UNUSIDAUNUSIDA

Journal of Computer Science and Visual Communication DesignJournal of Computer Science and Visual Communication Design

Penelitian ini menganalisis nilai-nilai Islam yang terkandung dalam film Siksa Kubur karya Joko Anwar, yang berhasil meraih empat juta penonton di bioskop dan ditayangkan di platform OTT Netflix. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana Foucauldian untuk mengeksplorasi elemen naratif dan sinematik dalam film sebagaimana dijelaskan oleh Himawan Pratista. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini menampilkan diskursus tentang nilai-nilai Islam melalui representasi visual dan naratif terkait moralitas, kehidupan setelah kematian, serta hubungan antara pengetahuan dan kekuasaan. Diskursus tersebut memperlihatkan bagaimana nilai-nilai religius, seperti konsep dosa, hukuman, dan pertobatan, diinternalisasi melalui elemen sinematik seperti pencahayaan redup, efek suara menyeramkan, dan simbolisasi budaya Islam. Studi ini memberikan kontribusi bagi khazanah kajian media Islam, khususnya dalam mengungkap dimensi spiritual dan pengaruh diskursus religius terhadap pembentukan subjek dan identitas moral dalam masyarakat.

Analisis Siksa Kubur melalui teori wacana Foucauldian dan unsur sinematik menunjukkan bagaimana film mengkomunikasikan nilai-nilai Islam terkait moralitas, kehidupan setelah kematian, dan dinamika kekuasaan-pengetahuan.Representasi visual dan naratif menegaskan pengaruh otoritas religius serta menimbulkan kritik terhadap pengabdiannya.Film ini memanfaatkan sinema sebagai medium untuk menegakkan disiplin moral dan mempertanyakan legitimasi konsep pertengkaran alam setelah kematian.

Pertanyaan penelitian baru dapat difokuskan pada bagaimana pengaruh kritik representasi Siksa Kubur terhadap persepsi moral generasi muda, apakah gambaran visual ini mampu menumbuhkan kesadaran etika yang lebih kritis. Selanjutnya, studi komparatif antara film Siksa Kubur dengan film horor Islam lainnya dapat menggali perbedaan strategi sinematik yang mempengaruhi tingkat ketertarikan penonton terhadap pesan religius. Terakhir, penelitian longitudinal dapat meneliti dampak jangka panjang film tersebut pada perilaku sosial penontonnya, khususnya dalam pola pemenuhan nilai-nilai Islam di masyarakat modern.

  1. Analysis of Horror Film Content as Digital Media for Islamic Dakwah | Abdurrauf Journal of Islamic Studies.... journal.staisar.ac.id/index.php/arjis/article/view/134Analysis of Horror Film Content as Digital Media for Islamic Dakwah Abdurrauf Journal of Islamic Studies journal staisar ac index php arjis article view 134
  2. Analisis Semiotika Pesan Dakwah dalam Film Horor “Hidayah” | Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial... journal.staiypiqbaubau.ac.id/index.php/Tabsyir/article/view/1560Analisis Semiotika Pesan Dakwah dalam Film Horor AuHidayahAy Tabsyir Jurnal Dakwah dan Sosial journal staiypiqbaubau ac index php Tabsyir article view 1560
Read online
File size417.55 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test