IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO
Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran IslamAl-Tahrir: Jurnal Pemikiran IslamFollowing the dissolution of the Ottoman dynasty in 1924, Turkey experienced profound political transformations. Transitioning from a monarchy under the Ottoman Empire to a republican system under Mustafa Kemal Atatürk, the country embraced secularism as a foundational principle. This article explores the political rhetoric of Recep Tayyip Erdogan, the current President of Turkey, who has revived the concept of Neo-Ottomanism to shape Turkeys developmental trajectory and regional ambitions. By analyzing political statements, policy documents, and public discourses, this study investigates how Erdogans administration employed Neo-Ottomanism not only to evoke a nostalgic vision of the Ottoman Empires grandeur but also as a strategic framework for asserting Turkeys regional influence and political dominance. The article argues that Neo-Ottomanism is a symbolic tool for national identity construction and a practical instrument for projecting geopolitical power.. . Setelah runtuhnya dinasti Ottoman pada tahun 1924, Turki mengalami perubahan politik dan pemerintahan yang signifikan. Sebelumnya, Turki menjadi bagian dari monarki Ottoman, sementara kemudian di bawah Kemal Attaturk, Turki mengadopsi sistem pemerintahan Republik dan menerapkan sekularisme. Artikel ini membahas jargon politik yang diadopsi oleh Recep Tayyib Erdogan, Presiden Turki saat ini, yang memperkenalkan apa yang disebut sebagai kebijakan Neo-Ottomanisme untuk memproyeksikan agenda pembangunan dan regional Turki di masa depan. Menganalisis pernyataan politik dan dokumen kebijakan pemerintahan Erdogan, penelitian ini berfokus pada wacana Neo-Ottomanisme dan resonansinya di ruang publik Turki. Artikel ini berargumen bahwa Neo-Ottomanisme tidak hanya digunakan oleh pemerintahan Erdogan untuk membawa imajinasi romantisme tentang keagungan masa lalu Utsmaniyah ke hadapan masyarakat Turki, namun yang lebih penting adalah untuk meletakkan jalan bagi dominasi regional dan politik Turki.
Sebagai kesimpulan, penelitian ini menyoroti peran sentral Neo-Ottomanisme dalam membentuk kebijakan domestik dan luar negeri Turki di bawah kepemimpinan Erdogan.Melalui analisis wacana politik, dokumen kebijakan, dan praktik pemerintahan, penelitian ini menunjukkan bahwa Neo-Ottomanisme berfungsi sebagai alat strategis untuk membangun identitas nasional dan memproyeksikan kekuatan geopolitik Turki.Namun, implementasi Neo-Ottomanisme juga menghadapi tantangan internal dan eksternal, termasuk ketegangan dengan prinsip-prinsip sekularisme dan dinamika kekuatan regional yang kompleks.
Berdasarkan analisis terhadap judul, abstrak, dan kesimpulan artikel ini, serta mempertimbangkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak implementasi kebijakan Neo-Ottomanisme terhadap kelompok minoritas di Turki, khususnya terkait dengan isu identitas dan hak-hak budaya. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan menganalisis bagaimana konsep serupa dengan Neo-Ottomanisme diterapkan di negara-negara lain yang memiliki sejarah kekaisaran atau identitas nasional yang kuat, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam pendekatan dan hasilnya. Ketiga, penelitian mendalam mengenai peran media dan propaganda dalam membentuk opini publik tentang Neo-Ottomanisme di Turki perlu dilakukan, termasuk analisis konten media, survei opini publik, dan wawancara dengan berbagai pemangku kepentingan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas dan implikasi dari Neo-Ottomanisme dalam konteks politik, sosial, dan budaya Turki, serta berkontribusi pada pengembangan teori dan praktik kebijakan yang lebih efektif dan inklusif.
| File size | 421.72 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIPAHSINGARAJASTKIPAHSINGARAJA Fungsi bahasa pada papan petunjuk di ruang publik di tiga tempat wisata di Kecamatan Banjar dianalisis berdasarkan teori Yanhong dan Rungruang (2013) yangFungsi bahasa pada papan petunjuk di ruang publik di tiga tempat wisata di Kecamatan Banjar dianalisis berdasarkan teori Yanhong dan Rungruang (2013) yang
UIN SUSKAUIN SUSKA Artikel ini mengkaji model komunikasi yang digunakan oleh para pendakwa Islam (dai) di Indonesia dan Malaysia, dengan tujuan mengidentifikasi strategiArtikel ini mengkaji model komunikasi yang digunakan oleh para pendakwa Islam (dai) di Indonesia dan Malaysia, dengan tujuan mengidentifikasi strategi
UMDUMD Memiliki fasilitas lengkap diasosiasikan dengan kemudahan, ketenaran, dan elit, sementara si miskin sering kali bukan tokoh utama. Film Keluarga CemaraMemiliki fasilitas lengkap diasosiasikan dengan kemudahan, ketenaran, dan elit, sementara si miskin sering kali bukan tokoh utama. Film Keluarga Cemara
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Masa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang signifikan, sehingga menjadikan remaja kelompokMasa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang signifikan, sehingga menjadikan remaja kelompok
UNDIKSHAUNDIKSHA Pelanggaran ini bukan sekadar kegagalan pragmatis, melainkan strategi retoris untuk mengamankan dominasi kognitif di ruang debat publik. Penutur lebihPelanggaran ini bukan sekadar kegagalan pragmatis, melainkan strategi retoris untuk mengamankan dominasi kognitif di ruang debat publik. Penutur lebih
IDJOURNALIDJOURNAL Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan, skrining tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan konsultasi medis singkat. Kegiatan ini melibatkanMetode yang digunakan adalah edukasi kesehatan, skrining tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan konsultasi medis singkat. Kegiatan ini melibatkan
ISI DPSISI DPS Fenomena ini mencetuskan istilah baru yaitu work from café (WFC). Banyak sekali pengunjung yang melakukan kegiatan kerja atau berproduktivitas di kafeFenomena ini mencetuskan istilah baru yaitu work from café (WFC). Banyak sekali pengunjung yang melakukan kegiatan kerja atau berproduktivitas di kafe
UMSUUMSU Ternyata upaya penataan pedagang kaki lima di Malioboro menimbulkan permasalahan bagi pemusik difabel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif.Ternyata upaya penataan pedagang kaki lima di Malioboro menimbulkan permasalahan bagi pemusik difabel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif.
Useful /
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Game GEMOY terbukti sangat efektif meningkatkan literasi bahasa Inggris siswa kelas VIII di SMP Dongko dan SMP Trenggalek. Validasi media dan materi menunjukkanGame GEMOY terbukti sangat efektif meningkatkan literasi bahasa Inggris siswa kelas VIII di SMP Dongko dan SMP Trenggalek. Validasi media dan materi menunjukkan
UNKRISWINAUNKRISWINA Teknik analisis data meliputi kerapatan, frekuensi, dominansi, indeks nilai penting, dan indeks keanekaragaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanekaragamanTeknik analisis data meliputi kerapatan, frekuensi, dominansi, indeks nilai penting, dan indeks keanekaragaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanekaragaman
UNITY ACADEMYUNITY ACADEMY Nilai k dalam algoritma K-NN memberikan kontribusi yang sangat besar dalam penentuan kualitas klasifikasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa nilaiNilai k dalam algoritma K-NN memberikan kontribusi yang sangat besar dalam penentuan kualitas klasifikasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa nilai
UNITY ACADEMYUNITY ACADEMY Pemasaran melalui media social disebut juga marketing digital. Masih banyak Pelaku UMKM di Kota Medan yang belum paham akan teknik marketing digital sehinggaPemasaran melalui media social disebut juga marketing digital. Masih banyak Pelaku UMKM di Kota Medan yang belum paham akan teknik marketing digital sehingga