MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI
AMMA : Jurnal Pengabdian MasyarakatAMMA : Jurnal Pengabdian MasyarakatKegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk implementasi tridharma perguruan tinggi yang menekankan pada pengabdian kepada masyarakat. Keberhasilan pelaksanaan KKN sangat dipengaruhi oleh peran dosen pembimbing lapangan (DPL) dalam mengarahkan, membimbing, membangun kemitraan dan memotivasi mahasiswa di lapangan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran bimbingan lapangan dosen dalam memperkuat kapasitas mahasiswa KKN Kolaborasi serta dampaknya terhadap penguatan Desa Pendidikan Holistik dan Cerdas di Desa Tempeh Kidul. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan mahasiswa, perangkat desa, lembaga pendidikan, dan masyarakat setempat sebagai mitra aktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa bimbingan lapangan dosen berkontribusi signifikan dalam meningkatkan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, dan manajemen program mahasiswa, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan pendidikan. Program unggulan yang dilaksanakan meliputi pemutaran dan diskusi film edukasi, pendampingan belajar mengaji, serta pelatihan dasar pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), yang berdampak positif pada penguatan nilai sosial, religius, dan keterampilan hidup masyarakat. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa bimbingan lapangan dosen memiliki peran strategis dalam menjamin efektivitas KKN Kolaborasi dan dapat direplikasi di wilayah lain dengan penyesuaian konteks lokal.
Bimbingan lapangan dosen sangat strategis dalam membimbing dan memotivasi mahasiswa KKN Kolaborasi untuk menjalankan program secara efektif, meliputi arahan teknis, motivasi, fasilitasi komunikasi, dan monitoring.Program KKN di Desa Tempeh Kidul ini berhasil meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat melalui pelatihan, pendampingan, dan ruang belajar partisipatif.Model pendampingan ini berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan penyesuaian konteks lokal, menjadikannya instrumen strategis untuk pengabdian masyarakat sekaligus pengembangan kompetensi mahasiswa secara holistik.
Untuk memperkaya pemahaman dan aplikasi model KKN Kolaborasi, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, diperlukan studi jangka panjang untuk mengevaluasi keberlanjutan dampak program KKN terhadap peningkatan kualitas pendidikan holistik di Desa Tempeh Kidul atau desa sejenis, setelah mahasiswa selesai bertugas. Pertanyaan krusialnya adalah bagaimana masyarakat dapat mempertahankan inisiatif dan hasil yang telah dicapai secara mandiri, serta faktor-faktor sosial, ekonomi, dan kelembagaan apa yang paling signifikan dalam menjamin keberlanjutan program edukasi yang telah dirintis. Penelitian ini akan memberikan wawasan berharga tentang mekanisme pemberdayaan yang berkelanjutan. Selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan untuk menelaah model pembekalan dan kompetensi dosen pembimbing lapangan (DPL) yang paling efektif dalam mengoptimalkan bimbingan KKN Kolaborasi di berbagai konteks desa. Ini termasuk bagaimana DPL dapat secara lebih spesifik mengatasi tantangan literasi digital yang masih menjadi kebutuhan masyarakat, seperti yang diidentifikasi di bagian pendahuluan, untuk merumuskan panduan pelatihan DPL yang lebih adaptif. Terakhir, akan sangat bermanfaat jika dilakukan penelitian yang membandingkan efektivitas KKN Kolaborasi yang berpusat pada pendidikan holistik dengan model KKN lain yang memiliki fokus berbeda, misalnya pada pembangunan infrastruktur atau ekonomi. Perbandingan ini dapat mengidentifikasi keunggulan serta kekurangan masing-masing pendekatan dalam mendorong pengembangan masyarakat secara menyeluruh, sekaligus menentukan variabel kunci yang memungkinkan replikasi sukses di wilayah dengan karakteristik sosial-ekonomi yang bervariasi, tidak hanya terbatas pada desa, tetapi juga di lingkungan perkotaan.
| File size | 658.86 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STIMI BJMSTIMI BJM Oleh sebab itu, pendampingan dan pembentukan karakterisktik masyarakat yang berjiwa pancasila terutama sila ke 4. Selain itu belum adanya lembaga adatOleh sebab itu, pendampingan dan pembentukan karakterisktik masyarakat yang berjiwa pancasila terutama sila ke 4. Selain itu belum adanya lembaga adat
UNDIKSHAUNDIKSHA Subak Wingin yang terletak di Banjar Dinas Bukit Sari, Desa Tegalinggah, Buleleng, memiliki peran penting dalam menumbuhkan sikap toleransi di tengah masyarakatSubak Wingin yang terletak di Banjar Dinas Bukit Sari, Desa Tegalinggah, Buleleng, memiliki peran penting dalam menumbuhkan sikap toleransi di tengah masyarakat
USIUSI Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Porsa memiliki makna simbolisAnalisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Porsa memiliki makna simbolis
STAITHAWALIBSTAITHAWALIB Untuk mengatasi tantangan ini, guru menerapkan pendekatan restoratif, menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, dan memberikan dukungan emosional yangUntuk mengatasi tantangan ini, guru menerapkan pendekatan restoratif, menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, dan memberikan dukungan emosional yang
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan komprehensif faktor-faktor kritis dalam implementasi MBKM serta pengembangan kerangka evaluasi berkelanjutanKebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan komprehensif faktor-faktor kritis dalam implementasi MBKM serta pengembangan kerangka evaluasi berkelanjutan
BALELITERASIBALELITERASI Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai tradisi beriuk tinjal telah terintegrasiTeknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai tradisi beriuk tinjal telah terintegrasi
UNDIKSHAUNDIKSHA 5) mengkaji nilai-nilai yang menjadi titik temu toleransi umat (Islam dan Hindu) pada tradisi male di Desa Loloan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif5) mengkaji nilai-nilai yang menjadi titik temu toleransi umat (Islam dan Hindu) pada tradisi male di Desa Loloan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif
UNJAUNJA Sehingga setiap cerita memperlihatkan sebuah cerita yang bulat, utuh dan kokoh, setiap cerita memperlihatkan hubungan yang organikum. Semua unsur-unsurSehingga setiap cerita memperlihatkan sebuah cerita yang bulat, utuh dan kokoh, setiap cerita memperlihatkan hubungan yang organikum. Semua unsur-unsur
Useful /
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Hasil analisis data yang telah dilakukan menunjukkan bahwa instrumen penelitian memenuhi standar validitas dan reliabilitas yang sangat tinggi. Semua indikatorHasil analisis data yang telah dilakukan menunjukkan bahwa instrumen penelitian memenuhi standar validitas dan reliabilitas yang sangat tinggi. Semua indikator
UNJAUNJA Jenis penelitian plaho ini merupakan jenis penelitian folklore sebagian lisan yang mencampurkan dua unsur, yaitu upacara dan mantra. Makna yang di pakaiJenis penelitian plaho ini merupakan jenis penelitian folklore sebagian lisan yang mencampurkan dua unsur, yaitu upacara dan mantra. Makna yang di pakai
UNMUHUNMUH Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah 178 lansia di Desa Sidomulyo KecamatanMetode: Desain penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah 178 lansia di Desa Sidomulyo Kecamatan
UNMUHUNMUH Desain yang menarik dan juga dapat diakses melalui gadget di manapun dan kapanpun dari media ini juga dapat meningkatkan pengetahuan remaja sehingga dapatDesain yang menarik dan juga dapat diakses melalui gadget di manapun dan kapanpun dari media ini juga dapat meningkatkan pengetahuan remaja sehingga dapat