UIN SGDUIN SGD

IJNIIJNI

Majelis taklim adalah lembaga pendidikan nonformal yang memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi Quran masyarakat, namun seringkali terhambat oleh heterogenitas peserta, keterbatasan sumber daya, dan kurangnya kerangka pengajaran sistematis. Model Dick & Carey, dengan pendekatan desain instruksional terstruktur, menawarkan solusi bagi pemetaan kebutuhan peserta, perumusan tujuan pembelajaran, penyusunan materi, dan evaluasi hasil. Penelitian ini menganalisis penerapan model tersebut dalam dua majelis taklim di Bandung, mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan, serta mengembangkan rekomendasi inovatif untuk mengoptimalkan proses belajar di era digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan studi literatur, observasi, wawancara mendalam, dan analisis data tematik. Hasilnya menunjukkan model Dick & Carey efektif meningkatkan struktur belajar, penilaian sistematis, dan motivasi peserta, khususnya melalui integrasi aplikasi Al‑Quran dan media sosial. Untuk memperoleh keberhasilan, penekanan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan desain instruksional guru serta pelatihan berbasis teknologi dibutuhkan.

Penerapan Model Dick & Carey di majelis taklim berhasil memperbaiki struktur pembelajaran, evaluasi, dan motivasi peserta, serta meningkatkan ketercapaian literasi Quran.Model ini menyesuaikan kebutuhan peserta melalui analisis kebutuhan, menyusun materi yang relevan, dan menerapkan evaluasi formatif dan sumatif secara sistematik.Keberhasilan mengharuskan pengembangan kapasitas guru, pemanfaatan teknologi, dan pelatihan berkelanjutan untuk menjaga kualitas pengajaran.

Pertanyaan penelitian baru dapat mengkaji dampak jangka panjang penerapan Model Dick & Carey terhadap peningkatan kualitas literasi Quran di kalangan peserta majelis taklim, dengan memanfaatkan pendekatan longitudinal dan kontrol pada kelompok yang tidak menerapkan model. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi integrasi pembelajaran berbasis proyek (project‑based learning) dengan Model Dick & Carey di ruang majelis, menilai efektivitasnya dalam memfasilitasi pembelajaran kontekstual dan partisipatif. Terakhir, penelitian lanjutan disarankan untuk membandingkan efektivitas Model Dick & Carey dengan model desain instruksional lain, seperti ADDIE, dalam konteks pendidikan nonformal, guna mengidentifikasi kelemahan dan keunggulan yang dapat dioptimalkan bagi pengembangan kurikulum dan pelatihan pengajar majelis taklim.

  1. Implementation Of The Dick And Carey Model In Improving Islamic Religious Education Learning At Assalam... ejournal.uniramalang.ac.id/index.php/alwijdan/article/view/3550Implementation Of The Dick And Carey Model In Improving Islamic Religious Education Learning At Assalam ejournal uniramalang ac index php alwijdan article view 3550
  2. Exploring the Qur'anic Literacy Tradition: A Review of Traditional and Modern Pesantren in Tuban... journal.iaimnumetrolampung.ac.id/index.php/jf/article/view/4670Exploring the Quranic Literacy Tradition A Review of Traditional and Modern Pesantren in Tuban journal iaimnumetrolampung ac index php jf article view 4670
  3. Contribution of Islamic University to Development of Mosque-Based Non-Formal Islamic Education in Lombok... ejournal.alhayat.or.id/index.php/ajie/article/view/8Contribution of Islamic University to Development of Mosque Based Non Formal Islamic Education in Lombok ejournal alhayat index php ajie article view 8
  4. THE LEARNING THEORY OF B.F. SKINNER AND TEACHING STRATEGIES FOR ADHD STUDENTS | Special Education [SE].... prademicpress.com/index.php/specialeducation/article/view/39THE LEARNING THEORY OF B F SKINNER AND TEACHING STRATEGIES FOR ADHD STUDENTS Special Education SE prademicpress index php specialeducation article view 39
Read online
File size390.48 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test