STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE

Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan LhokseumaweJurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe

Infeksi nosokomial merupakan masalah serius yang berkontribusi besar terhadap tingginya angka morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia. Salah satu cara utama untuk mencegah dan mengendalikan infeksi nosokomial di rumah sakit adalah dengan meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan mengenai pencegahan dan pengendalian infeksi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan perawat tentang pencegahan dan pengendalian infeksi nosokomial di Ruang Intensive RSUD dr. Zainoel Abidin. Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif study dilakukan pada 118 perawat yang bertugas di ruang Intensive RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan 94 orang (79,7%) perawat memiliki pengetahuan baik dan 24 orang (20,3%) perawat memiliki pengetahuan cukup dalam pencegahan dan pengendalian infeksi. Direkomendasikan kepada perawat untuk dapat mempertahankan pengetahuan yang telah ada dan disarankan pihak rumah sakit dapat menyelenggarakan pelatihan pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) untuk meningkatkan kualitas mutu pelayanan.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa tingkat pemahaman perawat tentang pencegahan dan pengelolaan infeksi nosokomial terdapat pada kategori baik.Penting bagi rumah sakit untuk terus meningkatkan program pelatihan dan evaluasi terkait pencegahan infeksi nosokomial.Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengembangan strategi pencegahan infeksi nosokomial yang lebih efektif.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang memengaruhi penerapan praktik pencegahan infeksi nosokomial oleh perawat, seperti pelatihan, supervisi, dan ketersediaan sumber daya. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan tantangan yang dihadapi perawat dalam menerapkan protokol pencegahan infeksi nosokomial di ruang intensive. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi pelatihan dan program peningkatan kualitas dalam mengurangi insiden infeksi nosokomial dan meningkatkan kepatuhan perawat terhadap praktik pencegahan infeksi. Dengan menggali lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi perilaku perawat dan mengevaluasi efektivitas intervensi, diharapkan dapat ditemukan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien di ruang intensive.

  1. NİCEL ARAŞTIRMADA GEÇERLİLİK VE GÜVENİLİRLİK | Business & Management Studies:... bmij.org/index.php/1/article/view/1540NCEL ARATIRMADA GEyNERLLK VE GyuVENLRLK Business Management Studies bmij index php 1 article view 1540
  2. HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG INFEKSI NOSOKOMIAL DENGAN TINDAKAN PENCEGAHANNYA PADA PASIEN PASCABEDAH... jurnal.uimedan.ac.id/index.php/JURNALKEPERAWATAN/article/view/282HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG INFEKSI NOSOKOMIAL DENGAN TINDAKAN PENCEGAHANNYA PADA PASIEN PASCABEDAH jurnal uimedan ac index php JURNALKEPERAWATAN article view 282
  3. HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUANG RAWAT INAP BEDAH... ejournal.unklab.ac.id/index.php/kjn/article/view/920HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL DI RUANG RAWAT INAP BEDAH ejournal unklab ac index php kjn article view 920
Read online
File size443.43 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test