APPERTANIAPPERTANI
Jurnal Ilmu Ternak dan VeterinerJurnal Ilmu Ternak dan VeterinerKerbau Jambi dipelihara secara ekstensif dengan sistem tertutup oleh peternak kecil. Studi ini bertujuan menganalisis karakteristik fenotipik kerbau di Provinsi Jambi pada dataran tinggi dan rendah. Sebanyak 160 ekor kerbau digunakan, terdiri dari 53 ekor di dataran tinggi dan 107 ekor di dataran rendah. Analisis deskriptif diterapkan pada data kualitatif, sedangkan analisis varians, Uji Rentang Berganda Duncan, korelasi Pearson, analisis komponen utama (PCA), analisis diskriminan, dan analisis klaster hierarkis (HCA) digunakan untuk data kuantitatif. Hasil menunjukkan keragaman sifat kualitatif pada kedua populasi. Morfometri tubuh kerbau dataran tinggi secara signifikan (P<0,05) lebih besar dibandingkan kerbau dataran rendah. Korelasi Pearson antara morfometri tubuh dan indeks morfometrik berkisar dari rendah hingga tinggi. Kerbau dataran tinggi menunjukkan tiga komponen utama (PC) berdasarkan morfometri tubuh, sedangkan kerbau dataran rendah menunjukkan dua PC. Pada kedua populasi, indeks morfometrik menghasilkan empat komponen utama. Analisis diskriminan mengkarakterisasi sekitar 48,09% kerbau dataran tinggi dan 51,92% dataran rendah berdasarkan morfometri tubuh, serta 57,69% dan 42,31% berdasarkan indeks morfometrik. HCA mengelompokkan kerbau Jambi ke dalam tiga klaster: Merangin (klaster pertama), Kerinci (klaster kedua), dan Tanjung Jabung Barat, Tebo, serta Batanghari (klaster ketiga). Kesimpulan, kerbau Jambi di dataran tinggi dan rendah menunjukkan perbedaan fenotipik signifikan dengan morfometri tubuh lebih besar pada populasi dataran tinggi, serta variasi genetik dan adaptasi lokal yang tercermin dalam pola klasterisasi, memberikan dasar ilmiah penting untuk pengembangan program pemuliaan dan konservasi sesuai kondisi ekosistem.
Studi ini adalah laporan pertama yang mengkarakterisasi kerbau Jambi di dua lokasi berbeda berdasarkan altitud menggunakan analisis multivariat.Kerbau dataran tinggi memiliki morfometri tubuh dan indeks yang lebih besar daripada kerbau dataran rendah, serta menunjukkan korelasi tinggi antar parameter.Analisis klasifikasi dan klaster menghasilkan pengelompokan trijak yang mencerminkan keragaman fenotipik dan potensi bagi program pemuliaan berkelanjutan.
Pertimbangkan untuk mempelajari peran faktor nutrisi dan iklim secara terintegrasi dalam mempengaruhi morfometri kerbau melalui eksperimen intervensi di kedua daerah, sehingga dapat menentukan strategi pemeliharaan adaptif yang lebih presisi. Selidiki variasi genetik di antara tiga klaster yang terbentuk agar dapat mengidentifikasi karakteristik genetik yang responsif terhadap altitud, dan menerapkan pendekatan pemuliaan selektif berbasis marker. Lakukan analisis penyebaran geografis multi‑dimensi menggunakan data GPS dan model hidrologi agar dapat memprediksi potensi penyebaran subpopulasi kerbau di wilayah sekitarnya, sekaligus memperkuat upaya konservasi wilayah jangka panjang.
- Biodiversity of Indonesian indigenous buffalo: First review of the status, challenges, and development... doi.org/10.14202/vetworld.2023.2217-2229Biodiversity of Indonesian indigenous buffalo First review of the status challenges and development doi 10 14202 vetworld 2023 2217 2229
- Agricultural Research Communication Centre | ARCC Journals | Since 1967. agricultural research centre... doi.org/10.18805/IJAR.B-4313Agricultural Research Communication Centre ARCC Journals Since 1967 agricultural research centre doi 10 18805 IJAR B 4313
- Analisis Jarak Genetik Sapi Bali pada Tiga Kecamatan di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi | Wilastra... ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/peternakan/article/view/10331Analisis Jarak Genetik Sapi Bali pada Tiga Kecamatan di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi Wilastra ejournal uin suska ac index php peternakan article view 10331
- Principal component analysis of linear type traits to explain body conformation in Murrah buffaloes |... doi.org/10.56093/ijans.v90i11.111569Principal component analysis of linear type traits to explain body conformation in Murrah buffaloes doi 10 56093 ijans v90i11 111569
| File size | 407.71 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UPHUPH Hasil analisis data menunjukkan bahwa kepemimpinan situasional, budaya organisasi, motivasi kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja masing-masing memilikiHasil analisis data menunjukkan bahwa kepemimpinan situasional, budaya organisasi, motivasi kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja masing-masing memiliki
STT KADESISTT KADESI Oleh karena itu, integrasi Caring System dan Harvest Theology menjadi model pelayanan yang transformatif dalam konteks misi kekinian. Dalam kajian ini,Oleh karena itu, integrasi Caring System dan Harvest Theology menjadi model pelayanan yang transformatif dalam konteks misi kekinian. Dalam kajian ini,
JURNALPOLTEKBANGJAYAPURAJURNALPOLTEKBANGJAYAPURA Penggunaan metode ini membentuk muscle memory dan refleks melalui latihan berulang, sehingga prosedur menjadi lebih otomatis. Siswa juga menunjukkan responsPenggunaan metode ini membentuk muscle memory dan refleks melalui latihan berulang, sehingga prosedur menjadi lebih otomatis. Siswa juga menunjukkan respons
JURNALPOLTEKBANGJAYAPURAJURNALPOLTEKBANGJAYAPURA Selain itu, keterbatasan teknis dan kurangnya pelatihan juga menjadi hambatan dalam implementasi yang efektif. Berdasarkan hasil tersebut, artikel iniSelain itu, keterbatasan teknis dan kurangnya pelatihan juga menjadi hambatan dalam implementasi yang efektif. Berdasarkan hasil tersebut, artikel ini
UNHASAUNHASA Studi ini mengukuhkan bahwa perilaku seorang individu akan dipengaruhi oleh lingkungan sosial budaya setempat dimana individu tersebut tinggal dan menetap.Studi ini mengukuhkan bahwa perilaku seorang individu akan dipengaruhi oleh lingkungan sosial budaya setempat dimana individu tersebut tinggal dan menetap.
UNHASAUNHASA Populasi penelitian adalah ibu menyusui dengan bayi usia 0-6 bulan. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh dengan jumlah sampel yaitu 40 responden.Populasi penelitian adalah ibu menyusui dengan bayi usia 0-6 bulan. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh dengan jumlah sampel yaitu 40 responden.
UPHUPH Dalam kondisi manpower planning yang terbatas, setiap orang diperlukan untuk bekerja lebih dari biasanya, apakah itu di dalam cakupan pekerjaan dia sendiri,Dalam kondisi manpower planning yang terbatas, setiap orang diperlukan untuk bekerja lebih dari biasanya, apakah itu di dalam cakupan pekerjaan dia sendiri,
STAIBSLLGSTAIBSLLG Selain itu, keberhasilan benchmarking strategis dilakukan sebagai upaya peningkatan profesionalisme kepala madrasah, yaitu dengan komitmen aktif dalamSelain itu, keberhasilan benchmarking strategis dilakukan sebagai upaya peningkatan profesionalisme kepala madrasah, yaitu dengan komitmen aktif dalam
Useful /
ARSHMEDIAARSHMEDIA Pada tahun 2020, dunia digemparkan dengan mewabahnya suatu penyakit yang disebabkan oleh virus corona. Pembatasan berskala/lockdown sudah pernah diterapkan.Pada tahun 2020, dunia digemparkan dengan mewabahnya suatu penyakit yang disebabkan oleh virus corona. Pembatasan berskala/lockdown sudah pernah diterapkan.
APPERTANIAPPERTANI Keberadaan protein A dapat diidentifikasi menggunakan metode serum soft agar (SSA), sedangkan keberadaan kapsul polisakarida dapat diidentifikasikan menggunakanKeberadaan protein A dapat diidentifikasi menggunakan metode serum soft agar (SSA), sedangkan keberadaan kapsul polisakarida dapat diidentifikasikan menggunakan
JURNALPOLTEKBANGJAYAPURAJURNALPOLTEKBANGJAYAPURA GSE penempatan saat ini masih belum terorganisir secara optimal karena kurangnya marka dan SOP. Hal ini mengganggu kelancaran operasional di apron danGSE penempatan saat ini masih belum terorganisir secara optimal karena kurangnya marka dan SOP. Hal ini mengganggu kelancaran operasional di apron dan
UNHASAUNHASA Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum) berpengaruh positif terhadap kesembuhan gingivitis dengan menghambatPenelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum) berpengaruh positif terhadap kesembuhan gingivitis dengan menghambat