STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan LhokseumaweJurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan LhokseumaweKementerian Kesehatan RI menetapkan standar waktu tunggu maksimal 30 menit untuk resep non-racikan dan 60 menit untuk resep racikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran waktu tunggu pelayanan resep di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe serta kesesuaiannya dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data secara observasi langsung pada 100 sampel resep, yang terdiri dari 73 resep non-racikan dan 27 resep racikan. Data diperoleh dengan mencatat waktu penerimaan resep dan waktu penyerahan obat, kemudian dihitung rata-rata waktu tunggu setiap kategori resep. Analisis dilakukan secara univariat untuk membandingkan hasil dengan standar waktu tunggu yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu tunggu resep non-racikan adalah 2 menit, sedangkan resep racikan 5 menit. Kedua hasil tersebut masih berada di bawah standar maksimal yang ditetapkan, sehingga dapat disimpulkan bahwa pelayanan resep di Puskesmas Muara Satu sudah sesuai dengan SOP internal dan SPM Kementerian Kesehatan. Faktor jumlah item obat terbukti mempengaruhi lamanya waktu tunggu, namun tetap dalam kategori sesuai standar. Dengan demikian, mutu pelayanan kefarmasian di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe telah memenuhi indikator pelayanan yang baik. diharapkan hasil penelitian ini dapat mendukung peningkaan dan informasi untuk mempertahankan kualitas pelayanan kefarmasian kepada masyarakat.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe, waktu tunggu pelayanan resep sudah sesuai dengan SOP Instalasi Farmasi Puskesmas Muara Satu, yaitu waktu pelayanan resep racikan adalah 08 Menit Sesuai dengan SOP (≤10 Menit) dan resep non racikan adalah 05 Menit Sesuai dengan SOP (≤ 5 Menit).
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi waktu tunggu pelayanan resep, seperti ketersediaan obat, sistem antrean, dan sumber daya manusia. Selain itu, studi komparatif antara Puskesmas dengan fasilitas kesehatan lainnya juga dapat dilakukan untuk membandingkan waktu tunggu dan kualitas pelayanan kefarmasian. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak waktu tunggu yang singkat terhadap kepuasan pasien dan kepatuhan berobat, serta mengidentifikasi strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian di Puskesmas.
| File size | 421.43 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALBIKESJURNALBIKES Metode yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 21 responden yang diambil melalui total sampling. BerdasarkanMetode yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 21 responden yang diambil melalui total sampling. Berdasarkan
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Indonesia terletak di pertemuan empat lempeng tektonik yaitu Benua Asia, Benua Australia, Samudera Hindia, dan Samudera Pasifik. Terdapat rangkaian gunungIndonesia terletak di pertemuan empat lempeng tektonik yaitu Benua Asia, Benua Australia, Samudera Hindia, dan Samudera Pasifik. Terdapat rangkaian gunung
JURNALBIKESJURNALBIKES Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah serangkaian pertolongan pertama yang dilakukan untuk membantu siapa pun yang mengalami kondisi henti napas dan jantung.Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah serangkaian pertolongan pertama yang dilakukan untuk membantu siapa pun yang mengalami kondisi henti napas dan jantung.
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Hal ini dapat menjadi pemicu kejadian infeksi pencernaan dan gangguan pada lambung, terutama maag yang dapat memicu kejadian GERD. Sehingga penyuluhanHal ini dapat menjadi pemicu kejadian infeksi pencernaan dan gangguan pada lambung, terutama maag yang dapat memicu kejadian GERD. Sehingga penyuluhan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis data yang mendalam dari situs web RS Online dan literatur terkait.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis data yang mendalam dari situs web RS Online dan literatur terkait.
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Berdasarkan hasil penilaian dan analisis kesiapan terhadap pelaksanaan RME dengan metode DOQ-IT di RSUD Kajen, diperoleh total nilai 91,44 dengan rata-rataBerdasarkan hasil penilaian dan analisis kesiapan terhadap pelaksanaan RME dengan metode DOQ-IT di RSUD Kajen, diperoleh total nilai 91,44 dengan rata-rata
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Aplikasi ini memungkinkan peserta PROLANIS memperoleh materi edukasi kesehatan yang diberikan oleh dokter. Aplikasi SIMPELPRO juga memberikan alternatifAplikasi ini memungkinkan peserta PROLANIS memperoleh materi edukasi kesehatan yang diberikan oleh dokter. Aplikasi SIMPELPRO juga memberikan alternatif
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Implementasi SIMRS bertujuan membantu meningkatkan mutu layanan yang diberikan oleh rumah sakit sehingga mampu meningkatkan kepuasan pasien. Kualitas layananImplementasi SIMRS bertujuan membantu meningkatkan mutu layanan yang diberikan oleh rumah sakit sehingga mampu meningkatkan kepuasan pasien. Kualitas layanan
Useful /
STIKEP PPNIJABARSTIKEP PPNIJABAR Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan secara statistik dalam intensitas nyeri dismenorea setelah intervensi (Z = -5,257; p < 0,001).Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan secara statistik dalam intensitas nyeri dismenorea setelah intervensi (Z = -5,257; p < 0,001).
STIKEP PPNIJABARSTIKEP PPNIJABAR Studi-studi yang relevan diterbitkan antara tahun 2019 dan 2025 diidentifikasi dari PubMed, Scopus, CINAHL, dan ScienceDirect. Kelayakan studi ditentukanStudi-studi yang relevan diterbitkan antara tahun 2019 dan 2025 diidentifikasi dari PubMed, Scopus, CINAHL, dan ScienceDirect. Kelayakan studi ditentukan
STIKEP PPNIJABARSTIKEP PPNIJABAR Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara self-efficacy dan perawatan diri pada pasien dengan gagal jantung kronis dan mengkontekstualisasikanTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara self-efficacy dan perawatan diri pada pasien dengan gagal jantung kronis dan mengkontekstualisasikan
UMMUBAUMMUBA Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran tolak peluru melalui metode PAKEM dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas V SDBerdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran tolak peluru melalui metode PAKEM dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas V SD