UNSURYAUNSURYA
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRIJURNAL TEKNOLOGI INDUSTRIPengendalian suhu dan kelembaban merupakan faktor krusial dalam pemeliharaan ayam petelur, karena fluktuasi lingkungan yang tidak terkontrol dapat menurunkan kenyamanan, meningkatkan stres, dan berdampak pada produktivitas. Sebagian besar peternak masih menggunakan metode monitoring manual yang tidak mampu merespons perubahan kondisi secara cepat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji prototipe sistem monitoring dan controlling suhu serta kelembaban berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan NodeMCU ESP8266, sensor DHT22, dan platform Home Assistant untuk pemantauan real-time serta pengendalian otomatis kipas pendingin dan pemanas. Pengujian dilakukan pada kondisi ruang terbuka dan tertutup untuk mengevaluasi akurasi sensor dan efektivitas sistem dengan pengumpulan data setiap 5 menit. Hasil menunjukkan bahwa sensor DHT22 memiliki tingkat error rendah, yaitu 0–2,00% untuk suhu di ruang tertutup, 0,32–0,64% di ruang terbuka, dan error kelembaban 0,26–1,17%. Sistem kendali otomatis mampu menjaga suhu kandang mendekati rentang ideal (±32°C), meningkatkan suhu sebesar 2,6–4,3°C pada kondisi dingin, dan menurunkan suhu 1,8°C pada kondisi panas. Untuk kelembaban, sistem mampu meningkatkan kelembaban sebesar 1–3% sesuai kebutuhan. Sistem berbasis IoT yang dikembangkan menunjukkan respons cepat dan akurasi tinggi dalam menjaga kestabilan lingkungan kandang ayam petelur serta menawarkan solusi yang lebih efisien dibandingkan metode konvensional. Integrasi Home Assistant sebagai pusat kontrol kandang menjadi kontribusi tambahan yang belum banyak diterapkan dalam penelitian sejenis.
Penelitian ini berhasil mengembangkan prototipe sistem monitoring dan controlling suhu serta kelembaban kandang ayam petelur berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan NodeMCU ESP8266, sensor DHT22, platform Home Assistant, serta aktuator fan dan pemanas.Sistem terbukti mampu melakukan pemantauan real-time dan pengendalian otomatis yang responsif terhadap perubahan lingkungan, dengan akurasi sensor yang tinggi dan kemampuan menstabilkan suhu mendekati 32°C serta menjaga perubahan kelembaban sebesar 1–3%.Meskipun sistem telah efektif, masih terdapat keterbatasan seperti belum adanya pengendalian kelembapan aktif dan pengujian ketahanan jangka panjang, sehingga perlu pengembangan lebih lanjut.
Pertama, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi aktuator pengatur kelembapan aktif, seperti misting system atau humidifier, untuk mengevaluasi pengaruh pengendalian kelembapan secara langsung terhadap kenyamanan ayam dan stabilitas mikroklimat kandang. Kedua, perlu dilakukan penelitian mengenai konsumsi daya sistem secara menyeluruh, termasuk analisis efisiensi energi dari masing-masing komponen aktuator dan mikrokontroler, agar sistem dapat dioptimalkan untuk penggunaan jangka panjang di peternakan skala besar. Ketiga, penting untuk menguji ketahanan sistem dalam operasi jangka panjang (minimal 6 bulan) di lingkungan kandang sesungguhnya, termasuk evaluasi terhadap dampak kelembapan tinggi, debu, dan korosi terhadap komponen elektronik, agar diperoleh data realiabilitas yang dapat mendukung komersialisasi sistem. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi kekurangan dari prototipe saat ini dan memperkuat penerapan IoT dalam peternakan modern yang mandiri dan berkelanjutan.
| File size | 439.35 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UMGUMG Transformator distribusi 2500 kVA/11,5 kV berperan vital sebagai sumber suplai utama bagi mesin-mesin produksi di PT XYZ. Penelitian ini menganalisis efisiensiTransformator distribusi 2500 kVA/11,5 kV berperan vital sebagai sumber suplai utama bagi mesin-mesin produksi di PT XYZ. Penelitian ini menganalisis efisiensi
PELITABANGSAPELITABANGSA Penelitian ini berhasil merancang alur data yang solid dari akuisisi data hingga visualisasi, membuktikan keberhasilan integrasi sensor PZEM-004T dan ESP32.Penelitian ini berhasil merancang alur data yang solid dari akuisisi data hingga visualisasi, membuktikan keberhasilan integrasi sensor PZEM-004T dan ESP32.
PELITABANGSAPELITABANGSA Kebaruan desain terletak pada integrasi konteks degradasi pesisir Paciran dengan fungsi riset, edukasi, dan konservasi dalam satu sistem bangunan berkelanjutanKebaruan desain terletak pada integrasi konteks degradasi pesisir Paciran dengan fungsi riset, edukasi, dan konservasi dalam satu sistem bangunan berkelanjutan
PELITABANGSAPELITABANGSA Lebih lanjut, studi ini menyoroti pentingnya pendekatan multidisiplin yang melibatkan arsitektur, teknologi bangunan, dan rekayasa lingkungan untuk mengoptimalkanLebih lanjut, studi ini menyoroti pentingnya pendekatan multidisiplin yang melibatkan arsitektur, teknologi bangunan, dan rekayasa lingkungan untuk mengoptimalkan
UNTARUNTAR PT. XYZ sebagai produsen carbon rod menghadapi tantangan dalam mengelola emisi CO₂ dan limbah padat secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisPT. XYZ sebagai produsen carbon rod menghadapi tantangan dalam mengelola emisi CO₂ dan limbah padat secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
UNESAUNESA Penelitian di masa depan harus menggabungkan model yang lebih canggih yang mensimulasikan gangguan lingkungan atau memvalidasi algoritma clustering dalamPenelitian di masa depan harus menggabungkan model yang lebih canggih yang mensimulasikan gangguan lingkungan atau memvalidasi algoritma clustering dalam
Tel-UTel-U Hal ini menjadi masalah karena terbatasnya ruang dan lahan yang dapat digunakan untuk membangun gedung pertunjukkan baru akibat padatnya penduduk di kotaHal ini menjadi masalah karena terbatasnya ruang dan lahan yang dapat digunakan untuk membangun gedung pertunjukkan baru akibat padatnya penduduk di kota
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Dengan masalah yang disebutkan sebelumnya, menggunakan energi fosil tidak dapat dimanfaatkan untuk waktu yang lama. Oleh karena itu, dengan menganalisisDengan masalah yang disebutkan sebelumnya, menggunakan energi fosil tidak dapat dimanfaatkan untuk waktu yang lama. Oleh karena itu, dengan menganalisis
Useful /
UNSURYAUNSURYA Konsistensi performa yang ditunjukkan pada pengujian lapangan dan simulasi membuktikan bahwa sistem bekerja stabil, responsif, dan mampu melaksanakan fungsiKonsistensi performa yang ditunjukkan pada pengujian lapangan dan simulasi membuktikan bahwa sistem bekerja stabil, responsif, dan mampu melaksanakan fungsi
UMSJUMSJ Oleh karena itu, diperlukan mekanisme kontrol yudisial yang efektif, batas waktu pemblokiran, serta prosedur yang transparan untuk menjamin keseimbanganOleh karena itu, diperlukan mekanisme kontrol yudisial yang efektif, batas waktu pemblokiran, serta prosedur yang transparan untuk menjamin keseimbangan
UNESAUNESA Basic skills such as bottom passing in volleyball rely on physiological and technical understanding. The results of the analysis showed that physiologicalBasic skills such as bottom passing in volleyball rely on physiological and technical understanding. The results of the analysis showed that physiological
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Hasil: Dari 40 responden yang diteliti, tingkat pengetahuan didominasi oleh pengetahuan kategori kurang dengan frekuensi 25 (62,5%), selanjutnya pengetahuanHasil: Dari 40 responden yang diteliti, tingkat pengetahuan didominasi oleh pengetahuan kategori kurang dengan frekuensi 25 (62,5%), selanjutnya pengetahuan