CAHAYA ICCAHAYA IC
Integrated Science Education JournalIntegrated Science Education JournalTujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan memvalidasi Manual Laboratorium Mikrobiologi dan Parasitologi yang dirancang khusus bagi mahasiswa Pendidikan Sains, selaras dengan Surat Edaran Komisi Pendidikan Tinggi (CHED) Nomor 75, seri 2017. Manual ini bertujuan menjembatani pengetahuan teoretis dengan aplikasi praktis melalui aktivitas laboratorium terstruktur berbasis inkuiri yang menumbuhkan keterampilan ilmiah, mendorong pemikiran kritis, dan memperkuat kepatuhan terhadap protokol keselamatan laboratorium. Metodologi penelitian melibatkan dua fase validasi. Pertama, pakar bidang mikrobiologi, parasitologi, dan pendidikan sains mengevaluasi manual berdasarkan akurasi konten, kejelasan instruksional, relevansi, keselarasan dengan kompetensi CHED, serta kekokohan pedagogis, dengan masukan yang diintegrasikan secara sistematis. Kedua, uji coba percontohan dilakukan dengan mahasiswa pendidikan sains untuk menilai kegunaan, keterlibatan, dan dampak pada hasil pembelajaran, dengan data dikumpulkan melalui daftar periksa validasi ahli, survei persepsi mahasiswa, dan penilaian kinerja. Temuan utama menunjukkan bahwa manual ini sangat memuaskan di semua kriteria validasi. Hasil kuantitatif dan kualitatif dari implementasi percontohan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman mahasiswa terhadap konsep mikrobiologi dan parasitologi, kompetensi laboratorium, dan keterlibatan keseluruhan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyediaan manual laboratorium spesifik disiplin ilmu dan selaras standar untuk persiapan guru, mengisi kesenjangan materi instruksional terlokalisasi, serta menekankan konten ilmiah dan pendekatan pedagogis bagi pendidik masa depan, berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan guru sains.
Penelitian ini berhasil mengembangkan dan memvalidasi Manual Laboratorium Mikrobiologi dan Parasitologi untuk Pendidikan Sains, selaras dengan CHED CMO 75 seri 2017, guna meningkatkan kualitas pengajaran laboratorium dengan menyediakan sumber daya yang komprehensif, akurat, dan berpusat pada mahasiswa.Melalui proses desain, pengembangan konten, serta validasi ahli dan mahasiswa yang ketat, manual ini terbukti efektif dalam mendukung pengembangan keterampilan laboratorium esensial, pemikiran kritis, dan inkuiri ilmiah, serta menunjukkan kejelasan, akurasi, dan relevansi tinggi terhadap praktik laboratorium modern.Dengan demikian, manual ini merupakan alat instruksional yang berharga, menjembatani pengetahuan teoretis dengan aplikasi praktis, dan penelitian lanjutan disarankan untuk fokus pada penilaian kinerja mahasiswa jangka panjang serta pembaruan manual agar sesuai dengan tren dan kemajuan ilmu mikrobiologi dan parasitologi.
Melihat keberhasilan pengembangan manual ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi demi memperkaya pendidikan sains. Pertama, akan sangat berharga untuk meneliti bagaimana format manual yang ditingkatkan secara digital, yang mungkin mencakup simulasi interaktif, elemen realitas tertambah (AR), atau tutorial video, dapat memengaruhi pemahaman konsep dan keterampilan praktis mahasiswa, terutama dalam lingkungan belajar hibrida atau jarak jauh yang semakin umum. Penelitian ini bisa membandingkan efektivitas versi digital ini dengan manual cetak biasa. Kedua, penting untuk melakukan studi jangka panjang yang mengamati dampak berkelanjutan dari penggunaan manual ini terhadap kesiapan mahasiswa pendidikan sains untuk mengajar mata pelajaran mikrobiologi dan parasitologi di sekolah. Studi ini harus secara khusus meninjau bagaimana manual ini membantu mereka mengadaptasi materi agar relevan dengan konteks lokal dan isu-isu lingkungan yang khas di universitas berbasis pertanian. Hal ini akan memberikan gambaran apakah manual ini benar-benar mempersiapkan pendidik masa depan untuk tantangan nyata di lapangan. Terakhir, mengingat pentingnya dukungan bagi guru, akan sangat bermanfaat untuk mengkaji apakah program pelatihan guru yang secara langsung memanfaatkan manual ini, mirip dengan program GENES yang disarankan, dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan guru non-spesialis dalam mengajarkan topik mikrobiologi dan parasitologi yang kompleks. Penelitian ini dapat mengevaluasi bagaimana program tersebut mendorong adopsi metode pengajaran berbasis inkuiri dan pemikiran kritis di kelas mereka, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pendidikan sains secara keseluruhan.
- Development and Validation of Microbiology and Parasitology Laboratory Manual for Science Education |... cahaya-ic.com/index.php/ISEJ/article/view/1543Development and Validation of Microbiology and Parasitology Laboratory Manual for Science Education cahaya ic index php ISEJ article view 1543
- Reâconceptualization of scientific literacy in South Korea for the 21st century - Choi - 2011... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/tea.20424ReyAAAaconceptualization of scientific literacy in South Korea for the 21st century Choi 2011 onlinelibrary wiley doi 10 1002 tea 20424
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/hea0000387APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 hea0000387
- Infusing Active Learning into the Large-enrollment Biology Class: Seven Strategies, from the Simple to... lifescied.org/doi/10.1187/cbe.05-08-0113Infusing Active Learning into the Large enrollment Biology Class Seven Strategies from the Simple to lifescied doi 10 1187 cbe 05 08 0113
| File size | 236.51 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IBNTEGALIBNTEGAL Penelitian ini menggunakan pendekatan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. HasilPenelitian ini menggunakan pendekatan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil
IBNTEGALIBNTEGAL Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang menghasilkan data deskriptif tentang respon guru MTs terhadap kebijakan Kemenag KabupatenJenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang menghasilkan data deskriptif tentang respon guru MTs terhadap kebijakan Kemenag Kabupaten
IBNTEGALIBNTEGAL Kegiatan yang terjadwal adalah bentuk support atas inovasi yang sudah dicetuskan. Semangat siswa dalam menjalankan adalah wujud keberhasilan inovasi. DanKegiatan yang terjadwal adalah bentuk support atas inovasi yang sudah dicetuskan. Semangat siswa dalam menjalankan adalah wujud keberhasilan inovasi. Dan
IBNTEGALIBNTEGAL Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas guru dalam mengajar dalam meningkatkan status akreditasi sekolah di MTs Jatibogor Suradadi. AdapunPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas guru dalam mengajar dalam meningkatkan status akreditasi sekolah di MTs Jatibogor Suradadi. Adapun
IBNTEGALIBNTEGAL Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa respon guru MI Assalafiyah terhadap kurikulum merdeka ini sangat mendukung dan positif walaupun ada beberapaKesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa respon guru MI Assalafiyah terhadap kurikulum merdeka ini sangat mendukung dan positif walaupun ada beberapa
IBNTEGALIBNTEGAL Perkembangan di dunia pendidikan sekarang ini sudah banyak sekali kemajuan baik secara metode maupun teknologi penunjang dalam proses belajar sehinggaPerkembangan di dunia pendidikan sekarang ini sudah banyak sekali kemajuan baik secara metode maupun teknologi penunjang dalam proses belajar sehingga
IBNTEGALIBNTEGAL Implementasi teknologi dalam pendidikan menghadapi sejumlah tantangan. Kesenjangan digital, kesiapan tenaga pengajar, dan potensi gangguan akibat perangkatImplementasi teknologi dalam pendidikan menghadapi sejumlah tantangan. Kesenjangan digital, kesiapan tenaga pengajar, dan potensi gangguan akibat perangkat
UIN SGDUIN SGD Kondisi ini menuntut sistem pendidikan, khususnya Pendidikan Agama Islam (PAI), untuk beradaptasi agar tidak hanya menekankan ritual dan aspek dogmatis,Kondisi ini menuntut sistem pendidikan, khususnya Pendidikan Agama Islam (PAI), untuk beradaptasi agar tidak hanya menekankan ritual dan aspek dogmatis,
Useful /
BIARJOURNALBIARJOURNAL 98 %). Sebagian kecil (11,6 %) menolak kebenaran historis Solomon namun tetap memelihara praktik. Kesimpulan menyoroti pentingnya dokumentasi lisan, 98 %). Sebagian kecil (11,6 %) menolak kebenaran historis Solomon namun tetap memelihara praktik. Kesimpulan menyoroti pentingnya dokumentasi lisan,
EJGTAEJGTA , diam(G)} and φ: V (G) → {1, 2, 3,. , |V (G)|} be a bijection. The graph G is called D-distance magic, if (cid:80) s∈ND(t) φ(s) is a constant for, diam(G)} and φ: V (G) → {1, 2, 3,. , |V (G)|} be a bijection. The graph G is called D-distance magic, if (cid:80) s∈ND(t) φ(s) is a constant for
EJGTAEJGTA Hasil ini menunjukkan bahwa batas atas pada ukuran graf Kr-bebas dengan derajat maksimum atau minimum tertentu lebih ketat daripada batas atas pada ukuranHasil ini menunjukkan bahwa batas atas pada ukuran graf Kr-bebas dengan derajat maksimum atau minimum tertentu lebih ketat daripada batas atas pada ukuran
UGMUGM Salah satu alat yang digunakan untuk mengolah batu bara sebelum dimasukkan dan dibakar di dalam ruang bakar boiler pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)Salah satu alat yang digunakan untuk mengolah batu bara sebelum dimasukkan dan dibakar di dalam ruang bakar boiler pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)