POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3
JKEPJKEPPneumonia yang terkait dengan ventilator (VAP) dilaporkan sebagai salah satu kondisi infeksi nosokomial tertinggi di beberapa negara. Faktor risiko dapat diklasifikasikan menjadi faktor yang dapat dimodifikasi dan faktor yang tidak dapat dimodifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang dapat dimodifikasi yang terkait dengan insidensi VAP pada pasien yang menggunakan ventilasi mekanik. Penelitian ini menggunakan desain analitik kohort prospektif dengan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 40 pasien dengan ventilasi mekanik di ICU dan dipilih menggunakan sampling purposive. Lembar observasi dan Clinical Pulmonary Infection Score (CPIS) digunakan sebagai alat pengumpulan data. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini memanfaatkan Somerss d, koefisien kontingensi, dan Kendalls tau. Analisis mengungkapkan adanya asosiasi yang signifikan antara durasi ventilasi mekanik (p=0.009), dan tingkat kesadaran (p=0.021) dengan insidensi VAP. Namun, tidak ditemukan asosiasi yang signifikan antara penggunaan antibiotik (p=0.075), lama tinggal di ICU (p=0.135), dan reintubasi (p=0.253) dengan insidensi VAP. Penelitian ini menunjukkan bahwa lama waktu penggunaan ventilasi mekanik dan tingkat kesadaran pasien adalah faktor yang terkait dengan insidensi VAP di ICU. Oleh karena itu, perhatian khusus terhadap faktor-faktor yang dapat dimodifikasi dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam mengurangi insidensi VAP di ICU.
Dalam penelitian ini, insidensi VAP mencapai 30% dari kasus.Faktor risiko yang dapat dimodifikasi yang terkait dengan VAP termasuk durasi ventilasi mekanik ≥48 jam dan tingkat kesadaran, seperti koma.Sebaliknya, faktor seperti penggunaan antibiotik, reintubasi, dan lama tinggal di ICU tidak memiliki korelasi yang signifikan dengan VAP.Temuan ini menekankan peran penting perawat dalam pencegahan VAP dengan mengoptimalkan durasi ventilasi mekanik dan memantau terus-menerus tingkat kesadaran pasien, sebagai strategi efektif untuk mengurangi risiko VAP di ICU.Implikasi masa depan menekankan pentingnya intervensi perawat dalam menjaga durasi ventilasi optimal untuk mencegah VAP.Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk mengeksplorasi faktor risiko potensial lainnya dan menilai efektivitas intervensi yang dipimpin perawat dalam mengurangi VAP.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada intervensi perawat dalam mencegah VAP. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif dalam mengoptimalkan durasi ventilasi mekanik dan memantau tingkat kesadaran pasien. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menilai efektivitas intervensi perawat dalam mengurangi insidensi VAP di ICU. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pengembangan strategi pencegahan VAP yang lebih komprehensif dan efektif.
- Six-year evaluation of device-associated nosocomial infections in intensive care units | The Journal... jidc.org/index.php/journal/article/view/38990999Six year evaluation of device associated nosocomial infections in intensive care units The Journal jidc index php journal article view 38990999
- Trends and Factors Associated With Ventilator-Associated Pneumonia: A National Perspective | Cureus.... cureus.com/articles/83408-trends-and-factors-associated-with-ventilator-associated-pneumonia-a-national-perspectiveTrends and Factors Associated With Ventilator Associated Pneumonia A National Perspective Cureus cureus articles 83408 trends and factors associated with ventilator associated pneumonia a national perspective
| File size | 508.95 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen lembar observasi dan dokumentasi. Dari hasil observasi, diperoleh data bahwa anak usiaTeknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen lembar observasi dan dokumentasi. Dari hasil observasi, diperoleh data bahwa anak usia
MGEDUKASIAMGEDUKASIA The research was carried out in two cycles, each consisting of the stages of planning, implementation of actions, observation, and reflection. The researchThe research was carried out in two cycles, each consisting of the stages of planning, implementation of actions, observation, and reflection. The research
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Pada siklus pertama, tingkat keberhasilan mencapai 70%, dengan 4 anak yang belum mencapai kriteria keberhasilan. Pada siklus kedua, tingkat keberhasilanPada siklus pertama, tingkat keberhasilan mencapai 70%, dengan 4 anak yang belum mencapai kriteria keberhasilan. Pada siklus kedua, tingkat keberhasilan
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Tingkat ketercapaian KKM meningkat dari 40% menjadi 87%.metode ini meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses belajar, memperkuat pemahaman konsep,Tingkat ketercapaian KKM meningkat dari 40% menjadi 87%.metode ini meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses belajar, memperkuat pemahaman konsep,
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama, rata-rata skor siswa adalahTeknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama, rata-rata skor siswa adalah
MGEDUKASIAMGEDUKASIA 1%. In the second cycle, student learning outcomes increased again with an average score of 83 and completeness reached 88. 9%. This improvement shows1%. In the second cycle, student learning outcomes increased again with an average score of 83 and completeness reached 88. 9%. This improvement shows
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Cycle II demonstrated active student participation and effective teaching, proving the effectiveness of the PBL model in improving learning outcomes. TheCycle II demonstrated active student participation and effective teaching, proving the effectiveness of the PBL model in improving learning outcomes. The
YALAMQAYALAMQA Pendekatan kontekstual, dengan menyajikan materi matriks secara relevan dan aplikatif melalui contoh nyata seperti pengolahan data atau perencanaan, mempermudahPendekatan kontekstual, dengan menyajikan materi matriks secara relevan dan aplikatif melalui contoh nyata seperti pengolahan data atau perencanaan, mempermudah
Useful /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 4% had moderate knowledge, while posttest scores revealed that 96.74% had good knowledge. These findings demonstrate that discharge planning significantly4% had moderate knowledge, while posttest scores revealed that 96.74% had good knowledge. These findings demonstrate that discharge planning significantly
IDID Salah satu implementasi kebijakan tersebut adalah penggunaan aplikasi elektronik rapor (e-rapor) sebagai sistem pelaporan hasil belajar siswa. Namun, keterbatasanSalah satu implementasi kebijakan tersebut adalah penggunaan aplikasi elektronik rapor (e-rapor) sebagai sistem pelaporan hasil belajar siswa. Namun, keterbatasan
IDID Evaluasi melalui wawancara menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dari sekitar 30% menjadi 85%, serta munculnya minat untuk mengembangkanEvaluasi melalui wawancara menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dari sekitar 30% menjadi 85%, serta munculnya minat untuk mengembangkan
YALAMQAYALAMQA Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja metode KNN, Random Forest, dan Decision Tree berdasarkan akurasi dan waktu komputasinya. Data yang digunakanPenelitian ini bertujuan membandingkan kinerja metode KNN, Random Forest, dan Decision Tree berdasarkan akurasi dan waktu komputasinya. Data yang digunakan