169169

LAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media RekamLAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam

Saat ini Film menjadi media strategi promosi suatu produk atau disebut Product Skateboard yang sangat diminati oleh para produsen pengiklan. Karena menonton film dapat menyita perhatian yang tinggi dan melibatkan aktivitas sehingga penonton tertarik untuk membeli produk tersebut. Penempatan alami juga membuat penonton tidak terlalu terganggu daripada iklan yang dimunculkan terlalu banyak dan durasi yang cukup lama. Namun tidak serta merta Product Skateboard mampu berjalan dengan lancar, tetapi ada juga Product Skateboard yang dimana produsen pengiklan lebih mementingkan bagaimana produknya bisa terlihat dalam film terkait dengan kepentingan produsen untuk beriklan dan kepentingan produser untuk memperoleh sokongan dana untuk proses pembuatan film. Hal ini dapat menciptakan pengaburan batasan antara hiburan dan elemen 2 komersial, serta mengganggu naskah cerita karena ketidaksesuaian jenis produk dengan adegan yang ada ketika produk tersebut muncul. Pemasaran product skateboard yang terlihat adanya ketidaksesuaian tahun dipasarkannya produk dengan setting waktu ada pada salah satu film yang berjudul “Habibie & Ainun, Keberadaan produk-produk yang memiliki ketidaksesuaian tahun dipasarkannya produk dengan setting waktu pada scene, tentu mempengaruhi kredibilitas film “Habibie dan Ainun sebagai sebuah film biografi, yang dalam poster filmnya juga terlihat mencantumkan kalimat “based on true story.

Penempatan produk (Product Skateboard) yang efektif dalam sebuah film harus terintegrasi secara alami dengan alur cerita dan aspek sinematografi agar tidak merusak estetika film serta kenyamanan penonton.Penempatan yang baik memungkinkan audiens terpapar produk secara halus, membangun kesadaran merek tanpa kesan memaksa, dan mendorong keinginan untuk membeli.Namun, penempatan produk yang tidak sesuai, terutama yang menimbulkan ketidakselarasan waktu seperti dalam film “Habibie & Ainun, dapat merusak kredibilitas film dan menyebabkan ketidaknyamanan bagi penonton.

Melihat temuan mengenai ketidaksesuaian penempatan produk dalam film biografi seperti Habibie & Ainun, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi guna memahami lebih dalam dinamika antara elemen komersial dan integritas artistik. Pertama, penelitian mendatang dapat berfokus pada persepsi penonton secara lebih mendalam: seberapa besar ketidaksesuaian waktu produk ini memengaruhi pengalaman menonton mereka, kredibilitas narasi berdasarkan kisah nyata, dan bahkan sikap mereka terhadap merek yang ditempatkan? Studi ini bisa melibatkan survei kualitatif dan kuantitatif terhadap berbagai demografi penonton untuk mengukur tingkat ketidaknyamanan, disonansi kognitif, atau bahkan dampak terhadap niat beli. Kedua, penting untuk menyelami perspektif para pembuat film dan produser: apa saja tantangan dan tekanan yang mereka hadapi saat harus menyeimbangkan kebutuhan pendanaan dengan keharusan menjaga keakuratan historis dalam penempatan produk? Penelitian wawancara mendalam dengan para praktisi industri dapat mengungkap proses pengambilan keputusan, negosiasi dengan pengiklan, dan strategi yang mereka gunakan untuk meminimalkan dampak negatif. Ketiga, berdasarkan pemahaman dari kedua sisi (penonton dan pembuat film), sebuah studi dapat dirancang untuk mengembangkan kerangka kerja atau panduan praktis untuk penempatan produk yang etis dan efektif, khususnya dalam konteks film sejarah atau biografi. Bagaimana sineas dapat secara kreatif mengintegrasikan produk tanpa merusak imersi atau akurasi, dan apakah ada bentuk Product Skateboard yang secara inheren lebih cocok atau tidak cocok untuk genre tertentu? Penelitian ini akan sangat berguna untuk industri film agar dapat memanfaatkan potensi promosi tanpa mengorbankan kualitas dan kepercayaan penonton.

Read online
File size1.08 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test