SINERGISSINERGIS

ARTERI : Jurnal Ilmu KesehatanARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan

Kondilomata Akuminata atau kutil kelamin disebabkan oleh human papiloma virus (HPV) tipe tertentu, terutama tipe 6 dan 11. Tingkat pendidikan berperan dalam penerimaan pengetahuan dan informasi mengenai penyakit kondiloma akuminata, di mana semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, biasanya pemahaman terhadap masalah kesehatan dan pencegahannya lebih besar. Sebaliknya, tingkat pendidikan yang rendah dapat membatasi pengetahuan tentang bahaya perilaku tidak sehat, sehingga mengurangi motivasi untuk mengadopsi gaya hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan dengan angka kejadian kondiloma akuminata di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung periode 2018-2020. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pengumpulan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penderita kondiloma akuminata, frekuensi tingkat pendidikan terbanyak adalah rendah (49,3%). Uji statistik Spearman menunjukkan p=0,009 (p<0,05) dengan nilai r= 0,256. Kesimpulannya, terdapat hubungan signifikan antara tingkat pendidikan dengan kondiloma akuminata, dan semakin rendah tingkat pendidikan, semakin tinggi angka kejadian kondiloma akuminata.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar penderita kondiloma akuminata memiliki tingkat pendidikan rendah.Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan angka kejadian kondiloma akuminata di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUD Dr.Semakin rendah tingkat pendidikan, semakin tinggi angka kejadian kondiloma akuminata.

Berdasarkan hasil penelitian ini, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menggunakan rancangan penelitian yang lebih kompleks, seperti studi kohort atau studi kasus kontrol, untuk mengkaji hubungan sebab-akibat antara tingkat pendidikan dan kejadian kondiloma akuminata. Selain itu, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap peningkatan risiko kondiloma akuminata, seperti perilaku seksual berisiko, status imunologi, dan akses terhadap layanan kesehatan. Untuk meningkatkan efektivitas pencegahan kondiloma akuminata, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan dan evaluasi intervensi edukasi kesehatan yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan dan karakteristik sosio-demografi masyarakat, serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya vaksinasi HPV sebagai upaya pencegahan primer. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pengembangan kebijakan kesehatan dan program pencegahan kondiloma akuminata yang lebih efektif.

Read online
File size345.92 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test