E JOURNALLPPMUNSAE JOURNALLPPMUNSA

Jurnal Kesehatan SamawaJurnal Kesehatan Samawa

Latar belakang: Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak balita di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pneumonia masih menjadi masalah kesehatan serius, tercatat sebagai salah satu penyebab kematian terbanyak pada anak usia di bawah lima tahun. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian pneumonia pada anak balita. Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan jumlah sampel 44 balita yang di rawat di ruang anak RSUD Sumbawa. Data dikumpulkan melalui kuesioner riwayat pemberian ASI dan rekam medis untuk memastikan diagnosis pneumonia. Analisis secara univariat dan bivariat data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05 dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa balita yang tidak mendapatkan ASI eksklusif memiliki kejadian pneumonia lebih tinggi dibandingkan balita yang mendapatkan ASI eksklusif. Uji Chi-Square menghasilkan nilai p = 0,002, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian pneumonia. Kesimpulannya, ASI eksklusif terbukti berhubungan dengan penurunan kejadian pneumonia pada balita. Oleh karena itu, promosi ASI eksklusif perlu terus digencarkan sebagai upaya preventif untuk menurunkan angka kejadian pneumonia di wilayah Sumbawa.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian pneumonia pada balita.Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,002 (<0,05), yang berarti balita yang tidak mendapatkan ASI eksklusif lebih berisiko mengalami pneumonia dibandingkan balita yang mendapatkan ASI eksklusif.Saran yang disampaikan pada penelitian ini adalah meningkatkan edukasi kepada ibu dan keluarga mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif sebagai upaya pencegahan pneumonia dan mengintegrasikan promosi ASI eksklusif dalam setiap pelayanan kesehatan anak di RSUD Sumbawa.

Kedepannya, peneliti dapat mengkaji dampak tingkat pendidikan ibu terhadap kepatuhan pemberian ASI eksklusif dan kejadian pneumonia pada balita, sehingga dapat mengetahui peran pendidikan dalam promosi ASI eksklusif. Selain itu, studi longitudinal yang melibatkan program dukungan komunitas terhadap ibu menyusui dapat mengidentifikasi apakah intervensi berbasis komunitas meningkatkan durasi ASI eksklusif dan menurunkan tingkat pneumonia. Selanjutnya, penelitian multivariat yang menambahkan variabel imunisasi, gizi, dan paparan lingkungan dapat memetakan interaksi faktor-faktor tersebut dengan ASI eksklusif dalam menyebabkan pneumonia, sehingga dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan kesehatan yang lebih komprehensif. dengan tiga pendekatan tersebut, dapat diperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh tentang faktor risiko dan perlindungan terhadap pneumonia pada balita, serta mendukung pembuatan program intervensi yang lebih terarah dan efektif.

Read online
File size295.4 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test