USMUSM

TEMATIKTEMATIK

UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia namun masih banyak yang mengalami kendala dalam pencatatan keuangan usaha secara sistematis. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan UMKM di Kelurahan Wonodri, Semarang Selatan, melalui pelatihan pembuatan laporan keuangan sederhana berbasis Microsoft Excel. Pelatihan dilaksanakan pada 11 Juni 2025 dengan 15 pelaku UMKM sebagai peserta. Metode meliputi ceramah, diskusi, dan praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan peserta dalam pencatatan dan pelaporan keuangan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat manajemen keuangan dan pembukuan UMKM serta mendukung keberlanjutan usaha.

Pelatihan literasi keuangan sederhana ini terbukti berhasil meningkatkan kemampuan pelaku UMKM di Kelurahan Wonodri dalam melakukan pencatatan dan pelaporan keuangan secara tertib dan akuntabel.Metode pelatihan yang mengombinasikan ceramah interaktif dengan praktik langsung memberikan efektivitas yang tinggi serta mendapat respon antusias dari seluruh peserta.Sebagai langkah lanjutan, disarankan untuk mengadakan pendampingan berkelanjutan serta mengembangkan pelatihan tambahan yang mencakup manajemen usaha dan pemasaran digital guna mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM di wilayah tersebut.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperluas pemahaman dan meningkatkan efektivitas program pemberdayaan UMKM. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pengelolaan keuangan UMKM, termasuk hambatan dan peluang yang dihadapi oleh pelaku usaha. Hal ini penting untuk merancang pelatihan yang lebih relevan dan sesuai dengan kebutuhan UMKM di era digital. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pengukuran dampak pelatihan literasi keuangan terhadap kinerja keuangan dan operasional UMKM secara jangka panjang. Model ini dapat digunakan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi pelaku UMKM terhadap manfaat dan tantangan dalam menerapkan prinsip-prinsip literasi keuangan dalam pengelolaan usaha sehari-hari. Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan dan penyedia layanan pelatihan untuk merancang program yang lebih inklusif dan berdaya guna.

  1. Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM di Jawa Tengah | Jurnal Siasat Bisnis.... journal.uii.ac.id/index.php/JSB/article/view/4424Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM di Jawa Tengah Jurnal Siasat Bisnis journal uii ac index php JSB article view 4424
  2. SMME Owners’ Financial Literacy and Business Growth | Mediterranean Journal of Social Sciences.... richtmann.org/journal/index.php/mjss/article/view/1528SMME OwnersAo Financial Literacy and Business Growth Mediterranean Journal of Social Sciences richtmann journal index php mjss article view 1528
Read online
File size883.81 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test