STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan LhokseumaweJurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan LhokseumaweDiabetes Melitus adalah penyakit yang dapat menyebabkan komplikasi serius dan mengancam jiwa, ditandai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein dalam tubuh. Kondisi ini menyebabkan peningkatan atau ketidakstabilan kadar glukosa dalam darah, yang dapat berujung pada komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang tepat untuk menstabilkan kadar gula darah, kepatuhan terhadap diet atau terapi gizi menjadi salah satu faktor dalam keberhasilan manajemen diabetes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan kepatuhan diet terhadap komplikasi neuropati pada pasien diabetes melitus di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin.
Berdasarkan hasil penelitian, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan diet terhadap komplikasi neuropati pada pasien diabetes melitus di Rumah Sakit Umum Daerah dr.Hal ini dipengaruhi oleh faktor usia, lamanya menderita diabetes melitus, serta faktor pendidikan responden.Selain kepatuhan diet, terdapat faktor lain yang berkontribusi mencegah munculnya komplikasi pada pasien diabetes, seperti tingkat pemahaman melalui edukasi, keterlibatan dalam aktivitas fisik, serta penggunaan terapi farmakologi.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang berfokus pada faktor-faktor lain yang mempengaruhi komplikasi neuropati pada pasien diabetes melitus, seperti tingkat pemahaman melalui edukasi, aktivitas fisik, dan penggunaan terapi farmakologi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif dalam meningkatkan kepatuhan diet dan mengurangi risiko komplikasi pada pasien diabetes. Terakhir, studi komparatif antara pasien diabetes dengan dan tanpa komplikasi neuropati dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang faktor-faktor risiko dan strategi pencegahan yang efektif.
- DOI Name 10.54460 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 09z crossref email support... doi.org/10.54460DOI Name 10 54460 Values doi name values index type timestamp data hs serv 09z crossref email support doi 10 54460
- Hubungan Aktivitas Fisik dan Kepatuhan Diet dengan Kadar Glukosa Darah Pasien DM Tipe 2 | Jurnal Ilmu... ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id/index.php/JIG/article/view/2122Hubungan Aktivitas Fisik dan Kepatuhan Diet dengan Kadar Glukosa Darah Pasien DM Tipe 2 Jurnal Ilmu ejournal poltekkes denpasar ac index php JIG article view 2122
| File size | 285.13 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Hasil penelitian menunjukkan 94 orang (79,7%) perawat memiliki pengetahuan baik dan 24 orang (20,3%) perawat memiliki pengetahuan cukup dalam pencegahanHasil penelitian menunjukkan 94 orang (79,7%) perawat memiliki pengetahuan baik dan 24 orang (20,3%) perawat memiliki pengetahuan cukup dalam pencegahan
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe, waktu tunggu pelayanan resep sudah sesuai dengan SOPBerdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe, waktu tunggu pelayanan resep sudah sesuai dengan SOP
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Penelitian dilakukan di poli rawat jalan dengan jumlah populasi sebanyak 14.542 dan besar sampel sebanyak 221 responden. Hasil penelitian menunjukkan gambaranPenelitian dilakukan di poli rawat jalan dengan jumlah populasi sebanyak 14.542 dan besar sampel sebanyak 221 responden. Hasil penelitian menunjukkan gambaran
HTPHTP Variabel dukungan keluarga merupakan variabel konfounding (POR: 2,00 95% CI: 0,87‑4,59). Disarankan pada instansi terkait perlunya dilakukan upaya untukVariabel dukungan keluarga merupakan variabel konfounding (POR: 2,00 95% CI: 0,87‑4,59). Disarankan pada instansi terkait perlunya dilakukan upaya untuk
HTPHTP Data Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru tahun 2010 menunjukkan bahwa hipertensi merupakan penyakit nomor tiga terbesar di Puskesmas dengan persentase 15,6%.Data Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru tahun 2010 menunjukkan bahwa hipertensi merupakan penyakit nomor tiga terbesar di Puskesmas dengan persentase 15,6%.
4141 Rata-rata nilai R/C lebih dari 1, yaitu 2,32, menunjukkan bahwa untuk setiap Rp1 yang dikeluarkan diperoleh keuntungan 2,32 kali lipat, sehingga usahaRata-rata nilai R/C lebih dari 1, yaitu 2,32, menunjukkan bahwa untuk setiap Rp1 yang dikeluarkan diperoleh keuntungan 2,32 kali lipat, sehingga usaha
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Karena keduanya menyebabkan perih dan tekanan di dada, nyeri dada akibat GERD mirip dengan serangan jantung. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang membedakanKarena keduanya menyebabkan perih dan tekanan di dada, nyeri dada akibat GERD mirip dengan serangan jantung. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang membedakan
4141 Pengeluaran rumah tangga nelayan terdiri dari kebutuhan pangan sebesar Rp 886.000 dan non pangan sebesar Rp 368. Nilai Tukar Nelayan (NTN) sebesar 1,85Pengeluaran rumah tangga nelayan terdiri dari kebutuhan pangan sebesar Rp 886.000 dan non pangan sebesar Rp 368. Nilai Tukar Nelayan (NTN) sebesar 1,85
Useful /
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Proses pemantauan dilakukan rutin melalui stok opname bulanan sehingga mencegah penggunaan obat kedaluwarsa pada pasien. Sistem ini telah berjalan sesuaiProses pemantauan dilakukan rutin melalui stok opname bulanan sehingga mencegah penggunaan obat kedaluwarsa pada pasien. Sistem ini telah berjalan sesuai
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Aktivitas fisik sangat diperlukan oleh ibu hamil untuk melatih pernapasan dan relaksasi ibu hamil. Namun, selama kehamilan terjadi perubahan fisik danAktivitas fisik sangat diperlukan oleh ibu hamil untuk melatih pernapasan dan relaksasi ibu hamil. Namun, selama kehamilan terjadi perubahan fisik dan
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif di Indonesia masih rendah, yaitu hanya sebesar 20%. Rendahnya pemberian ASI eksklusif berdampak negatif bagiPemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif di Indonesia masih rendah, yaitu hanya sebesar 20%. Rendahnya pemberian ASI eksklusif berdampak negatif bagi
HTPHTP Di Rokan Hulu terjadi peningkatan kasus DBD tiga tahun terakhir. Pada tahun 2008 tercatat 61 kasus (insiden 15,95 per 100.000 penduduk), tahun 2009 sebanyakDi Rokan Hulu terjadi peningkatan kasus DBD tiga tahun terakhir. Pada tahun 2008 tercatat 61 kasus (insiden 15,95 per 100.000 penduduk), tahun 2009 sebanyak