STIK SAMSTIK SAM

Prosiding Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan SamarindaProsiding Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

Penelitian ini bertujuan menentukan tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) dalam pencegahan COVID-19 di Kabupaten Kutai Barat. Dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif analitik dan pendekatan cross‑sectional, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 48 responden. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 72,92 % responden memiliki pengetahuan, sikap, dan tindakan yang baik, dengan skor rata‑rata 3,22. Analisis bivarietan menemukan hubungan signifikan antara karakteristik usia, tempat kerja, dan lama kerja dengan tingkat pengetahuan, sikap, serta tindakan TTK. Kesimpulannya, TTK di Kabupaten Kutai Barat menunjukkan tingkat pengetahuan dan tindakan yang baik, namun variabel demografis memengaruhi perbedaan tingkat tersebut.

Nilai total tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan Tenaga Teknis Kefarmasian di Kabupaten Kutai Barat dinyatakan baik dengan rata‑rata 3,22 dan persentase 72,92 %.Terdapat hubungan signifikan antara karakteristik responden pada usia, tempat kerja, dan lama kerja dengan nilai total tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan TTK dalam pencegahan COVID‑19.

Berinvestasi pada pelatihan reguler bagi tenaga teknis kefarmasian, terutama bagi yang baru bekerja, untuk memperkuat pengetahuan dan praktik pencegahan COVID‑19; meninjau ulang kebijakan penyebaran informasi melalui platform digital dan forum kerja lintas fasilitas kesehatan agar semua TTK mendapatkan akses yang setara; serta melakukan survei longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang program peningkatan kompetensi terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan di kalangan tenaga kesehatan.

Read online
File size76.47 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test