UGMUGM

Majalah Obat TradisionalMajalah Obat Tradisional

Penelitian ini bertujuan untuk karakterisasi spesifik dan non-spesifik dari bahan baku pembuatan permen, yaitu ekstrak kombinasi kulit pisang dan nanas (KP-KN). Karakterisasi dilakukan melalui uji organoleptik terhadap kandungan ekstrak larut etanol dan larut air. Kandungan fenolik total ditentukan dengan metode Follin ciocalticeu menggunakan spektrofotometri UV/Vis. Selanjutnya, uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dan FRAP menggunakan spektrofotometri UV/Vis dan ELISA untuk menentukan aktivitas antioksidan. Kandungan mineral diamati menggunakan metode vandalat molibdat dengan spektrofotometri UV/vis dan ICP-MS, kontaminasi logam berat menggunakan alat ICP-MS, dan kontaminasi mikroba menggunakan metode plate. Ekstraksi infundasi dilakukan pada kulit pisang dan nanas, dan hasilnya diuapkan menggunakan pengering makanan untuk memperoleh ekstrak kombinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kombinasi KP-KN secara organoleptik memiliki rasa pahit, aroma nanas, kadar abu 15,57%, kandungan ekstrak larut etanol 55,10%, dan 47,99% ekstrak larut air. Selain itu, terdapat fenolik total sebesar 6,22 g/Kg, serta kandungan mineral Kalium (K), Kalsium (Ca), Besi (Fe), Magnesium (Mg), Zinc (Zn), dan Fosfor (P), masing-masing sebesar 47,23 g/Kg, 291,43 mg/Kg, <1x10-6 g/Kg, 2,59x10-3 g/Kg, dan 2,38 g/Kg. Kontaminasi logam berat dan bakteri menunjukkan bahwa Arsenic (As), Sn, Mercury (Hg), dan lead (Pb) <1x10-6 g/Kg dan Cadmium (Cd) sebesar 0,0293. Uji kontaminasi mikroba dengan komponen bakteri termasuk uji ALT, ditemukan nilai 4,83 x 103 cfu/g, dan tidak ada kontaminasi dari bakteri E.coli, mold, dan yeast. Metode DPPH dan FRAP menunjukkan aktivitas antioksidan ekstrak kombinasi kulit pisang dan kulit nanas dengan nilai 1390,96±2,83 mg/L dan 4542,81±1,10 mg/L dibandingkan aktivitas antioksidan asam askorbat sebagai standar sebesar 2,13 mg/L dan 4,83 mg/L. Uji dengan ekstrak KP-KN yang dikombinasikan dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan permen keras karena mengandung mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, memenuhi persyaratan keamanan dan kualitas obat tradisional, dan memiliki aktivitas antioksidan in vitro.

Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak kombinasi KP-KN secara organoleptik memiliki rasa pahit, aroma nanas, kadar abu 15,57%, kandungan ekstrak larut etanol 55,10%, dan 47,99% ekstrak larut air.Ekstrak kombinasi ini menunjukkan aktivitas antioksidan yang signifikan dan mengandung mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh.Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa ekstrak kombinasi KP-KN berpotensi sebagai bahan baku yang aman dan berkualitas untuk pembuatan permen keras.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan pemanfaatan ekstrak kombinasi kulit pisang dan nanas lebih lanjut. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai mekanisme kerja antioksidan dari ekstrak kombinasi ini, termasuk identifikasi senyawa-senyawa bioaktif spesifik yang berperan dalam aktivitas antioksidan. Kedua, penelitian tentang pengaruh formulasi permen terhadap bioavailabilitas mineral dalam ekstrak kombinasi ini perlu dilakukan untuk memastikan manfaat kesehatan yang optimal. Ketiga, penelitian mengenai potensi ekstrak kombinasi ini sebagai bahan tambahan pangan fungsional lainnya, seperti minuman atau produk olahan lainnya, dapat dieksplorasi untuk memperluas aplikasi pemanfaatannya.

  1. Characterization and Antioxidant Activity of Banana Peels, Pineapple Peels, and Combination Extracts... doi.org/10.22146/mot.77474Characterization and Antioxidant Activity of Banana Peels Pineapple Peels and Combination Extracts doi 10 22146 mot 77474
Read online
File size262.93 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test