SINERGISSINERGIS
ARTERI : Jurnal Ilmu KesehatanARTERI : Jurnal Ilmu KesehatanCorona Viruses (CoV) menjadi perbincangan dari seluruh kalangan di Dunia sejak Desember 2019 hingga April 2021 masih menjadi permasalahan. Novel coronavirus (2019-nCoV) adalah jenis baru coronavirus yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia yang dapat menyebabkan penyakit mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). COVID - 19 dapat menyebar dari orang ke orang terutama ketika orang yang terinfeksi melakukan kontak dekat dengan orang lain. Salah satu upaya yang dapat dilakukan masyarakat untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 adalah pengetahuan dan pemahaman terkait COVID-19. Pengetahuan yang didapat tersebut dapat mendorong masyarakat untuk melakukan tindakan seperti mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah serta melakukan proteksi dasar yaitu menerapkan 3M dan 3T di masa pandemik COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan COVID-19 di Desa Lebak Peniangan Kecamatan Rebang Tangkas Way Kanan Provinsi Lampung. Peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi ditentukan berdasarkan kartu keluarga yaitu sebanyak 1500 KK. Sampel diperoleh dengan menggunakan teknik Random sampling sebanyak 306 responden. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetauan dan perilaku kemudian dianalisis menggunakan Uji Chi Square. Hasil Uji Chi Square menunjukkan bahwa nilai p value = 0,000 kurang dari p alpha= 0,005 yang artinya terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan COVID-19 di Desa Lebak Peniangan Kecamatan Rebang Tangkas Way Kanan Lampung Tahuj 2021. Penelitian juga menunjukkan bahwa pengetahuan responden tentang COVID-19 sebagian besar dalam kategori baik yaitu sebanyak 258 responden (84.3%). Perilaku responden dalam upaya pencegahan COVID-19 sebagian besar dalam kategori cukup yaitu sebanyak 218 responden (71.2%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan responden dengan perilaku pencegahan COVID-19 pada masyarakat. Masyarakat perlu menambah wawasan pengetahuan untuk meningkatkan perilaku pencegahan COVID-19.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan COVID-19 pada masyarakat di Desa Lebak Peniangan Kecamatan Rebang Tangkas Way Kanan Provinsi Lampung Tahun 2021, peneliti menyimpulkan bahwa anggota masyarakat Desa Lebak Peniangan sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan COVID-19 dalam kategori baik.Tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan COVID-19 memiliki hubungan yang bermakna dalam penelitian ini.Kedua variabel penelitian ini memiliki hubungan positif yang sedang dengan nilai r sebesar 0,463.Semakin baik tingkat pengetahuan masyarakat mengenai COVID-19 maka semakin baik juga upaya masyarakat untuk melakukan pencegahan terhadap COVID-19 dan memutus rantai penyebaran COVID-19 serta tetap mematuhi protokol kesehatan.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pencegahan COVID-19, seperti peran tokoh masyarakat atau pengaruh norma sosial. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan kelompok usia yang berbeda untuk melihat apakah terdapat perbedaan tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan COVID-19 antar kelompok usia. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas program edukasi kesehatan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan COVID-19 pada masyarakat. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perilaku pencegahan COVID-19 dan dapat menjadi dasar untuk merumuskan intervensi yang lebih efektif dalam meningkatkan kesadaran dan tindakan pencegahan COVID-19 di masyarakat.
| File size | 389.05 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
ALMAATAALMAATA Oleh karena itu, pemerintah melakukan program percepatan penurunan stunting melalui program spesifik dan sensitif yang melibatkan banyak sektor. BerbagaiOleh karena itu, pemerintah melakukan program percepatan penurunan stunting melalui program spesifik dan sensitif yang melibatkan banyak sektor. Berbagai
ALMAATAALMAATA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara citra tubuh dengan perilaku melewatkan makan pada wanita usia subur pranikah di kabupatenPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara citra tubuh dengan perilaku melewatkan makan pada wanita usia subur pranikah di kabupaten
ALMAATAALMAATA 2) dan berasal dari keluarga dengan penghasilan rendah (OR = 1. 9 95% CI = 1. 08 - 3. 2), setelah mengendalikan variabel lain. Pada populasi berpenghasilan2) dan berasal dari keluarga dengan penghasilan rendah (OR = 1. 9 95% CI = 1. 08 - 3. 2), setelah mengendalikan variabel lain. Pada populasi berpenghasilan
UWKSUWKS Praktik pantangan makanan selama kehamilan dan masa nifas memperburuk risiko ini, serta pernikahan dini dan rendahnya literasi gizi memperkuat siklus malnutrisiPraktik pantangan makanan selama kehamilan dan masa nifas memperburuk risiko ini, serta pernikahan dini dan rendahnya literasi gizi memperkuat siklus malnutrisi
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi dengan video animasi secara signifikan lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai perkawinanPenelitian ini menunjukkan bahwa edukasi dengan video animasi secara signifikan lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai perkawinan
BSIBSI Empat belas remaja yang sering terpapar asap rokok menjadi peserta. Sebelum edukasi, 70% peserta memiliki pengetahuan rendah, 43% menengah, dan 7% tinggi.Empat belas remaja yang sering terpapar asap rokok menjadi peserta. Sebelum edukasi, 70% peserta memiliki pengetahuan rendah, 43% menengah, dan 7% tinggi.
UNTADUNTAD Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan total responden 48 wanita hamil. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive, dan data dikumpulkanPenelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan total responden 48 wanita hamil. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive, dan data dikumpulkan
UNIPMAUNIPMA Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus diterapkan pada pengusaha UMKM di wilayah tersebut. Teknik pengumpulan data meliputi observasi,Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus diterapkan pada pengusaha UMKM di wilayah tersebut. Teknik pengumpulan data meliputi observasi,
Useful /
ALMAATAALMAATA Makanan jajanan yang ditawarkan penjual belum tentu menyehatkan dan hal yang disukai anak-anak sekolah dasar tetapi sayangnya tidak semuanya aman dikonsumsiMakanan jajanan yang ditawarkan penjual belum tentu menyehatkan dan hal yang disukai anak-anak sekolah dasar tetapi sayangnya tidak semuanya aman dikonsumsi
ALMAATAALMAATA HDL rendah menjadi salah satu kriteria sindrom metabolik. Rendahnya HDL dalam darah akan menyebabkan terjadinya aterosklerosis dan berdampak pada peningkatanHDL rendah menjadi salah satu kriteria sindrom metabolik. Rendahnya HDL dalam darah akan menyebabkan terjadinya aterosklerosis dan berdampak pada peningkatan
ALMAATAALMAATA Rasio pajak hanya berkaitan signifikan dengan severe stunting pada usia 24-59 bulan. (ARRR= 0. 98; 95%CI: 0. 96-0. Terdapat pula perbedaan geografis terkaitRasio pajak hanya berkaitan signifikan dengan severe stunting pada usia 24-59 bulan. (ARRR= 0. 98; 95%CI: 0. 96-0. Terdapat pula perbedaan geografis terkait
SINERGISSINERGIS skabies bisa terjadi pada perempuan atau laki-laki dan anak-anak atau dewasa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa usia terbanyak yang menderita skabiesskabies bisa terjadi pada perempuan atau laki-laki dan anak-anak atau dewasa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa usia terbanyak yang menderita skabies