169169

LAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media RekamLAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam

Film pendek berjudul Say Hello to Yellow karya B. W. Purba Negara merupakan salah satu film yang mengangkat hubungan teknologi dalam kehidupan manusia. ada hubungan antara manusia, dunia, dan teknologi. Penggambaran manusia dalam mempersepsikan dunia terlihat nyata dalam adegan yang ada di dalam film Say Hello to Yellow. Tulisan ini merupakan tulisan kualitatif deskriptif. Sumber data utama adalah film pendek berjudul Say Hello to Yellow karya B. W. Purba Negara. Pisau analisis yang digunakan adalah teori filsafat teknologi Don Ihde tentang hubungan manusia dengan teknologi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada film Say Hello to Yellow terdapat tokoh (teman-teman Risma) yang mampu menjaga keeksistensiannya sebagai manusia dan ada tokoh (Risma) yang eksistensinya sebagai manusia tergerus dengan keberadaan teknologi.

Film Say Hello to Yellow secara jelas menggambarkan filosofi Don Ihde mengenai hubungan manusia dan teknologi dalam mempersepsikan dunia.Inti dari pemikiran tersebut adalah bahwa eksistensi manusia akan tetap terjaga selama teknologi dipahami sebagai alat bantu.Hal ini menegaskan pentingnya manusia untuk mampu mengendalikan teknologi, bukan sebaliknya.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi dengan menganalisis bagaimana hubungan manusia dan teknologi digambarkan dalam berbagai bentuk media digital selain film, seperti serial web atau konten vlog yang populer di kalangan masyarakat. Hal ini akan membantu memahami apakah ada pola serupa dalam penggambaran dampak teknologi terhadap eksistensi manusia, atau justru muncul dinamika baru yang lebih kompleks di platform-platform tersebut. Selain itu, sangat menarik untuk meneliti lebih lanjut strategi atau praktik adaptasi yang berhasil dilakukan oleh individu maupun komunitas untuk menjaga keseimbangan dan mempertahankan eksistensi manusia di tengah dominasi teknologi yang semakin canggih. Misalnya, studi kasus dapat dilakukan pada kelompok masyarakat yang secara sadar membatasi penggunaan gadget atau mengembangkan alternatif komunikasi non-digital, guna mendapatkan pemahaman mendalam tentang cara mereka mengelola teknologi agar tetap menjadi alat, bukan penguasa. Terakhir, dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi yang pesat, perlu juga dilakukan kajian yang lebih spesifik mengenai penerapan filsafat teknologi Don Ihde, khususnya konsep magnifikasi dan reduksi persepsi, pada teknologi imersif seperti realitas virtual (VR) atau realitas tertambah (AR). Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana teknologi-teknologi baru ini mengubah persepsi manusia terhadap ruang dan waktu, serta implikasinya terhadap identitas dan eksistensi manusia dalam batas antara dunia fisik dan digital.

Read online
File size306.99 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test