UNIDAUNIDA

JURNAL AGROINDUSTRI HALALJURNAL AGROINDUSTRI HALAL

Bakso nabati merupakan produk olahan protein nabati yang memiliki sifat menyerupai bakso dari daging sapi. Tepung kacang merah (TKM) mengandung protein tinggi serta jamur tiram putih (JTP) sebagai sumber serat dari pangan nabati pada pengolahan bakso nabati. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan formulasi terpilih bakso nabati TKM dan JTP terhadap mutu kimia dan sensoris yang memenuhi SNI 3818:2014 tentang bakso daging kombinasi. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap, terdiri dari 4-taraf perlakuan dan ulangan, sehingga ada 16-unit percobaan. Perlakuan penelitian yaitu rasio kombinasi tepung kacang merah dan jamur tiram putih yaitu KJ1 (50:20), KJ2 (45:25), KJ3 (40:30), KJ4 (35:35). Hasil sidik ragam menunjukkan TKM : JTM berpengaruh nyata terhadap kadar air, protein, lemak, abu, serat kasar, serta analisis sensori (uji deskriptif dan uji hedonik) bakso nabati. Perlakuan terpilih pada bakso nabati adalah KJ2 (45:25) yang memenuhi SNI 3818−2014. Perlakuan KJ2 memiliki kadar air 58,07%, protein 8,67%, lemak 0,49%, abu 1,88%, dan serat kasar 3,41%. Perlakuan terpilih bakso nabati memiliki warna agak cokelat, beraroma dan berasa tepung kacang merah dan jamur tiram putih, serta bertekstur kenyal.

Rasio tepung kacang merah dan jamur tiram putih berpengaruh nyata pada bakso nabati yang dihasilkan terhadap uji deskriptif dan hedonik (warna, aroma, rasa, kekenyalan, serta penilaian keseluruhan), maupun kadar air, abu, protein, lemak, dan serat kasar.25) dipilih karena memenuhi standar mutu bakso kombinasi SNI 3818–2014.Bakso nabati dari perlakuan ini memiliki kadar air 58,07%, abu 1,88%, lemak 0,49%, protein 8,67%, dan serat kasar 3,41%, berwarna agak cokelat, berasa tepung kacang merah dan jamur tiram putih, serta bertekstur kenyal.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan metode pengolahan untuk meningkatkan kandungan protein dan serat pada bakso nabati, misalnya dengan memanfaatkan isolat protein kacang merah atau penambahan prebiotik dari jamur tiram putih. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan rasio kombinasi tepung kacang merah dan jamur tiram putih, dengan mempertimbangkan aspek tekstur, rasa, dan nilai gizi, serta melakukan analisis biaya-manfaat untuk menentukan formulasi yang paling ekonomis dan efisien. Terakhir, penelitian mengenai daya simpan bakso nabati dengan berbagai metode pengawetan, seperti pengemasan vakum atau penambahan bahan pengawet alami, perlu dilakukan untuk memperpanjang umur simpan produk dan menjaga kualitasnya selama penyimpanan, sehingga dapat menjangkau konsumen yang lebih luas dan meningkatkan nilai jual produk.

Read online
File size520.59 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test