukan prediktor utama nyeri punggung bawah di kalangan mahasiswa.
| File size | 271.42 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
URECOLURECOL Aerobic exercise ialah aktivitas olahraga secara sistematis dengan peningkatan beban secara bertahap dan terus menerus yang menggunakan energi yang berasalAerobic exercise ialah aktivitas olahraga secara sistematis dengan peningkatan beban secara bertahap dan terus menerus yang menggunakan energi yang berasal
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Diabetes melitus tipe 2 terjadi ketika tubuh tidak lagi mampu menghasilkan insulin secara memadai atau tidak dapat memanfaatkannya secara efektif. BerdasarkanDiabetes melitus tipe 2 terjadi ketika tubuh tidak lagi mampu menghasilkan insulin secara memadai atau tidak dapat memanfaatkannya secara efektif. Berdasarkan
UMBJMUMBJM Pengalaman keluarga menghadapi stigma klien gangguan jiwa merupakan cara keluarga menjalani hidup dengan harapan akan kuat menghadapi stigma sosial danPengalaman keluarga menghadapi stigma klien gangguan jiwa merupakan cara keluarga menjalani hidup dengan harapan akan kuat menghadapi stigma sosial dan
PELNIPELNI Salah satu metode non-farmakologis yang efektif dalam menurunkan kadar gula darah adalah melalui aktivitas fisik ringan, seperti senam kaki. Senam kakiSalah satu metode non-farmakologis yang efektif dalam menurunkan kadar gula darah adalah melalui aktivitas fisik ringan, seperti senam kaki. Senam kaki
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan kepatuhan diet terhadap komplikasi neuropati pada pasien diabetes melitus di Rumah Sakit UmumTujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan kepatuhan diet terhadap komplikasi neuropati pada pasien diabetes melitus di Rumah Sakit Umum
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Hasil pengkajian menunjukkan adanya kelemahan pada kedua ekstremitas bawah dengan kekuatan otot skala 2222 dimana otot dapat menggerakkan sendi tetapiHasil pengkajian menunjukkan adanya kelemahan pada kedua ekstremitas bawah dengan kekuatan otot skala 2222 dimana otot dapat menggerakkan sendi tetapi
UNRIUNRI Penelitian ini menggunakan pendekatan pengumpulan data seperti observasi, wawancara, survei, dan kuesioner. Penelitian ini menggunakan teknik analisisPenelitian ini menggunakan pendekatan pengumpulan data seperti observasi, wawancara, survei, dan kuesioner. Penelitian ini menggunakan teknik analisis
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR According to the NTT Health Office in 2015, several areas in NTT that experienced more than 200 cases of malnutrition were in Kupang City, Kupang District,According to the NTT Health Office in 2015, several areas in NTT that experienced more than 200 cases of malnutrition were in Kupang City, Kupang District,
Useful /
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Faktor jumlah item obat terbukti mempengaruhi lamanya waktu tunggu, namun tetap dalam kategori sesuai standar. Dengan demikian, mutu pelayanan kefarmasianFaktor jumlah item obat terbukti mempengaruhi lamanya waktu tunggu, namun tetap dalam kategori sesuai standar. Dengan demikian, mutu pelayanan kefarmasian
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, lalu dianalisis dengan uji Paired Sample T-Test. Hasil menunjukkan sebelum intervensiData dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, lalu dianalisis dengan uji Paired Sample T-Test. Hasil menunjukkan sebelum intervensi
UNRIUNRI Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan aparatur Disdukcapil,Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan aparatur Disdukcapil,
UNRIUNRI Metodologi kualitatif deskriptif menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan masih kurang efektif karena minim inovasi dan kurang ketegasan dalam penertiban.Metodologi kualitatif deskriptif menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan masih kurang efektif karena minim inovasi dan kurang ketegasan dalam penertiban.