SINERGISSINERGIS
ARTERI : Jurnal Ilmu KesehatanARTERI : Jurnal Ilmu KesehatanSkabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi dan sensitisasi terhadap Sarcoptes scabiei var hominis. Skabies ditandai dengan gatal malam hari, mengenai sekelompok orang, dengan tempat predileksi di lipatan kulit yang tipis, hangat, dan lembab. Gejala klinis dapat ditandai dengan munculnya polimorfi yang tersebar diseluruh tubuh. Adapun penyakit skabies ini dapat dicegah dengan melakukan edukasi pada pasien tentang penyakit scabies yang meliputi: perjalanan penyakit, penularan, cara eradikasi tungau skabies, menjaga higiene pribadi, dan tata cara pengobatan yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi angka kejadian skabies dan faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian skabies berdasarkan faktor usia dan jenis kelamin di RS Pertamina Bintang Amin Periode 02 Januari 2016-31 Desember 2018. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian studi retrospektif deskriptif dengan melihat catatan medik pasien skabies di Poliklinik Penyakit Kulit Dan Kelamin RS Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung Periode 02 Januari 2016-31 Desember 2018. Pada penelitian ini didapatkan hasil prevalensi penyakit skabies yaitu sebanyak 261 kasus (9%) dari 2924 pasien penyakit kulit dan kelamin periode 02 Januari 2016-31 Desember 2018 dengan prevalensi tertinggi yaitu pada tahun 2018 sebanyak 108 kasus (11%) dari 963 pasien penyakit kulit dan kelamin. skabies bisa terjadi pada perempuan atau laki-laki dan anak-anak atau dewasa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa usia terbanyak yang menderita skabies yaitu pada kelompok usia 20-59 tahun sebanyak 128 kasus (49%), dan jenis kelamin terbanyak yang menderita skabies yaitu laki-laki sebanyak 163 kasus (62,5%).
Penelitian menunjukkan bahwa prevalensi skabies di RS Pertamina Bintang Amin cenderung meningkat, dengan kasus tertinggi pada tahun 2018 (11%) dan terendah pada tahun 2016 (6,6%).Penderita skabies paling banyak ditemukan pada kelompok usia produktif 20-59 tahun (49%), sementara kelompok usia 0-4 tahun memiliki prevalensi terendah (4,2%).Mayoritas penderita skabies adalah laki-laki (62,5%) dibandingkan perempuan (37,5%), menunjukkan perbedaan kerentanan berdasarkan jenis kelamin.
Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada efektivitas program edukasi kesehatan yang dirancang khusus untuk meningkatkan kesadaran akan kebersihan diri dan lingkungan, terutama di kalangan masyarakat dengan tingkat pendidikan bervariasi, guna mengurangi angka kejadian skabies secara signifikan. Penting juga untuk melakukan studi yang lebih mendalam mengenai faktor sosial-ekologis spesifik yang berkontribusi pada tingginya prevalensi skabies, seperti kepadatan hunian rumah, ketersediaan air bersih, dan kondisi fasilitas umum atau tempat tinggal bersama di wilayah perkotaan padat. Hal ini akan membantu mengidentifikasi akar permasalahan penularan penyakit secara lebih komprehensif. Selain itu, mengingat temuan bahwa kelompok usia produktif (20-59 tahun) memiliki angka kejadian skabies tertinggi, diperlukan penelitian prospektif untuk melacak jalur penularan dalam rumah tangga. Studi ini dapat mengidentifikasi bagaimana skabies menular dari individu yang sering berinteraksi di lingkungan berisiko tinggi (misalnya anak-anak atau anggota keluarga dari pondok pesantren/asrama) kepada anggota keluarga dewasa, serta memahami perilaku dan kebiasaan yang memfasilitasi penularan tersebut. Dengan demikian, intervensi pencegahan dapat dirancang lebih tepat sasaran, tidak hanya berfokus pada individu penderita tetapi juga pada dinamika penularan dalam keluarga dan komunitas yang lebih luas.
| File size | 173.97 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
ISTEKICSADABJNISTEKICSADABJN Pendidikan membantu seseorang dalam meningkatkan kemampuan dan pengetahuannya. Pendidikan pada dasarnya adalah usaha yang secara sadar dilakukan untukPendidikan membantu seseorang dalam meningkatkan kemampuan dan pengetahuannya. Pendidikan pada dasarnya adalah usaha yang secara sadar dilakukan untuk
ISTEKICSADABJNISTEKICSADABJN Dalam perspektif hukum kesehatan, tanggung jawab tindakan medis melekat pada tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan, sedangkan dalam perspektifDalam perspektif hukum kesehatan, tanggung jawab tindakan medis melekat pada tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan, sedangkan dalam perspektif
ISTEKICSADABJNISTEKICSADABJN Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan seks bebas pada remaja di DesaPenelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan seks bebas pada remaja di Desa
ISTEKICSADABJNISTEKICSADABJN Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin baik penerapan Calgary Family Intervention, maka semakin baik pula fungsi kesehatan keluargaBerdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin baik penerapan Calgary Family Intervention, maka semakin baik pula fungsi kesehatan keluarga
UMIUMI Aplikasi ini memiliki fitur utama seperti edukasi, deteksi dini, dan konsultasi yang membantu orang tua dan petugas kesehatan dalam pencegahan stunting.Aplikasi ini memiliki fitur utama seperti edukasi, deteksi dini, dan konsultasi yang membantu orang tua dan petugas kesehatan dalam pencegahan stunting.
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan prevalensi penderita Tuberkulosis paru BTA Positif di Rumah Sakit Umum Daerah Cideres pada bulan Agustus-OktoberTujuan penelitian ini adalah untuk menentukan prevalensi penderita Tuberkulosis paru BTA Positif di Rumah Sakit Umum Daerah Cideres pada bulan Agustus-Oktober
STIKESLHOKSEUMAWESTIKESLHOKSEUMAWE Sampel penelitian berjumlah 49 responden dan menggunakan alat ukur food recall dan lembar ceklis observasi luka. Analisa data menggunakan uji statisticSampel penelitian berjumlah 49 responden dan menggunakan alat ukur food recall dan lembar ceklis observasi luka. Analisa data menggunakan uji statistic
UNIBAUNIBA Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Botania Kota Batam pada bulan Desember 2021. Sampel dalam penelitian ini adalah 54 responden. Dengan Teknik pengambilanPenelitian ini dilakukan di Puskesmas Botania Kota Batam pada bulan Desember 2021. Sampel dalam penelitian ini adalah 54 responden. Dengan Teknik pengambilan
Useful /
UHTUHT Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dengan pelarut etanol 96%, uji aktivitas antibiofilmnya menggunakan metode microtiter plate biofilm assay.Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dengan pelarut etanol 96%, uji aktivitas antibiofilmnya menggunakan metode microtiter plate biofilm assay.
UNIBAUNIBA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lendir bekicot (Achatina fulica) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Salmonella typhi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lendir bekicot (Achatina fulica) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Salmonella typhi.
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan limbah biji nangka untuk pembuatan rempeyek biji nangka (REJIKA) di Desa Margo Mulyo menunjukkan bahwa pemanfaatanKegiatan sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan limbah biji nangka untuk pembuatan rempeyek biji nangka (REJIKA) di Desa Margo Mulyo menunjukkan bahwa pemanfaatan
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Peningkatan ketrampilan operator terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi baru terkait dengan kemahiran program komputer sangat patut ditularkanPeningkatan ketrampilan operator terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi baru terkait dengan kemahiran program komputer sangat patut ditularkan