UGMUGM

Journal of Leadership in OrganizationsJournal of Leadership in Organizations

Artikel ini menyelidiki bagaimana logika institusional dominan (moral vs pasar) memengaruhi persepsi karyawan tentang legitimasi kepemimpinan algoritmik. Penelitian ini memperkenalkan komunikasi transparansi sebagai variabel mediasi yang menjelaskan bagaimana logika institusional memengaruhi persepsi legitimasi. Selain itu, industri tipe (manufaktur vs layanan) dimodelkan sebagai moderator. Penelitian ini dilakukan di Kudus Regency, Jawa Tengah, Indonesia, dengan menggunakan desain eksperimen skenario dan mengumpulkan data dari 100 karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa logika institusional dominan secara signifikan mempengaruhi persepsi legitimasi kepemimpinan, dengan komunikasi transparan sebagai mediator. Selain itu, industri tipe memoderasi hubungan antara logika institusional dan persepsi legitimasi. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang bagaimana logika institusional dan komunikasi transparan mempengaruhi penerimaan kepemimpinan algoritmik di Indonesia.

Penelitian ini menyelidiki bagaimana logika institusional dan komunikasi transparan memengaruhi penerimaan kepemimpinan algoritmik di Indonesia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa logika institusional dominan, baik moral maupun pasar, memiliki pengaruh signifikan terhadap persepsi legitimasi kepemimpinan algoritmik.Komunikasi transparan ditemukan sebagai mediator yang menjelaskan hubungan antara logika institusional dan persepsi legitimasi.Selain itu, industri tipe memoderasi hubungan ini, dengan karyawan di sektor manufaktur lebih menerima kepemimpinan algoritmik dibandingkan dengan sektor layanan.Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang bagaimana logika institusional dan komunikasi transparan mempengaruhi penerimaan kepemimpinan algoritmik di Indonesia, dan menekankan pentingnya mempertimbangkan konteks industri dan budaya dalam penerapan teknologi kepemimpinan algoritmik.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara negara-negara dengan budaya dan konteks industri yang berbeda untuk memahami bagaimana logika institusional dan komunikasi transparan mempengaruhi penerimaan kepemimpinan algoritmik secara global. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan algoritmik dapat disesuaikan dengan nilai-nilai dan norma-norma lokal di berbagai negara. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menyelidiki dampak kepemimpinan algoritmik pada produktivitas dan kepuasan kerja karyawan, serta bagaimana organisasi dapat memastikan bahwa kepemimpinan algoritmik tidak mengabaikan aspek-aspek etis dan kemanusiaan dalam pengambilan keputusan.

  1. Understanding Employee Acceptance of Algorithmic Leadership in Indonesia: Insights from Institutional... journal.ugm.ac.id/leadership/article/view/107734Understanding Employee Acceptance of Algorithmic Leadership in Indonesia Insights from Institutional journal ugm ac leadership article view 107734
  2. The Future of Homo. future homo https doi october pages author michel odent primal health research centre... worldscientific.com/worldscibooks/10.1142/11458The Future of Homo future homo https doi october pages author michel odent primal health research centre worldscientific worldscibooks 10 1142 11458
  3. Corporate Social Responsibility (CSR) and its Influence on Organizational Reputation | Journal of Public... carijournals.org/journals/index.php/JPR/article/view/1694Corporate Social Responsibility CSR and its Influence on Organizational Reputation Journal of Public carijournals journals index php JPR article view 1694
Read online
File size532.94 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test