USUUSU
LingPoet: Journal of Linguistics and Literary ResearchLingPoet: Journal of Linguistics and Literary ResearchThis study aims to identify how high-context and low-context communication is represented in Twitter posts and to analyze the differences in communication styles between the two countries, particularly in the context of high-context and low-context communication using Edward Halls theory. The method in this research is a qualitative approach with data from three tweets related to #KawalPutusanMK and the new American presidential election. The results highlight cultural differences in tweets, with Indonesians using indirect, context-dependent language reflecting collectivism, while Americans favor direct, explicit communication reflecting individualism. These patterns underscore the need to understand cultural values to enhance cross-cultural online interactions.
This research demonstrates distinct communication styles on Twitter between Indonesian and American users, reflecting their respective cultural contexts.Indonesian tweets prioritize indirectness and contextual understanding, characteristic of a high-context culture, while American tweets favor directness and explicitness, typical of a low-context culture.These differences underscore the influence of cultural values like collectivism and individualism on online political discourse, emphasizing the importance of intercultural awareness for effective digital communication.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana faktor-faktor sosial-ekonomi dan demografis memengaruhi penggunaan gaya komunikasi yang berbeda di platform Twitter, khususnya dalam konteks politik. Selain itu, studi komparatif yang lebih luas dapat dilakukan dengan melibatkan lebih banyak negara dan platform media sosial untuk mengidentifikasi pola-pola komunikasi lintas budaya yang lebih umum. Terakhir, penelitian dapat berfokus pada pengembangan strategi komunikasi yang efektif untuk menjembatani kesenjangan budaya dalam interaksi online, dengan mempertimbangkan nuansa dan preferensi komunikasi dari berbagai kelompok budaya, sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan kolaborasi dalam ruang digital.
| File size | 646.72 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
MAHADEWAMAHADEWA Untuk mencapai tujuan ini, penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dan korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa jurusan pendidikan biologiUntuk mencapai tujuan ini, penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dan korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa jurusan pendidikan biologi
IPMAFAIPMAFA Kajian Gus Faiz Aminuddin melalui kanal YouTube Ponpes Asshofa Azzahro berhasil mengimplementasikan nilai-nilai komunikasi profetik—transendensi, liberasi,Kajian Gus Faiz Aminuddin melalui kanal YouTube Ponpes Asshofa Azzahro berhasil mengimplementasikan nilai-nilai komunikasi profetik—transendensi, liberasi,
SANIYASANIYA Namun, penelitian lebih lanjut harus dilakukan di berbagai universitas dan fakultas untuk mengeksplorasi nuansa gaya komunikasi dalam konteks yang berbeda.Namun, penelitian lebih lanjut harus dilakukan di berbagai universitas dan fakultas untuk mengeksplorasi nuansa gaya komunikasi dalam konteks yang berbeda.
STEBIS IGMSTEBIS IGM Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram unggul dalam konsistensi visual dan kurasi estetika, sedangkan TikTok lebih efektif dalam storytelling danHasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram unggul dalam konsistensi visual dan kurasi estetika, sedangkan TikTok lebih efektif dalam storytelling dan
BALIACADEMICPUBLISHINGBALIACADEMICPUBLISHING Melalui analisis kualitatif iklan media sosial, studi ini mengungkap bagaimana fitur dialektal Singlish, seperti penyederhanaan fonologis, penyesuaianMelalui analisis kualitatif iklan media sosial, studi ini mengungkap bagaimana fitur dialektal Singlish, seperti penyederhanaan fonologis, penyesuaian
ALMISHBAHALMISHBAH Dengan memanfaatkan teknologi secara bijak, dakwah Islam dapat berkembang secara dinamis, adaptif, dan relevan bagi semua kalangan, terutama generasi mudaDengan memanfaatkan teknologi secara bijak, dakwah Islam dapat berkembang secara dinamis, adaptif, dan relevan bagi semua kalangan, terutama generasi muda
SARI MUTIARASARI MUTIARA Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya peran kepolisian dalam memberikan hukuman pidana pelanggaran bagi korban yang mengalami kekerasan. Dalam halPermasalahan yang dihadapi adalah kurangnya peran kepolisian dalam memberikan hukuman pidana pelanggaran bagi korban yang mengalami kekerasan. Dalam hal
STKIP JBSTKIP JB Terakhir, 1 tuturan yang termasuk Gaya Ironis dan Humor. Kemudian Gaya bicara yang tidak terdeteksi ditemukan pada Intimate Style. Kesimpulannya, penggunaanTerakhir, 1 tuturan yang termasuk Gaya Ironis dan Humor. Kemudian Gaya bicara yang tidak terdeteksi ditemukan pada Intimate Style. Kesimpulannya, penggunaan
Useful /
AKRABJUARAAKRABJUARA Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa harga memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap keputusan pembelian produk Insto Cool di PT PharmaBerdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa harga memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap keputusan pembelian produk Insto Cool di PT Pharma
USUUSU Dalam sistem Affect dan Judgement, evaluasi terhadap perasaan dan perilaku manusia tidak hanya didasarkan pada dimensi sosial, tetapi juga pada dimensiDalam sistem Affect dan Judgement, evaluasi terhadap perasaan dan perilaku manusia tidak hanya didasarkan pada dimensi sosial, tetapi juga pada dimensi
AKRABJUARAAKRABJUARA WhatsApp memudahkan koordinasi lintas divisi dan mencegah risiko miskomunikasi.meski demikian, ada tantangan seperti pesan diluar jam kerja dan perpaduanWhatsApp memudahkan koordinasi lintas divisi dan mencegah risiko miskomunikasi.meski demikian, ada tantangan seperti pesan diluar jam kerja dan perpaduan
ALMISHBAHALMISHBAH Namun, penting untuk mengembangkan literasi digital keagamaan agar generasi milenial bisa memanfaatkan media digital dengan bijak, kritis, dan produktifNamun, penting untuk mengembangkan literasi digital keagamaan agar generasi milenial bisa memanfaatkan media digital dengan bijak, kritis, dan produktif