UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry
Bunayya : Jurnal Pendidikan AnakBunayya : Jurnal Pendidikan AnakShalat merupakan ibadah penting yang harus dikenalkan sejak dini. Berdasarkan observasi awal di TKN Al-Rahmah, anak belum mampu mengenal gerakan-gerakan shalat dengan baik, karena pengenalannya tidak menggunakan alat peraga yang menarik. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektif tidaknya pengenalan gerakan shalat menggunakan alat peraga dua dimensi di TKN tersebut. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain one group pretest-posttest. Penelitian dilakukan pada 20 anak kelas B sebagai sampel dengan menggunakan lembar observasi dan dokumentasi untuk pengumpulan data. Berdasarkan analisis data telah dibuktikan bahwa nilai pre-test 46% dan nilai post-test sebesar 70,25%. Sehingga hasil uji hipotesis menunjukkan thitung ˃ttabel sebesar 78,22 ˃ 1,729, artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat peraga dua dimensi efektif terhadap pengenalan gerakan shalat pada anak di TKN Al-Rahamah Subulussalam.
Penggunaan alat peraga dua dimensi efektif terhadap pengenalan gerakan shalat pada anak di TKN Al-Rahmah Subulussalam.Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman gerakan shalat setelah menggunakan alat peraga dua dimensi.Dengan demikian, penerapan alat peraga dua dimensi dapat menjadi strategi yang efektif dalam mengenalkan gerakan shalat kepada anak-anak usia dini.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas penggunaan alat peraga tiga dimensi dalam meningkatkan pemahaman gerakan shalat pada anak-anak usia dini, mengingat dimensi yang lebih realistis dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan alat peraga dua dimensi terhadap motivasi dan minat anak-anak dalam belajar shalat, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti desain alat peraga dan metode penyampaian materi. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pembelajaran shalat yang terintegrasi dengan alat peraga dua dimensi, sehingga dapat memberikan panduan yang komprehensif bagi guru dalam mengenalkan gerakan shalat kepada anak-anak usia dini.
| File size | 296.72 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
SALNESIASALNESIA PKK remaja juga dilatih bagaimana tehnik memberikan edukasi serta pembuatan MPASI berbasis bahan pangan lokal. Kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuanPKK remaja juga dilatih bagaimana tehnik memberikan edukasi serta pembuatan MPASI berbasis bahan pangan lokal. Kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuan
UAIUAI Disinilah peran penting pengajar dalam memilih metode yang tepat yang akan digunakan dalam pembelajaran yang diadakan. Sejauh tingkat ketercapaian satuDisinilah peran penting pengajar dalam memilih metode yang tepat yang akan digunakan dalam pembelajaran yang diadakan. Sejauh tingkat ketercapaian satu
INDO INTELLECTUALINDO INTELLECTUAL Oleh karena itu, penggunaan media pot penjumlahan dapat dianggap sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan penjumlahan siswaOleh karena itu, penggunaan media pot penjumlahan dapat dianggap sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan penjumlahan siswa
USNSJUSNSJ Dari penelitian yang dilakukan terkait efektivitas penggunaan alat bantu mengajar diorama diperoleh hasil penelitian bahwa dalam pembelajaran terdapatDari penelitian yang dilakukan terkait efektivitas penggunaan alat bantu mengajar diorama diperoleh hasil penelitian bahwa dalam pembelajaran terdapat
STKIP JBSTKIP JB Metode yang digunakan adalah Community-Based Participatory Research. Kolaborasi dengan masyarakat, mitra dan pemerintah dalam revitalisasi bank sampah.Metode yang digunakan adalah Community-Based Participatory Research. Kolaborasi dengan masyarakat, mitra dan pemerintah dalam revitalisasi bank sampah.
STKIP JBSTKIP JB Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan mengadakan pelatihan dan sosialisasi, Sehingga produk lokal anyaman simpai dapat di lestarikan danMetode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan mengadakan pelatihan dan sosialisasi, Sehingga produk lokal anyaman simpai dapat di lestarikan dan
STKIP JBSTKIP JB Mitra PM-UPUD adalah UD Shalempang Batik Madura (Mitra 1) dan Kelompok Pembatik Rumahan, Pemasok Bahan, dan Penjahit Dusun Pliyang (Mitra 2). PermasalahanMitra PM-UPUD adalah UD Shalempang Batik Madura (Mitra 1) dan Kelompok Pembatik Rumahan, Pemasok Bahan, dan Penjahit Dusun Pliyang (Mitra 2). Permasalahan
STKIP JBSTKIP JB Parameter kuantitatif yang digunakan untuk mengukur ketercapaian kegiatan yaitu dengan skor 1 hingga 9 dengan membandingkan nilai sebelum (pre tes) danParameter kuantitatif yang digunakan untuk mengukur ketercapaian kegiatan yaitu dengan skor 1 hingga 9 dengan membandingkan nilai sebelum (pre tes) dan
Useful /
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Hambatan yang dihadapi storyteller dalam meningkatkan keterampilan menyampaikan cerita pada anak usia dini di Taman Kanak-kanak RUMAN yaitu storytellerHambatan yang dihadapi storyteller dalam meningkatkan keterampilan menyampaikan cerita pada anak usia dini di Taman Kanak-kanak RUMAN yaitu storyteller
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Data dikumpulkan melalui tes perbuatan dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan uji normalitas, homogenitas, dan paired sample t-test. Hasil menunjukkanData dikumpulkan melalui tes perbuatan dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan uji normalitas, homogenitas, dan paired sample t-test. Hasil menunjukkan
STKIP JBSTKIP JB Harapan tim KKN 147 UNS dengan dorongan revitalisasi yang sudah dilakukan dapat menjadi awal yang baru untuk mengembalikan lagi keberfungsian taman PesonaHarapan tim KKN 147 UNS dengan dorongan revitalisasi yang sudah dilakukan dapat menjadi awal yang baru untuk mengembalikan lagi keberfungsian taman Pesona
IAIN CURUPIAIN CURUP Wanita yang melakukan poliandri semuanya tidak mengikuti aturan yang ada pada hukum Islam, UU Perkawinan maupun Kompilasi Hukum Islam. Hal ini ditemukannyaWanita yang melakukan poliandri semuanya tidak mengikuti aturan yang ada pada hukum Islam, UU Perkawinan maupun Kompilasi Hukum Islam. Hal ini ditemukannya