UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry

Bunayya : Jurnal Pendidikan AnakBunayya : Jurnal Pendidikan Anak

Meningkatnya insiden kejahatan seksual belakangan ini membuat orang tua semakin khawatir. Mengenalkan pendidikan seks sejak dini kepada anak-anak dianggap penting untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi orang tua dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi orang tua mengenai pengenalan pendidikan seks pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan melibatkan tujuh orang tua sebagai subjek yaitu NP, NA, ID, FI, RM, RI, UY. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan para orang tua. Analisis dilakukan dengan mereduksi data, menyajikannya, dan kemudian menarik kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kurangnya pengetahuan orang tua menjadi salah satu alasan minimnya pengenalan seks kepada anak. Banyak orang tua beranggapan bahwa seks adalah topik tabu yang dilarang untuk dibicarakan di lingkungan mereka. Ada dua faktor utama yang menyebabkan rendahnya pengenalan pendidikan seks dari orang tua kepada anak, yaitu: a) faktor pendidikan dan b) faktor sosial-budaya.

Penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi orang tua mengenai pengenalan pendidikan seks pada anak bervariasi, dipengaruhi oleh faktor pendidikan dan sosial budaya.Sebagian orang tua meyakini pentingnya pendidikan seks dini untuk melindungi anak dari kejahatan seksual, sementara yang lain masih menganggap topik ini tabu dan tidak sesuai untuk anak usia dini.Kurangnya pengetahuan orang tua dan norma budaya yang berlaku menjadi penghambat utama dalam memberikan pendidikan seks yang komprehensif kepada anak.

Berdasarkan temuan penelitian, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menggali lebih dalam mengenai strategi efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan kepercayaan diri orang tua dalam memberikan pendidikan seks yang sesuai dengan usia anak. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan modul atau pelatihan bagi orang tua yang disesuaikan dengan konteks budaya dan agama di Indonesia. Selain itu, penelitian perlu dilakukan untuk mengeksplorasi peran media dan lingkungan sosial dalam membentuk persepsi anak mengenai seksualitas, serta bagaimana orang tua dapat berkolaborasi dengan sekolah dan komunitas untuk menciptakan lingkungan yang aman dan suportif bagi anak dalam mempelajari topik ini. Penelitian lanjutan juga dapat meneliti efektivitas berbagai metode pendidikan seks, seperti penggunaan buku cerita, permainan, atau diskusi kelompok, dalam meningkatkan pemahaman anak mengenai tubuh mereka sendiri dan pentingnya menjaga diri dari pelecehan seksual.

  1. 10.36873/jph.v17i1.3338 PERAN IBU TERHADAP PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK USIA DINI DI KELURAHAN TEWAH TAHUN... e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH/article/view/333810 36873 jph v17i1 3338 PERAN IBU TERHADAP PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK USIA DINI DI KELURAHAN TEWAH TAHUN e journal upr ac index php JPH article view 3338
Read online
File size565.16 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test