169169
LAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media RekamLAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media RekamArtikel ini meneliti seorang anak laki-laki bernama Salawaku dalam Film Salawaku. Film Salawaku bercerita tentang seorang anak lelaki yang pergi meninggalkan desa untuk mencari kakaknya Binaiya. Dalam pencarian kakaknya tersebut, ketika meninggalkan desa terlihat begitu jelas maskulinitas dari diri seorang Salawaku. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data-data penelitian dikumpulkan dari sekuen-sekuen film. Analisis dilakukan berdasarkan konsep maskulinitas. Hasil dari penelitian, dalam beberapa sekuen film terdapat karakter maskulinitas dari seorang Salawaku yang begitu kental. Penjelasan analisis maskulinitas dijelaskan secara rinci dengan penjelasan dalam beberapa sekuen film. Kesimpulan yang dapat diambil dari paparan analisis adalah maskulinitas dari seorang Salawaku memiliki keterkaitan dengan budaya atau lingkungan setempat. Dengan begitu, budaya atau lingkungan setempat membentuk seorang Salawaku menjadi seorang yang memiliki maskulinitas yang kental.
Meskipun masih berusia anak-anak, Salawaku menunjukkan penggambaran maskulinitas yang sangat kental melalui perannya dalam film.Ia digambarkan sebagai sosok yang tegas, berani mengambil keputusan besar, serta mandiri dalam menjalani perjalanan mencari kakaknya.Karakter maskulinitas tersebut terbentuk karena pengaruh budaya dan lingkungan sekitar yang membentuk cara pandang dan perilakunya sebagai laki-laki.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai bagaimana latar budaya Maluku secara spesifik membentuk konstruksi maskulinitas pada anak laki-laki melalui media film, mengingat bahwa lingkungan sangat memengaruhi karakter Salawaku. Kedua, penting untuk mengeksplorasi representasi perempuan dalam film-film bertema lokal serupa, agar dapat dianalisis kontrasnya dengan citra maskulinitas yang dominan, serta melihat apakah ada upaya subversi terhadap hierarki gender. Ketiga, perlu dikaji bagaimana anak-anak usia dini memaknai tokoh seperti Salawaku dalam konteks pembentukan identitas gender mereka, melalui studi respons penonton anak usia sekolah terhadap film ini, untuk memahami dampak sosial dari representasi maskulinitas kuat dalam narasi perjalanan heroik.
| File size | 925.47 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UPI YAIUPI YAI Kepemimpinan transformasional biasanya dibicarakan dalam lingkungan organisasi dan dianggap mampu meningkatkan hasil kerja serta semangat para anggotanya.Kepemimpinan transformasional biasanya dibicarakan dalam lingkungan organisasi dan dianggap mampu meningkatkan hasil kerja serta semangat para anggotanya.
UNIDAUNIDA Temuan menunjukkan bahwa peran perempuan dalam oligarki politik sering terkait dengan hubungan kekerabatan, klan politik, dan dinasti. Meskipun kebijakanTemuan menunjukkan bahwa peran perempuan dalam oligarki politik sering terkait dengan hubungan kekerabatan, klan politik, dan dinasti. Meskipun kebijakan
MKRIMKRI b) Memutus Sengketa Kewenangan Lembaga Negara yang kewenangannya diberikan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. d) Memutus perselisihanb) Memutus Sengketa Kewenangan Lembaga Negara yang kewenangannya diberikan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. d) Memutus perselisihan
IAIN CURUPIAIN CURUP Kebaruannya terletak pada pengembangan kerangka kerja berbasis Balaghah untuk fikih feminis Islam, yang menunjukkan bagaimana retorika Al-Quran secaraKebaruannya terletak pada pengembangan kerangka kerja berbasis Balaghah untuk fikih feminis Islam, yang menunjukkan bagaimana retorika Al-Quran secara
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Penelitian selanjutnya disarankan memperluas aplikasi CDA feminis pada teks atau media lain serta melakukan studi komparatif antara narasi pra‑ dan pasca‑revolusiPenelitian selanjutnya disarankan memperluas aplikasi CDA feminis pada teks atau media lain serta melakukan studi komparatif antara narasi pra‑ dan pasca‑revolusi
LIFESCIFILIFESCIFI Bentuk ketidakadilan gender ini sering muncul melalui stereotip, pelabelan, subordinasi, marginalisasi, dan beban ganda yang biasanya merugikan perempuan.Bentuk ketidakadilan gender ini sering muncul melalui stereotip, pelabelan, subordinasi, marginalisasi, dan beban ganda yang biasanya merugikan perempuan.
IDEBAHASAIDEBAHASA Setiap objek dalam karyanya menjadi pusat studi sastra yang menarik. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi sosok perempuan dalam puisi PoeSetiap objek dalam karyanya menjadi pusat studi sastra yang menarik. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi sosok perempuan dalam puisi Poe
UNUDUNUD Artikel ini meninjau buku *Perempuan dalam Dunia Kakawin, Perkawinan dan Seksualitas di Istana Indic Jawa dan Bali* yang merupakan terjemahan karya HelenArtikel ini meninjau buku *Perempuan dalam Dunia Kakawin, Perkawinan dan Seksualitas di Istana Indic Jawa dan Bali* yang merupakan terjemahan karya Helen
Useful /
169169 Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada film Say Hello to Yellow terdapat tokoh (teman-teman Risma) yang mampu menjaga keeksistensiannya sebagai manusiaHasil penelitian ini menunjukan bahwa pada film Say Hello to Yellow terdapat tokoh (teman-teman Risma) yang mampu menjaga keeksistensiannya sebagai manusia
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Populasi penelitian terdiri dari 55 atlet bulutangkis PB Cahaya Muda, dengan sampel sebanyak 20 atlet yang dipilih secara purposive sampling. InstrumenPopulasi penelitian terdiri dari 55 atlet bulutangkis PB Cahaya Muda, dengan sampel sebanyak 20 atlet yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi Literasi Digital, Gaya Belajar yang sesuai, dan pengembangan Berpikir Kritis dalam meningkatkan kompetensi siswaTemuan ini menegaskan pentingnya integrasi Literasi Digital, Gaya Belajar yang sesuai, dan pengembangan Berpikir Kritis dalam meningkatkan kompetensi siswa
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Temuan ini menekankan pentingnya kurikulum vokasi yang tidak hanya menekankan kompetensi teknis tetapi juga mengembangkan self‑efficacy melalui pembelajaranTemuan ini menekankan pentingnya kurikulum vokasi yang tidak hanya menekankan kompetensi teknis tetapi juga mengembangkan self‑efficacy melalui pembelajaran