UPHUPH
Feedforward: Journal of Human ResourceFeedforward: Journal of Human ResourcePenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kepemimpinan situasional, budaya organisasi, motivasi kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan Gen Z di PT Agung Sedayu Group, dengan kepuasan kerja sebagai variabel moderasi. Studi ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif dengan teknik sampling purposive pada 115 karyawan Gen Z di PT Agung Sedayu Group. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil analisis data menunjukkan bahwa kepemimpinan situasional, budaya organisasi, motivasi kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja masing-masing memiliki pengaruh langsung, positif, dan signifikan terhadap kinerja karyawan Gen Z. Kepuasan kerja ditemukan sebagai prediktor dengan pengaruh terkuat. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa kepuasan kerja secara signifikan memperkuat pengaruh positif kepemimpinan situasional, budaya organisasi, motivasi kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Temuan-temuan ini memberikan implikasi teoritis dengan memperkaya literatur manajemen sumber daya manusia dan wawasan praktis bagi PT Agung Sedayu Group untuk mengoptimalkan kinerja karyawan Gen Z.
Studi ini menunjukkan bahwa kepemimpinan situasional, budaya organisasi, dan motivasi kerja memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan Gen Z di PT Agung Sedayu Group.Secara teoritis, penelitian ini meningkatkan pemahaman manajemen sumber daya manusia dengan mengklarifikasi dinamika kondisional dari hubungan-hubungan ini, terutama melalui fungsi moderasi kepuasan kerja.Kepuasan kerja muncul bukan hanya sebagai prediktor langsung paling kuat dari kinerja karyawan, tetapi juga sebagai kondisi batas yang meningkatkan efektivitas kepemimpinan dan praktik organisasi.Terutama, meskipun lingkungan fisik kerja tidak secara independen mempengaruhi kinerja, pengaruhnya menjadi signifikan secara statistik ketika dimoderasi oleh tingkat kepuasan kerja yang tinggi.Temuan ini menegaskan proposisi bahwa perbaikan ruang kerja fisik hanya berdampak ketika karyawan mengalami kepuasan psikologis intrinsik.Baik secara akademis maupun praktis, hasil ini menyarankan bahwa organisasi tidak dapat bergantung sepenuhnya pada modifikasi struktural atau lingkungan untuk meningkatkan kinerja karyawan Gen Z.Sebaliknya, manajemen harus lebih menekankan pada pengembangan kepuasan kerja intrinsik melalui tugas-tugas kerja yang bermakna dan perkembangan karier yang transparan sebagai mekanisme dasar yang memungkinkan kepemimpinan adaptif, budaya inovasi, dan lingkungan fisik yang dioptimalkan untuk mencapai potensi penuhnya.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan validasi empiris terhadap kerangka kerja yang dimoderasi ini di berbagai konteks industri dan memasukkan variabel tambahan seperti keseimbangan kerja-hidup atau kesejahteraan psikologis untuk lebih menjelaskan determinan multifaset kinerja karyawan generasi digital. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh variabel-variabel ini pada kinerja karyawan di industri-industri lain, serta untuk menganalisis dampak jangka panjang dari kepuasan kerja terhadap kinerja dan retensi karyawan. Terakhir, studi komparatif antara generasi Z dan generasi sebelumnya dalam hal pengaruh variabel-variabel ini pada kinerja dapat memberikan wawasan yang berharga bagi organisasi dalam merancang strategi manajemen sumber daya manusia yang efektif.
- Analisis Pengaruh Lingkungan Kerja Non Fisik Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Ppnpn (Honorer)... doi.org/10.31539/costing.v7i4.10469Analisis Pengaruh Lingkungan Kerja Non Fisik Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Ppnpn Honorer doi 10 31539 costing v7i4 10469
- Pengaruh Motivasi Kerja, Beban Kerja dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan di PT. Silver Kris... doi.org/10.51213/ema.v8i1.318Pengaruh Motivasi Kerja Beban Kerja dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan di PT Silver Kris doi 10 51213 ema v8i1 318
- Peran Gaya Kepemimpinan Situasional, Budaya Oraganisasi dan Manajemen Bakat Terhadap Kinerja Karyawan... journal.um-surabaya.ac.id/index.php/improvement/article/view/9588Peran Gaya Kepemimpinan Situasional Budaya Oraganisasi dan Manajemen Bakat Terhadap Kinerja Karyawan journal um surabaya ac index php improvement article view 9588
| File size | 343.53 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
DJOURNALSDJOURNALS Penentuan bobot sangat berpengaruh terhadap penilaian setiap alternatif yang dihitung. Pemilihan Ketua Organisasi BKM menggunakan metode MOORA membantuPenentuan bobot sangat berpengaruh terhadap penilaian setiap alternatif yang dihitung. Pemilihan Ketua Organisasi BKM menggunakan metode MOORA membantu
UNISSULAUNISSULA Tidak peduli seberapa canggih peralatan dan perangkat di perusahaan. Karena keberhasilan atau kegagalan perusahaan dalam mencapai tujuannya tidak selaluTidak peduli seberapa canggih peralatan dan perangkat di perusahaan. Karena keberhasilan atau kegagalan perusahaan dalam mencapai tujuannya tidak selalu
UNMUHAUNMUHA Adapun faktor pendukung adalah sumber daya manusia, perkembangan teknologi dan media elektronik, dan yang paling utama adalah kekompakkan antara seluruhAdapun faktor pendukung adalah sumber daya manusia, perkembangan teknologi dan media elektronik, dan yang paling utama adalah kekompakkan antara seluruh
UNCMUNCM Era digital saat ini menegaskan dominasi teknologi yang menggantikan praktik konvensional dalam pendidikan, sehingga tenaga pendidik harus beradaptasiEra digital saat ini menegaskan dominasi teknologi yang menggantikan praktik konvensional dalam pendidikan, sehingga tenaga pendidik harus beradaptasi
LITERASISAINSLITERASISAINS Ada banyak model manajemen perencanaan sumber daya manusia yang efektif dan efisien, namun perencanaan sumber daya manusia yang efektif dan efisien terkadangAda banyak model manajemen perencanaan sumber daya manusia yang efektif dan efisien, namun perencanaan sumber daya manusia yang efektif dan efisien terkadang
STIAMISTIAMI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja dosen dan mengetahui faktor-faktor yang mendorongPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja dosen dan mengetahui faktor-faktor yang mendorong
TRANSPUBLIKATRANSPUBLIKA Kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai di Dinas PMK, PP, PA Kota Sibolga (t‑hit < t‑tabel). Iklim organisasi dan motivasiKepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai di Dinas PMK, PP, PA Kota Sibolga (t‑hit < t‑tabel). Iklim organisasi dan motivasi
TRANSPUBLIKATRANSPUBLIKA Potensi setiap sumber daya manusia yang ada dalam perusahaan harus dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga mampu memberikan output optimal. OlehPotensi setiap sumber daya manusia yang ada dalam perusahaan harus dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga mampu memberikan output optimal. Oleh
Useful /
UPHUPH Berdasarkan uraian maka implikasi manajerial pada penelitian ini adalah kepemimpinan berpengaruh positif signifikan terhadap business performance sertaBerdasarkan uraian maka implikasi manajerial pada penelitian ini adalah kepemimpinan berpengaruh positif signifikan terhadap business performance serta
UPHUPH Hubungan tidak langsung antara job satisfaction terhadap intention to stay yang dimediasi oleh job engagement memiliki pengaruh positif pada karyawan PTHubungan tidak langsung antara job satisfaction terhadap intention to stay yang dimediasi oleh job engagement memiliki pengaruh positif pada karyawan PT
TRANSPUBLIKATRANSPUBLIKA Hal ini bertujuan agar berbagai sarana yang dibutuhkan pegawai dalam bekerja dapat tersedia secara maksimal. Penelitian ini dilakuakan dengan memberikanHal ini bertujuan agar berbagai sarana yang dibutuhkan pegawai dalam bekerja dapat tersedia secara maksimal. Penelitian ini dilakuakan dengan memberikan
TRANSPUBLIKATRANSPUBLIKA Secara lebih rinci, efektivitas kerja pegawai di Balai Diklat Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Wilayah I Medan sebesar 66,6% dapat dijelaskan oleh variabelSecara lebih rinci, efektivitas kerja pegawai di Balai Diklat Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Wilayah I Medan sebesar 66,6% dapat dijelaskan oleh variabel